<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
    
    
        <title></title>
        
        <link>https://www.hariansib.com/</link>
        <description>Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) menyajikan Berita Terkini Medan dan Sumatera Utara (Sumut)</description>
        <lastBuildDate>Sun, 30 Aug 2026 18:32:07 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kota Sibolga Marak Rayap Besi</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kota Sibolga Marak Rayap Besi]]></title>
            <description><![CDATA[Sibolga(harianSIB.com)Kota Sibolga yang dari dahulu terkenal aman sepertinya sudah tidak seaman dulu lagi.Masalahnya, sekarang disana banyak]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Sibolga<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Kota Sibolga yang dari dahulu terkenal aman sepertinya sudah tidak seaman dulu lagi.</p><p>Masalahnya, sekarang disana banyak terjadi kejahatan rayap besi yang sangat merugikan dan meresahkan masyarakat.</p><p>[adsense]</p><p>Sabtu (29/8/2026), sekitar pukul 18.00 WIB, dua orang pelaku  rayap besi kedapatan saat mencoba mencuri kabel parabola Hotel Dainang Sibolga, padahal lokasi hotel berada di daerah elit dan daerah pemerintahan Kotamadya Sibolga.</p><p>Beruntung aksi kedua orang terduga maling kabel ini dipergoki  karyawan hotel, Willy Lumbantobing, yang sedang melakukan patroli ke lantai II hotel. Kedua pelaku itu pun terbirit-birit melarikan diri dengan cara melompat ke arah rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah yang berada persis bersebelahan dengan hotel.</p><p>[adsense]</p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/448232/kabel-listrik-mengendur-warga-saiwahili-adulo-minta-pln-segera-lakukan-perbaikan/">Kabel Listrik Mengendur, Warga Saiwahili Adulo Minta PLN Segera Lakukan Perbaikan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>Aksi terbirit-birit mereka melarikan diri membuat barang-barang milik mereka tertinggal di lokasi, yaitu handphone (HP), sandal, baju dan 2 tas travel berisi gulungan kabel seberat kurang lebih 50 Kg.</p><p>Aksi percobaan pencurian ini langsung dilaporkan manager hotel, Wagner Lumbantobing, ke Polres Sibolga yang berada tidak jauh dari TKP dengan nomor pengaduan LP/B/145/VIII/2026/SPKT/Polres Sibolga/Polda Sumatera Utara.</p><p>[adsense]</p><p>Kepada SIB, Wagner Lumbantobing usai membuat laporan polisi menceritakan, aksi pencurian tersebut diketahui pertama sekali oleh pegawai hotel Willy Tobing yang sedang patroli ke lantai II dan melihat 2 orang sedang merusak kabel parabola milik hotel. Willy langsung meneriaki mereka maling...maling...maling.</p><p>Menyadari aksinya diketahui pegawai hotel, kedua maling tersebut langsung melompat ke lantai bawah lalu melarikan diri dengan cara melompati tembok masuk ke rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah yang berada persis bersebelahan dengan hotel dan lompat tembok lagi keluar ke jalan raya tanpa sempat dikejar petugas Satpol PP yang berjaga di rumah dinas bupati.</p><p>[adsense]</p><p>Tidak berhasil menangkap pelaku, pegawai tersebut kemudian menemui manager hotel dan melaporkan seluruh kejadian.</p><p>Di tempat maling tersebut beraksi ditemukan sejumlah barang bukti yang tidak sempat dibawa para pelaku, masing-masing 1 unit HP, sandal, baju dan 2 tas travel berisi gulungan kabel seberat kurang lebih 50 Kg.</p><p>[adsense]</p><p>&quot;Akibat kejadian ini pihak hotel mengalami kerugian hingga Rp 15 juta, karena seluruh jaringan parabola ke kamar hotel mengalami kerusakan total dan terputus,&quot; terang Wagner Tobing.</p><p>Lebih lanjut Wagner mengatakan agar kasus ini diatensi Kapolres Sibolga dan minta para pelaku ditangkap dan diproses hukum secepatnya.</p><p>[adsense]</p><p>"Beberapa waktu lalu kejadian serupa sudah terjadi di hotel. Kabel listrik lampu taman dipotong oleh maling rayap besi dari area taman hotel. Ini kemudian terjadi lagi upaya pencurian kabel parabola serta dalam tas yang mereka tinggalkan ditemukan banyak potongan-potongan kabel seberat lebih kurang 50 Kg. Kita duga itu hasil pencurian mereka dari tempat lain. Sungguh sangat meresahkan kejadian ini. Saya harapkan perhatian Bapak Kapolres untuk membekuk para pelaku secepatnya. Melakukan patroli di Sibolga agar keamanan masyarakat terjamin dan Sibolga kembali menjadi kota yg dikenal akan keamanannya," ujar Wagner.(*)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_5744_Kota-Sibolga-Marak-Rayap-Besi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Headlines/449188/kota-sibolga-marak-rayap-besi/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dilaporkan Lewat CC 110, Polsek Siantar Utara Respon Keributan di Jalan Gotong Royong</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dilaporkan Lewat CC 110, Polsek Siantar Utara Respon Keributan di Jalan Gotong Royong]]></title>
            <description><![CDATA[Pematangsiantar(harianSIB.com)Personel Polsek Siantar Utara merespon cepat dengan melakukan pengecekan TKP keributan masalah sepeda motor he]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Pematangsiantar<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Personel<a href="https://www.hariansib.com/tag/-polsek-siantar-utara/" target="_blank"> Polsek Siantar Utara</a> merespon cepat dengan melakukan pengecekan TKP keributan masalah sepeda motor hendak dibawa Dept Collector di<a href="https://www.hariansib.com/tag/-jalan-gotong-royong/" target="_blank"> Jalan Gotong Royong</a>, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Minggu (30/8/2026) siang sekitar pukul 14.30 WIB.</p><p>Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak melalui Kasi Humas<a href="https://www.hariansib.com/tag/-iptu-agustina/" target="_blank"> IPTU Agustina</a>, mengatakan, keributan tersebut awalnya dilaporkan warga inisial W melalui layanan kepolisian call center (CC) 110.</p><p>[adsense]</p><p>Selanjutnya, kata dia, operator <a href="https://www.hariansib.com/tag/cc-110/" target="_blank">CC 110</a> Polres Pematangsiantar meneruskan laporan tersebut ke piket<a href="https://www.hariansib.com/tag/-polsek-siantar-utara/" target="_blank"> Polsek Siantar Utara</a> untuk segera direspon dengan melakukan pengecekan.</p><p>Setibanya di TKP, para personel<a href="https://www.hariansib.com/tag/-polsek-siantar-utara/" target="_blank"> Polsek Siantar Utara</a> menemukan benar adanya keributan antara debt collector hendak membawa sepeda motor milik warga sebagaimana laporan inisial W tersebut.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449121/lapor-lewat-110-pria-diduga-hendak-mencuri-di-depan-indomaret-langsung-diamankan/">Lapor Lewat 110, Pria Diduga Hendak Mencuri di Depan Indomaret Langsung Diamankan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Kemudian, personel<a href="https://www.hariansib.com/tag/-polsek-siantar-utara/" target="_blank"> Polsek Siantar Utara</a> mengarahkan kedua belah untuk selesaikan masalah tersebut di kantor<a href="https://www.hariansib.com/tag/-polsek-siantar-utara/" target="_blank"> Polsek Siantar Utara</a>.</p><p>"Selama kegiatan tindak lanjut laporan call center 110 Polres Pematangsiantar berjalan lancar, situasi aman dan kondusif," ujar Agustina. (**)<hr></p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_4469_Dilaporkan-Lewat-CC-110--Polsek-Siantar-Utara-Respon-Keributan-di-Jalan-Gotong-Royong.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449187/dilaporkan-lewat-cc-110-polsek-siantar-utara-respon-keributan-di-jalan-gotong-royong/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Residivis Curanmor Ditembak Polrestabes Medan, Akui Beraksi di 9 TKP Medan hingga Aceh</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Residivis Curanmor Ditembak Polrestabes Medan, Akui Beraksi di 9 TKP Medan hingga Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[Medan(harianSIB.com)Seorang residivis kasus narkoba dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), M Satria Bate&039e (25), kembali berurusa]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Seorang residivis kasus narkoba dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), M Satria Bate&#039;e (25), kembali berurusan dengan hukum. Pria yang bekerja sebagai tukang bangunan itu ditembak pads kedua kakinya oleh<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tim-khusus-jcs/" target="_blank"> Tim Khusus JCS</a> Polrestabes Medan bersama<a href="https://www.hariansib.com/tag/-unit-resmob/" target="_blank"> Unit Resmob</a><a href="https://www.hariansib.com/tag/-satreskrim-polrestabes-medan/" target="_blank"> Satreskrim Polrestabes Medan</a> setelah diduga terlibat pencurian sepeda motor di sejumlah lokasi.</p><p>Dalam pemeriksaan awal, Bate&#039;e yang merupakan warga Jalan Sei Mencirim/Simpang Adios Gang Kesehatan 1, Kecamatan Medan Sunggal itu mengakui telah beraksi di 9 tempat kejadian perkara (TKP), yakni empat lokasi di wilayah Kota Medan dan lima TKP di Provinsi Aceh.</p><p>[adsense]</p><p>Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, Minggu (30/8/2026), mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan pencurian sepeda motor yang terjadi di dua lokasi dan sempat viral di media sosial (medsos).</p><p>&quot;Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap rekaman CCTV maupun informasi yang diperoleh di lapangan hingga identitas pelaku berhasil diketahui,&quot; ujar Adrian.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Kriminal/448984/polrestabes-medan-tembak-residivis-spesialis-curanmor-dan-hp/">Polrestabes Medan Tembak Residivis Spesialis Curanmor dan HP</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Ia menambahkan, pelaku akhirnya ditangkap pada Sabtu (29/8/2026), sekitar pukul 16.10 WIB, di kawasan Jalan Pasar 4 Gang Pala, Sei Mencirim, Medan Sunggal. Saat diamankan, Bate&#039;e kemudian diinterogasi dan mengakui keterlibatannya dalam pencurian sepeda motor di Cafe Magi, Jalan Amal Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, pada 15 Juni 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.</p><p>"Dalam aksinya, Bate&#039;e mengaku berperan sebagai pemetik sepeda motor. Ia bersama rekannya berinisial T yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) dan berperan sebagai joki atau &quot;casper," ungkapnya.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Lanjut AKBP Adrian, sepeda motor Honda Scoopy warna biru putih dengan nomor polisi BK 5561 AKW milik korban kemudian dijual kepada seorang pria berinisial L yang juga masih DPO. Dari penjualan tersebut, pelaku mengaku memperoleh bagian Rp 5 juta. Uang hasil penjualan sepeda motor tersebut digunakan untuk membayar utang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p><p>"Tidak berhenti pada satu kasus, penyidik kemudian mendalami pengakuan pelaku. Dari hasil pemeriksaan, Bate&#039;e mengaku pernah melakukan pencurian sepeda motor di sejumlah lokasi lainnya. Di Kota Medan, pelaku mengaku beraksi di sebuah kafe di Jalan Garu I pada Mei 2026. Dalam aksi tersebut, dia bersama T mencuri Honda Vario 125 warna hitam tahun 2020. Bate&#039;e mengaku berperan sebagai pemetik, sedangkan T sebagai joki. Sepeda motor tersebut dijual kepada L di kawasan Pasar 5 Mencirim. Dari transaksi itu, keduanya mendapat Rp 5 juta yang kemudian dibagi masing-masing Rp 2,5 juta," ujarnya.</p><p>[adsense]</p><p>Diungkapkan Kasat Reskrim, pada Juni 2026, Bate&#039;e kembali beraksi di kawasan Jalan Dwikora, Medan Helvetia, dengan mencuri Honda Scoopy warna biru abu-abu. Modusnya serupa, Bate&#039;e sebagai pemetik dan T sebagai joki. Sepeda motor dijual kepada L di kawasan Mencirim dengan harga Rp5,5 juta dan dibagi dua.</p><p>"Aksi berikutnya dilakukan di kawasan Medan Maimun. Pelaku mengaku mencuri Honda Beat tahun 2023 warna abu-abu bersama T. Kendaraan tersebut kembali dijual kepada L di kawasan Mencirim dengan harga Rp 5 juta," jelasnya.</p><p>[adsense]</p><p>Sementara pada 2024, Bate&#039;e mengaku pernah beraksi di kawasan Tasbih, Medan Sunggal, dan Simpang Paya Geli, Medan Sunggal. Dalam dua kasus tersebut, ia berperan sebagai joki atau &quot;casper&quot; bersama rekannya dengan panggilan Pulung yang kini disebut dalam pemeriksaan. Dari kedua aksi itu, sepeda motor Honda Beat Street dan Honda Beat masing-masing dijual kepada L dengan nilai sekitar Rp 4,5 juta.</p><p>"Tak hanya beraksi di Kota Medan, penyidik juga mendapati pengakuan Bate&#039;e terkait pencurian sepeda motor di wilayah Aceh. Pelaku mengaku melakukan pencurian Honda Beat warna merah di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Honda Vario warna merah di Langsa, Honda Beat Street warna hitam di Aceh Tamiang, serta Honda Scoopy warna merah hitam di kawasan Tamiang-Langsa. Seluruh sepeda motor hasil curian tersebut, menurut pengakuan pelaku, dijual kepada L di kawasan Mencirim dengan harga antara Rp 5 juta hingga Rp 5,7 juta," katanya.</p><p>[adsense]<hr></p><p>Ia melanjutkan, pengakuan pelaku masih terus didalami penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan seluruh laporan polisi dan mengungkap jaringan penadah maupun pelaku lain yang masih DPO. Adrian menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan pelaku lapangan. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengejar rekan pelaku serta pihak yang diduga berperan sebagai penadah.</p><p>"Dalam proses pengembangan kasus, Bate&#039;e melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku. Setelah itu, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapatkan perawatan medis sebelum diserahkan kepada penyidik Polsek Patumbak guna proses hukum lebih lanjut," tegasnya.</p><p>[adsense]</p><p>Bate&#039;e diketahui bukan kali pertama berhadapan dengan hukum. Ia merupakan residivis kasus narkoba yang ditahan pada 2017 dan bebas pada 2018. Ia kembali tersangkut kasus curanmor dan menjalani hukuman sejak 2024 hingga keluar pada 2026. Dari tangan pelaku kata Adrian, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 mata kunci T, 1 baju warna hitam, 1 celana panjang hitam serta sepasang sandal warna hitam.</p><p>"Atas perbuatannya, pelaku diproses dalam perkara pencurian dengan pemberatan sebagaimana laporan polisi yang ditangani Polsek Medan Helvetia dan Polsek Patumbak. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap seluruh jaringan pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan pelaku," pungkasnya.(*)</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_9595_Residivis-Curanmor-Ditembak-Polrestabes-Medan--Akui-Beraksi-di-9-TKP-Medan-hingga-Aceh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Kriminal/449186/residivis-curanmor-ditembak-polrestabes-medan-akui-beraksi-di-9-tkp-medan-hingga-aceh/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bermula dari Plang &quot;Milik Pemkab&quot;, Begini Kronologi Sengketa RSUD Tarutung antara HKBP dan Pemkab Taput</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bermula dari Plang "Milik Pemkab", Begini Kronologi Sengketa RSUD Tarutung antara HKBP dan Pemkab Taput]]></title>
            <description><![CDATA[Taput(harianSIB.com)Plang bertuliskan Milik Pemkab yang terpasang di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung disebut menjadi awal mul]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Taput<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Plang bertuliskan "Milik Pemkab" yang terpasang di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a> disebut menjadi awal mula memanasnya sengketa kepemilikan antara Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput).</p><p>Kronologi ini diungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen)<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a>, Pdt<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rikson-hutahaean/" target="_blank"> Rikson Hutahaean</a> MTh, melalui akun Facebook pribadinya, sebagaimana dikutip Minggu (30/8/2026).</p><p>[adsense]</p><p>Menurut Pdt Rikson, pemasangan plang tersebut janggal karena diperintahkan oleh pejabat yang sebelumnya justru mengakui RSUD<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a> sebagai milik<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a>.</p><p>Pengakuan itu bahkan ditandai dengan kehadiran pejabat yang sama dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pembangunan rumah sakit antara Pemkab dan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> di Jakarta pada 11 Februari 2016.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Agama-Kristen/449180/hkbp-perkuat-bukti-sejarah-dan-hukum-demi-pertahankan-kepemilikan-rsu-tarutung/">HKBP Perkuat Bukti Sejarah dan Hukum demi Pertahankan Kepemilikan RSU Tarutung</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Tak hanya itu, Sekjen<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> juga mengutip surat resmi Bupati Taput kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. Dalam surat tersebut, Bupati menyatakan, tanah RSUD<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a> belum memiliki sertifikat karena belum sepenuhnya diserahkan oleh pihak Zending, badan yang merupakan bagian dari kelembagaan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> kepada RSUD<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a>.</p><p>"Tindakan pemerintah kabupaten ini sangat ambigu jika memasang plang yang mengklaim tanah dan rumah sakit itu milik Pemkab Taput," tulis Pdt Rikson dalam unggahannya.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Polemik berlanjut pada 2018, ketika Pemkab berupaya mensertifikatkan lahan RSUD<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a>. Mengetahui hal itu,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> mengajukan permohonan blokir permanen ke Kantor Pertanahan Kabupaten Taput pada 9 Oktober 2018 agar proses pengukuran dan sertifikasi dihentikan.</p><p>HKBP berdalih pihaknya menguasai bukti-bukti kepemilikan, sementara Pemkab dinilai tidak memiliki bukti administratif, baik dari badan zending maupun pemerintah Belanda.</p><p>[adsense]</p><p>Sekjen<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> turut mempertanyakan proses pendampingan dan mediasi oleh BPKP yang sejatinya diminta langsung oleh Bupati melalui surat pada Maret 2016, namun disebut tidak pernah terealisasi, termasuk mediasi dengan pihak<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a>. Di sisi lain, pembangunan sarana dan prasarana di lokasi tersebut disebut tetap berjalan.</p><p>"Apa dasar Bupati untuk melakukan pembangunan-pembangunan yang ada di sana dan dari mana uang untuk pembangunan tersebut? Apakah uang negara? Jika itu memang uang negara, bagaimana hal ini bisa lolos sementara sertifikat tanah belum terbit?" tulis Pdt Rikson.</p><p>[adsense]</p><p>Dia juga menegaskan,  pengawasan atas hal ini bukan tanggung jawab<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a>, melainkan masyarakat melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat atau Ombudsman.</p><p>Upaya mediasi di Pengadilan pada 2 Desember 2019 belum menghasilkan kesepakatan soal kepemilikan, meski kedua pihak sempat sepakat saling bertukar data terkait status lahan. Namun, sebelum pembahasan itu tuntas, Kantor Pertanahan Taput pada 4 Februari 2020 tetap melakukan pengukuran atas permohonan Pemkab yang menuai keberatan dari<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a>.</p><p>[adsense]<hr></p><p>Tidak menemukan titik temu,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> kemudian menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan pada 2020. Gugatan pertama berujung putusan niet ontvankelijke verklaard (NO) pada 2024 karena dinilai belum melibatkan seluruh pihak terkait.</p><p>Setelah diperbaiki, gugatan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> kembali ditolak Pengadilan Negeri dengan alasan dokumen penyerahan dari Rheinische Missionsgesellschaft (RMG) ke<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> dinilai tidak sah karena tidak melampirkan notulen rapat RMG tahun 1948.</p><p>[adsense]</p><p>HKBP kemudian mengajukan banding ke<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pengadilan-tinggi-medan/" target="_blank"> Pengadilan Tinggi Medan</a> dan gugatan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> dikabulkan. Putusan banding tersebut menyatakan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 89632/Kab. Tahun 1954 sah secara hukum, sekaligus menetapkan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a> sebagai pemilik sah objek perkara RSUD<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a>.</p><p>Meski demikian, perkara ini belum berakhir. Pasca putusan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pengadilan-tinggi-medan/" target="_blank"> Pengadilan Tinggi Medan</a>, DPRD Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) bersama pemerintah provinsi mengajukan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-kasasi/" target="_blank"> kasasi</a> ke<a href="https://www.hariansib.com/tag/-mahkamah-agung/" target="_blank"> Mahkamah Agung</a>. Perkara RSUD<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a> saat ini berstatus dalam proses hukum tingkat<a href="https://www.hariansib.com/tag/-kasasi/" target="_blank"> kasasi</a>.</p><p>[adsense]</p><p>Bagi<a href="https://www.hariansib.com/tag/-hkbp/" target="_blank"> HKBP</a>, sebagaimana disampaikan Sekjen Pdt<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rikson-hutahaean/" target="_blank"> Rikson Hutahaean</a>, perjuangan ini merupakan kelanjutan dari upaya panjang mempertahankan hak atas RSUD<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tarutung/" target="_blank"> Tarutung</a> yang bersumber dari penyerahan aset RMG pada 1948 dan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tahun 1954 (**)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_6601_Bermula-dari-Plang--quot-Milik-Pemkab-quot---Begini-Kronologi-Sengketa-RSUD-Tarutung-antara-HKBP-dan-Pemkab-Taput.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449185/bermula-dari-plang-quotmilik-pemkabquot-begini-kronologi-sengketa-rsud-tarutung-antara-hkbp-dan-pemkab-taput/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jeda Wellness Buka Layanan Relaksasi di Ruang Tunggu Keberangkatan Bandara Kualanamu</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jeda Wellness Buka Layanan Relaksasi di Ruang Tunggu Keberangkatan Bandara Kualanamu]]></title>
            <description><![CDATA[Kualanamu(harianSIB.com)Jeda Wellness membuka layanan baru menghadirkan pengalaman massage dan refleksi di ruang tunggu keberangakatan domes]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Kualanamu<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p><a href="https://www.hariansib.com/tag/jeda-wellness/" target="_blank">Jeda Wellness</a> membuka layanan baru menghadirkan pengalaman massage dan refleksi di ruang tunggu keberangakatan domestik gate 10, di<a href="https://www.hariansib.com/tag/-bandara-internasional-kualanamu/" target="_blank"> Bandara Internasional Kualanamu</a> di<a href="https://www.hariansib.com/tag/-deliserdang/" target="_blank"> Deliserdang</a>,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-sumatera-utara/" target="_blank"> Sumatera Utara</a>.</p><p>Hal itu disampaikan Sabrina Pratiwi Maheswari, selaku Chief Operating Officer (COO) <a href="https://www.hariansib.com/tag/jeda-wellness/" target="_blank">Jeda Wellness</a>, pada siaran persnya yang diterima harianSIB.com, Minggu (30/8/2026). Layanan itu dibuka sejak, Jumat (21/8/2026).</p><p>[adsense]</p><p>Gerai itu menawarkan berbagai pilihan perawatan singkat yang dirancang khusus untuk kebutuhan traveler, diantaranya Head &amp; Shoulder, Reflexy, Face Relaxing, hingga Back Therapy dan Massage, dengan durasi 30 menit maupun 60 menit.</p><p>Disebutkan, layanan pijat kering yang ditawarkan dinilai praktis dan cocok bagi penumpang yang hendak melanjutkan penerbangan tanpa perlu berganti pakaian atau proses yang merepotkan.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Kriminal/449165/diduga-ditipu-rp-12-miliar-5-oknum-pengacara-dilaporkan-ke-polda-sumut/">Diduga Ditipu Rp 1,2 Miliar, 5 Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polda Sumut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Konsep yang diusung <a href="https://www.hariansib.com/tag/jeda-wellness/" target="_blank">Jeda Wellness</a> menjadikan gerai itu sebagai destinasi wellness satu pintu (one stop wellness), lengkap dengan layanan manikur-pedikur serta dilayani oleh terapis berpengalaman.</p><p>Layanan itu membantu meredakan pegal, mengurangi stres, dan memberikan kenyamanan sebelum melanjutkan penerbangan, sehingga setiap perjalanan dimulai dengan tubuh yang lebih rileks dan segar.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Peresmian itu dihadiri Presdir<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pt-angkasa-pura-aviasi/" target="_blank"> PT Angkasa Pura Aviasi</a>, Yosrizal Syamsuri, bersama para pejabat<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pt-angkasa-pura-aviasi/" target="_blank"> PT Angkasa Pura Aviasi</a> dan sejumlah pemangku kepentingan di Bandara. (**)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_9165_Jeda-Wellness-Buka-Layanan-Relaksasi-di-Ruang-Tunggu-Keberangkatan-Bandara-Kualanamu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449184/jeda-wellness-buka-layanan-relaksasi-di-ruang-tunggu-keberangkatan-bandara-kualanamu/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usia 7 Tahun, Nadira Mandalika Sabet Dua Medali di Fun Swimming Merdeka se- Sumut</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 17:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usia 7 Tahun, Nadira Mandalika Sabet Dua Medali di Fun Swimming Merdeka se- Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Medan (harianSIB.com)Meski baru berusia tujuh tahun, Nadira Mandalika mulai menunjukkan bakatnya di cabang olahraga renang. Atlet muda asal ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Medan (<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Meski baru berusia tujuh tahun, <a href="https://www.hariansib.com/tag/nadira-mandalika/" target="_blank">Nadira Mandalika</a> mulai menunjukkan bakatnya di cabang olahraga renang. Atlet muda asal<a href="https://www.hariansib.com/tag/-sekolah-dasar-islam/" target="_blank"> Sekolah Dasar Islam</a> (SDI) Ash-Sholihah<a href="https://www.hariansib.com/tag/-medan-johor/" target="_blank"> Medan Johor</a> itu, berhasil membawa pulang dua medali dari ajang<a href="https://www.hariansib.com/tag/-fun-swimming-merdeka-2026/" target="_blank"> Fun Swimming Merdeka 2026</a>, yang digelar di Kolam<a href="https://www.hariansib.com/tag/-renang/" target="_blank"> Renang</a> Selayang, Jalan Dr Mansyur, Medan.</p><p>Kejuaraan renang antarklub dan sekolah se-Sumatera Utara tersebut berlangsung selama dua hari, 29-30 Agustus 2026. Dalam kompetisi itu, Nadira tampil mewakili sekolah sekaligus klub renangnya, Tirta Prima SC.</p><p>[adsense]</p><p>Dari lima nomor yang diikutinya, Nadira berhasil meraih dua medali. Masing-masing medali perak pada nomor gaya kickboard bebas fins dan medali perunggu pada nomor gaya kupu-kupu fins.</p><p>Capaian tersebut menjadi torehan perdana Nadira setelah mengikuti sejumlah kejuaraan renang sebelumnya. Meski belum lama menekuni kompetisi, penampilannya dinilai menunjukkan perkembangan, terutama dari catatan waktu yang berhasil ditorehkannya.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449142/viktor-silaen-minta-bantuan-bobby-untuk-korban-puting-beliung-tak-dipolitisasi/">Viktor Silaen Minta Bantuan Bobby untuk Korban Puting Beliung Tak Dipolitisasi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Ibu Nadira, Fauziah Fitriani, mengaku bersyukur atas pencapaian putrinya tersebut. Menurutnya, dua medali yang diraih menjadi tambahan motivasi bagi Nadira untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya.</p><p>&quot;Syukur alhamdulillah, dari lima gaya, anak saya dapat dua medali dari kejuaraan Fun Swimming Kemerdekaan,&quot; ujarnya, Minggu (30/8/2026).<hr></p><p>[adsense]</p><p>Ia mengatakan, prestasi tersebut menjadi pencapaian pertama Nadira dalam beberapa kejuaraan yang telah diikutinya. Selain medali, Fauziah melihat adanya perkembangan kemampuan sang anak dari catatan waktu yang diraih.</p><p>&quot;Ada peningkatan waktu dari beberapa kejuaraan yang pernah diikuti,&quot; katanya.</p><p>[adsense]</p><p>Nadira merupakan putri pasangan M Agusman dan Fauziah Fitriani. Dukungan keluarga menjadi salah satu modal bagi Nadira untuk terus mengembangkan bakatnya di olahraga renang sejak usia dini.</p><p>Fauziah berharap perkembangan Nadira dapat terus terjaga melalui latihan dan bimbingan para pelatih di Tirta Prima SC. Ia juga berharap pengalaman bertanding yang semakin banyak dapat membuat putrinya semakin percaya diri saat turun di kejuaraan berikutnya.</p><p>[adsense]</p><p>&quot;Semoga di event-event selanjutnya Nadira bisa terus berkembang dan mengharumkan nama sekolah serta klub renang,&quot; pungkas Fauziah.</p><p>Dua medali yang dibawa pulang dari Fun Swimming Merdeka menjadi langkah awal bagi Nadira untuk menapaki perjalanan di dunia renang. Dengan usia yang masih sangat muda, pengalaman bertanding dan konsistensi latihan diharapkan dapat terus mengasah potensinya. (*)</p><p>[adsense]<hr></p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_125_Usia-7-Tahun--Nadira-Mandalika-Sabet-Dua-Medali-di-Fun-Swimming-Merdeka-se--Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Olahraga/449183/usia-7-tahun-nadira-mandalika-sabet-dua-medali-di-fun-swimming-merdeka-se-sumut/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perindo Batubara Gelar Pendidikan Politik, Genjot Kader Muda Hadapi Pemilu 2029</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 15:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perindo Batubara Gelar Pendidikan Politik, Genjot Kader Muda Hadapi Pemilu 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Batubara(harianSIB.com)DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Batubara menggelar pendidikan politik bagi kader, khususnya kader ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Batubara<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Batubara menggelar pendidikan politik bagi kader, khususnya kader muda. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama DPW Perindo Sumatera Utara, di Batubara, Sabtu (29/8/2026).</p><p>Kegiatan mengusung tema "Perkuat Kualitas dan Loyalitas Kader Menuju Partai Perindo yang Mengakar ke Basis Rakyat". Pendidikan politik ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, kader dan anggota Perindo mengenai kehidupan demokrasi, hak dan kewajiban warga negara, serta pentingnya partisipasi politik yang bertanggung jawab.</p><p>[adsense]</p><p>Pendidikan politik dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua I DPW Perindo Sumut, Iskandar, bersama Ketua DPD <a href="https://www.hariansib.com/tag/perindo-batubara/" target="_blank">Perindo Batubara</a>,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-alpon-sirait/" target="_blank"> Alpon Sirait</a>. Ratusan kader muda dan simpatisan Perindo tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.</p><p>Alpon Sirait menegaskan pentingnya soliditas seluruh jajaran partai dari DPD hingga DPC.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/441368/dpc-pdip-kabupaten-batubara-gelar-konsolidasi-pendidikan-politik-fit-and-proper-tes/">DPC PDIP Kabupaten Batubara Gelar Konsolidasi Pendidikan Politik Fit and Proper Tes</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>&quot;Harapan kita DPD, DPC dan seluruh kader saling bahu-membahu. Target kita jelas, bagaimana Perindo bisa lolos verifikasi faktual dan menjadi peserta<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pemilu-2029/" target="_blank"> Pemilu 2029</a>," katanya.</p><p>Ia juga menyebut penguatan kader muda menjadi prioritas agar Perindo semakin mengakar di basis masyarakat Batubara.(*)<hr></p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_372_Perindo-Batubara-Gelar-Pendidikan-Politik--Genjot-Kader-Muda-Hadapi-Pemilu-2029.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449182/perindo-batubara-gelar-pendidikan-politik-genjot-kader-muda-hadapi-pemilu-2029/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ditemukan Mayat Pria dalam Parit di Tigalingga</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 15:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ditemukan Mayat Pria dalam Parit di Tigalingga]]></title>
            <description><![CDATA[Tigalingga(harianSIB.com)Warga dihebohkan dengan penemuan jari jempol dalam parit, di jalan nasional Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabup]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Tigalingga<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Warga dihebohkan dengan penemuan jari jempol dalam parit, di jalan nasional Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten<a href="https://www.hariansib.com/tag/-dairi/" target="_blank"> Dairi</a>, Sumatera Utara, Minggu (30/8/2026), sekira pukul 14:40 WIB.</p><p>Jari itu awalnya dilihat seorang warga yang hendak menyaksikan pertandingan sepak bola di lapangan Tigalingga. Selanjutnya, penemuan itu disampaikan kepada personel Polres<a href="https://www.hariansib.com/tag/-dairi/" target="_blank"> Dairi</a> yang sudah bersiap melakukan pengamanan pertandingan.</p><p>[adsense]</p><p>Kapolsek Tigalingga, Iptu<a href="https://www.hariansib.com/tag/-parlindungan-lumban-toruan/" target="_blank"> Parlindungan Lumban Toruan</a>, langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengamanan dan evakuasi mayat. Setelah keluar dari dalam parit yang berair, diketahui jenis kelamin mayat tersebut laki-laki dengan usia sekitar 40 sampai 45 tahun.</p><p>Sejumlah warga yang menyaksikan proses evakuasi, penasaran untuk melihat siapa sosok mayat tersebut. Warga menduga mayat tersebut bermarga Bancin, warga Desa Lau Salak, Kecamatan Tigalingga,  yang berdekatan dengan lokasi penemuan mayat.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449073/dpc-demokrat-dairi-gelar-aksi-sosial-dan-tanam-pohon-sambut-hut-ke25-partai-demokrat/">DPC Demokrat Dairi Gelar Aksi Sosial dan Tanam Pohon Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Hingga berita ini dikirim, belum ada pernyataan resmi tentang identitas mayat pria tersebut. Pihak kepolisian sudah memasukkan ke dalam kantong mayat, selanjutnya dilarikan ke RSUD Sidikalang. (*)</p><p><hr></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_6270_Ditemukan-Mayat-Pria-dalam-Parit-di-Tigalingga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449181/ditemukan-mayat-pria-dalam-parit-di-tigalingga/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HKBP Perkuat Bukti Sejarah dan Hukum demi Pertahankan Kepemilikan RSU Tarutung</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 15:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HKBP Perkuat Bukti Sejarah dan Hukum demi Pertahankan Kepemilikan RSU Tarutung]]></title>
            <description><![CDATA[Tarutung(harianSIB.com)Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mempertegas langkah hukum dan historis untuk mengukuhkan kepemilikan sah atas Ru]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Tarutung<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Huria Kristen Batak Protestan (<a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a>) mempertegas langkah hukum dan historis untuk mengukuhkan kepemilikan sah atas Rumah Sakit Umum (RSU) Tarutung.</p><p>Penegasan itu disampaikan dalam seminar internasional dan diskusi publik bertajuk "Sejarah dan Warisan Pelayanan Kesehatan <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> di Tanah Batak Sebelum Berdirinya NKRI" yang digelar Senin (24/8/2026), di Auditorium <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> Seminari<a href="https://www.hariansib.com/tag/-sipoholon/" target="_blank"> Sipoholon</a>, Kabupaten<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tapanuli-utara/" target="_blank"> Tapanuli Utara</a> (Taput).</p><p>[adsense]</p><p>Dikutip melalui kanal YouTube resmi <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a>, Sabtu (29/8/2026), forum ilmiah bertaraf internasional itu memaparkan sejumlah bukti yuridis yang sebelumnya memenangkan <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> dalam gugatan di tingkat<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pengadilan-tinggi-medan/" target="_blank"> Pengadilan Tinggi Medan</a>.</p><p>Ephorus <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> Pdt Dr Victor Tinambunan MST menegaskan keyakinan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rsu-tarutung/" target="_blank"> RSU Tarutung</a> merupakan milik sah <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> bersandar pada empat bukti utama.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449171/dinas-lhk-dan-poldasu-didesak-segera-hentikan-aksi-penebangan-pinus-di-humbahastaput/">Dinas LHK dan Poldasu Didesak Segera Hentikan Aksi Penebangan Pinus di Humbahas-Taput</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Pertama, surat resmi penyerahan dari Rheinische Missionsgesellschaft (RMG). Kedua, Surat Keputusan Menteri Kesehatan tahun 1954. Ketiga, nota kesepakatan pimpinan <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> tahun 2016. Keempat, catatan sejarah resmi dari United Evangelical Mission (UEM).</p><p>"Pengadilan Tinggi Medan telah menguji dan mengakui <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> sebagai pemilik sah, dan kami optimistis Mahkamah Agung akan menguatkan putusan ini pada tingkat kasasi," kata Victor.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Dukungan turut disampaikan Sekretaris Jenderal<a href="https://www.hariansib.com/tag/-uem/" target="_blank"> UEM</a> Pdt Dr Andar Pasaribu yang menegaskan ketersediaan arsip<a href="https://www.hariansib.com/tag/-uem/" target="_blank"> UEM</a> di Wuppertal, Jerman, untuk digunakan sepenuhnya oleh <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> dalam proses hukum tersebut.</p><p>"Arsip bukan sekadar kertas tua, melainkan memori gereja dan instrumen vital untuk mempertahankan hak hukum. Sebagai anggota<a href="https://www.hariansib.com/tag/-uem/" target="_blank"> UEM</a>, <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> berhak penuh menggunakan seluruh dokumen di Wuppertal demi menegakkan keadilan sejarah," ujar Andar.</p><p>[adsense]</p><p>Sementara itu, Dosen Sekolah Tinggi Teologi (STT) <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> Pendeta Dr Hulman Sinaga memaparkan kondisi kesehatan masyarakat Batak pada abad ke-19 sebelum kedatangan misi<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rmg/" target="_blank"> RMG</a>.</p><p>Menurutnya, ketidakmampuan mengidentifikasi penyakit membuat masyarakat kala itu bergantung pada praktik dukun magis atau datu, sementara penyakit menular seperti kusta dianggap sebagai kutukan yang harus diasingkan.</p><p>[adsense]</p><p>"Sebelum misionaris datang, orang Batak memahami sakit penyakit secara fatalistik dan magis," kata Hulman.</p><p>Ia menuturkan,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rmg/" target="_blank"> RMG</a> kemudian mengambil alih peran pelayanan kesehatan dengan membawa obat-obatan modern seperti kina untuk mengatasi wabah malaria, serta merawat penderita kusta secara manusiawi.</p><p>[adsense]<hr></p><p>Pelayanan itu pun disebut membuat ratusan dukun secara sukarela meninggalkan praktik magisnya dan menerima pembaptisan.</p><p>Hulman menambahkan, hak kepemilikan tanah dan lokasi misi turut dilindungi oleh Traktat Aglo-Dutch Treaty 1824, yang menjadi dasar penyerahan penuh aset dari<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rmg/" target="_blank"> RMG</a> kepada <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> pada 1948.</p><p>[adsense]</p><p>Di bagian lain, Ephorus Emeritus Pdt Dr Darwin Lumbantobing memaparkan kerangka teologis dan sosial pelayanan kesehatan yang digagas Dr Ingwer Ludwig<a href="https://www.hariansib.com/tag/-nommensen/" target="_blank"> Nommensen</a> melalui konsep hamajuan (kemajuan) yang diwujudkan dalam kompleks pergodungan, tempat gereja, sekolah dan fasilitas kesehatan dibangun dalam satu kawasan terpadu.</p><p>Ia mengungkapkan dokumen serah terima Kementerian Kesehatan RI tertanggal 19 Desember 1954 secara jelas mencantumkan pengembalian aset kepada <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a>, bukan hanya<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rsu-tarutung/" target="_blank"> RSU Tarutung</a>, melainkan juga rumah sakit di Balige, Poliklinik Dolok Sanggul, Poliklinik Sipirok dan perkampungan Salem.</p><p>[adsense]</p><p>"Sangat miris jika hari ini banyak aset historis tersebut beralih fungsi atau dikuasai tanpa hak. Kita tidak hanya menuntut Tarutung, tetapi harus menyelamatkan seluruh warisan pelayanan <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a>," kata Darwin, seraya menegaskan, secara de jure, bangunan dan lahan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rsu-tarutung/" target="_blank"> RSU Tarutung</a> adalah milik sah <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> yang telah diakui pemerintah pusat pascakemerdekaan.</p><p>Selain itu, sejarawan Pdt Ebenezer Lumbangaol MSi PhD menyebut <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> telah berdiri sebagai pelopor modernisasi kesehatan terbesar di wilayah Sumatera sebelum Indonesia merdeka. Hingga 1940, <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> disebut mengelola jaringan 28 unit lembaga kesehatan yang terintegrasi, terdiri dari dua rumah sakit induk, 14 rumah sakit pembantu, 2 rumah sakit khusus dan 12 poliklinik.</p><p>[adsense]</p><p>"<a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a> adalah raksasa pelayanan kesehatan yang berhasil melatih bidan, mantri dan dokter pribumi pertama, seperti dr Hadian Sinaga, jauh sebelum negara Indonesia terbentuk," kata Ebenezer.<hr></p><p>Sementara itu, Pdt Morhan Dolok Saribu MTH memaparkan sejarah Rumah Sakit Pearaja yang didirikan pada 1900 dan direlokasi ke Tarutung pada 1932. Ia menyebut dinamika Perang Dunia II sempat membuat pemerintah kolonial Belanda menyita aset<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rmg/" target="_blank"> RMG</a> melalui lembaga BNZ</p><p>[adsense]</p><p>Namun katanya, pada 1 Oktober 1948,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rmg/" target="_blank"> RMG</a> menyerahkan seluruh hartanya secara hukum kepada <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a>, yang kemudian dikukuhkan kembali oleh pemerintah Republik Indonesia pada 1954.</p><p>Seminar internasional itu ditutup dengan penerbitan komunike bersama yang mendesak Pemerintah Kabupaten Taput dan Mahkamah Agung menghormati bukti sejarah dan dokumen hukum yang berlaku dalam proses kasasi sengketa<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rsu-tarutung/" target="_blank"> RSU Tarutung</a>.</p><p>[adsense]</p><p>Bagi <a href="https://www.hariansib.com/tag/hkbp/" target="_blank">HKBP</a>, perjuangan mengembalikan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rsu-tarutung/" target="_blank"> RSU Tarutung</a> disebut bukan sekadar perebutan aset fisik, melainkan penegakan keadilan sejarah sekaligus pemeliharaan warisan pelayanan kasih bagi kesehatan masyarakat Indonesia (**)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_5855_HKBP-Perkuat-Bukti-Sejarah-dan-Hukum-demi-Pertahankan-Kepemilikan-RSU-Tarutung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Agama-Kristen/449180/hkbp-perkuat-bukti-sejarah-dan-hukum-demi-pertahankan-kepemilikan-rsu-tarutung/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">521 Desa di Sumut Masuk Kategori Sangat Tertinggal</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[521 Desa di Sumut Masuk Kategori Sangat Tertinggal]]></title>
            <description><![CDATA[Medan(harianSIB.com)Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mencatat 521 desa di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) m]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mencatat 521 desa di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masuk kategori sangat teringgal. Selain itu juga, 707 desa masuk kategori tertinggal dari total 5.417 desa yanga ada di Sumut.</p><p>"Berdasarkan Keputusan Menteri Desa (Kepmendes) Nomor 342 Tahun 2025, Sumut memiliki 5.417 desa, terdiri atas 364 Desa Mandiri, 1.296 Desa Maju, 2.529 Desa Berkembang, 707 Desa Tertinggal, dan 521 Desa Sangat Tertinggal," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Sumut, Muhammad Suib, dikutip detikcom, Minggu (30/8/2026).</p><p>[adsense]</p><p>Untuk mengatasi hal tersebut, kata dia, Pemprov Sumut menyiapkan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) sebagai terobosan untuk mengatasi keterbatasan pembangunan infrastruktur di desa dan kelurahan.</p><p>"Program ini dilatarbelakangi masih terbatasnya pembangunan di sejumlah desa. Selama ini, pembangunan cenderung dilakukan secara parsial dan belum menyentuh kawasan secara menyeluruh sehingga dampaknya terhadap pengembangan ekonomi masyarakat belum optimal," katanya.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449178/mobil-tabrak-sepeda-motor-di-lampu-merah-ngumban-surbakti-wanita-51-tahun-tewas/">Mobil Tabrak Sepeda Motor di Lampu Merah Ngumban Surbakti, Wanita 51 Tahun Tewas</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Suib menyebut, dampak kebuntuan pembangunan ini juga mengakibatkan produktivitas ekonomi masyarakat rendah dan potensi alam tidak bisa bangkit dan hanya dapat digunakan secara tradisional saja, potensi alam di daerah itu tidak bisa dikembangkan.</p><p>"Bedanya dengan program dana desa, kalau selama ini pembangunan sifatnya hanya parsial, membangun jembatan setitik, rumah sedikit itu parsial tapi KKSB ini program area based development artinya pembangunan kawasan yang terintegrasi bisa satu dusun yang dirombak, satu kawasan wisata yang dirombak," jelas Suib.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Selain pembangunan fisik, ujar Suib, KKSB menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan melalui pendekatan &#039;community driven&#039;. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat identitas serta kreativitas lokal sehingga pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mendorong kawasan menjadi lebih produktif.</p><p>"Melalui program KKSB ini Gubernur akan menginjeksi bantuan keuangan khusus yang nantinya akan dikirimkan ke kabupaten/kota dan dialokasikan untuk kampung kreatif, bantuan ini sama sekali tidak bisa diubah untuk program lainnya. Bantuan keuangan khusus ini tak tanggung nilainya minimal Rp 5 hingga maksimal Rp50 miliar per kawasan," terang Suib. (*)</p><p>[adsense]</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_589_521-Desa-di-Sumut-Masuk-Kategori-Sangat-Tertinggal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449179/521-desa-di-sumut-masuk-kategori-sangat-tertinggal/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mobil Tabrak Sepeda Motor di Lampu Merah Ngumban Surbakti, Wanita 51 Tahun Tewas</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mobil Tabrak Sepeda Motor di Lampu Merah Ngumban Surbakti, Wanita 51 Tahun Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[Medan(harianSIB.com)Suara benturan keras mengagetkan warga di persimpangan lampu merah Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Tanjung Sari, Kecam]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Suara benturan keras mengagetkan warga di persimpangan lampu merah Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (29/8/2026) sore. Mobil Toyota Kijang Innova menabrak sepeda motor Honda Vario yang ditumpangi tiga orang.</p><p>Akibat kecelakaan tersebut, seorang wanita paruh baya yang merupakan penumpang sepeda motor tewas. Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.</p><p>[adsense]</p><p>Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo saat dikonfirmasi, Minggu (30/8/2026) membenarkan kecelakaan maut tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan bermula ketika Toyota Kijang Innova yang dikemudikan Gandi Adriansyah (20), melaju dari arah Jalan Ring Road menuju Jalan Ngumban Surbakti.</p><p>"Berdasarkan keterangan saksi bernama Gunawan, mobil yang dikemudikan mahasiswa tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi saat mendekati persimpangan," ujarnya.</p><p>[adsense]</p><p>Lanjutnya, pada saat bersamaan, Honda Vario yang dikendarai Bambang Irawan (36) dengan membonceng dua penumpang, datang dari arah berlawanan, yakni dari Jalan Simpang Pemda menuju Simpang Dr Mansyur.</p><p>"Setibanya di TKP, diduga pengemudi Kijang Innova melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan situasi di persimpangan jalan. Mobil tersebut kemudian menabrak bagian samping kiri sepeda motor. Benturan keras membuat Bambang bersama dua penumpangnya terjatuh dan terhempas ke tengah jalan," ungkapnya.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Akibat kecelakaan itu kata Kasat Lantas, ketiganya mengalami luka-luka. Bambang Irawan, warga Jalan Klambir V Gang Sahabat, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, mengalami luka robek pada kening dan mengeluhkan sakit di bagian dada. Ia kemudian dirawat di RS Tere Margaretha Medan.</p><p>"Sementara penumpang lainnya, Morival (23), warga Jalan Priuk, Kelurahan Sei Putih Baru Tengah, Kecamatan Medan Petisah, mengalami luka pada bagian pinggang dan sempat kehilangan kesadaran. Ia juga mendapat perawatan di rumah sakit yang sama," jelasnya.</p><p>[adsense]</p><p>Ia menambahkan, naas dialami Syamsih (51). Wanita yang berstatus ibu rumah tangga (IRT) itu mengalami patah kaki akibat kecelakaan. Warga Jalan Priuk, Kelurahan Sei Putih Baru Tengah, Kecamatan Medan Petisah tersebut sempat mendapat perawatan di RS Bina Kasih Medan, namun nyawanya tidak tertolong.</p><p>Sementara pengemudi Toyota Kijang Innova, Gandi Adriansyah warga Perumahan PKS, Desa Balai Jaya Kota, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, hanya mengalami luka ringan," terangnya.</p><p>[adsense]</p><p>Benturan tersebut lanjutnya, juga menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Toyota Kijang Innova mengalami kerusakan pada bagian samping kanan depan dan kap depan, serta kaca depan retak. Sedangkan Honda Vario mengalami kerusakan berat hingga ringsek.</p><p>"Kerugian material mencapai Rp50 juta. Pasca kejadian, petugas Satlantas Polrestabes Medan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV), membuat sketsa TKP dan mengamankan barang bukti ke Polsek Sunggal. Petugas juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi lengkap kecelakaan maut tersebut," pungkasnya.(*)</p><p>[adsense]<hr></p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_9795_Mobil-Tabrak-Sepeda-Motor-di-Lampu-Merah-Ngumban-Surbakti--Wanita-51-Tahun-Tewas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449178/mobil-tabrak-sepeda-motor-di-lampu-merah-ngumban-surbakti-wanita-51-tahun-tewas/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penembakan di Swiss, 1 Orang Tewas</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penembakan di Swiss, 1 Orang Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[Bern(harianSIB.com)Penembakan di Swiss utara menewaskan satu orang dan melukai setidaknya lima orang. Beberapa di antara yang terluka mengal]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bern<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p><a href="https://www.hariansib.com/tag/penembakan-di-swiss/" target="_blank">Penembakan di Swiss</a> utara menewaskan satu orang dan melukai setidaknya lima orang. Beberapa di antara yang terluka mengalami luka serius.</p><p>Dilansir Reuters dan dikutip detikcom, Minggu (30/8/2026) penembakan ini terjadi di<a href="https://www.hariansib.com/tag/-kanton-aargau/" target="_blank"> Kanton Aargau</a>. Penembakan menewaskan satu orang.</p><p>[adsense]</p><p>Polisi setempat mengatakan perburuan sedang berlangsung dan mereka meminta bantuan publik untuk memberikan rekaman video atau gambar apa pun tentang insiden tersebut. Menurut laporan tabloid lokal, Blick penembakan terjadi di sebuah pesta rave di hippodrome.</p><p>Sebuah video di situsnya merekam tembakan beruntun yang dilepaskan. Sebagian besar wilayah kota Aargau telah diamankan dan mereka telah meningkatkan penjagaan di luar kota sebagai tindakan pencegahan.</p><p>[adsense]</p><p>Swiss menjadi salah satu negara dengan tingkat kepemilikan senjata api tertinggi di Eropa meskipun penembakan yang disertai kekerasan jarang terjadi. Negara ini menyetujui aturan pengendalian senjata api yang lebih ketat pada tahun 2019. (*)</p><p><hr></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_5307_Penembakan-di-Swiss--1-Orang-Tewas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Luar-Negeri/449177/penembakan-di-swiss-1-orang-tewas/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dimutasi dan Diberi SP-1, Dua Buruh PTPN IV Bah Butong Mengadu ke Pdt Penrad Siagian</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dimutasi dan Diberi SP-1, Dua Buruh PTPN IV Bah Butong Mengadu ke Pdt Penrad Siagian]]></title>
            <description><![CDATA[Simalungun(harianSIB.com)      Dua buruh perempuan PTPN IV Kebun Teh Bah Butong, Kabupaten Simalungun, P Manik dan L Hutasoit, mengadu kepad]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Simalungun<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p></p><p>      Dua buruh perempuan PTPN IV<a href="https://www.hariansib.com/tag/-kebun-teh-bah-butong/" target="_blank"> Kebun Teh Bah Butong</a>,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-kabupaten-simalungun/" target="_blank"> Kabupaten Simalungun</a>, P Manik dan L Hutasoit, mengadu kepada Anggota DPD RI/MPR RI<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pdt-penrad-siagian/" target="_blank"> Pdt Penrad Siagian</a> terkait dugaan mutasi sepihak dan pemberian Surat Peringatan (SP-1) setelah keduanya menyampaikan persoalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan pabrik.</p><p>[adsense]</p><p>    Pengaduan tersebut disampaikan melalui<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rumah-pengabdian/" target="_blank"> Rumah Pengabdian</a> anggota DPD RI<a href="https://www.hariansib.com/tag/-pdt-penrad-siagian/" target="_blank"> Pdt Penrad Siagian</a>, Sabtu (30/8/2026) di Simalungun, terkait  adanya aktivitas pekerja di pabrik pengolahan teh yang diduga dilakukan tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).</p><p>     Menurut keterangan kedua buruh, persoalan bermula setelah beredarnya rekaman video yang memperlihatkan aktivitas pekerja di area pabrik. Setelah manajemen mempertanyakan proses pengambilan video tersebut, keduanya mengaku menerima surat alih tugas atau mutasi.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/448916/rencana-penanganan-longsor-di-salah-satu-jembatan-siduadua-parapat-dijadwalkan-2027/">Rencana Penanganan Longsor di Salah Satu Jembatan Siduadua Parapat Dijadwalkan 2027</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>     P Manik yang sebelumnya bertugas sebagai pelaksana sortasi di bagian pengolahan dialihkan menjadi pelaksana rawat umum. Sementara L Hutasoit yang sebelumnya bekerja pada bagian penggilingan dan oksidasi enzimatis juga dialihkan ke posisi pelaksana rawat umum.</p><p>     Selain mutasi, keduanya mengaku menerima SP-1 karena tidak masuk kerja selama tiga hari, yakni 18, 19 dan 20 Agustus 2026, sehingga keduanya mempertanyakan dasar penerbitan surat peringatan tersebut dan meminta persoalan itu diperiksa secara objektif.<hr></p><p>[adsense]</p><p>     Koordinator<a href="https://www.hariansib.com/tag/-rumah-pengabdian/" target="_blank"> Rumah Pengabdian</a><a href="https://www.hariansib.com/tag/-pdt-penrad-siagian/" target="_blank"> Pdt Penrad Siagian</a><a href="https://www.hariansib.com/tag/-kabupaten-simalungun/" target="_blank"> Kabupaten Simalungun</a>, Parna Julius Sitanggang mengatakan perusahaan wajib menyediakan APD secara cuma-cuma bagi pekerja yang bekerja di tempat yang memiliki potensi bahaya.      </p><p>Kewajiban tersebut antara lain diatur dalam Permenakertrans Nomor PER.08/MEN/VII/2010 dan PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang penerapan SMK3.</p><p>[adsense]</p><p>     Penrad Siagian menegaskan hak-hak pekerja harus dijamin dan dipenuhi perusahaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebagai perusahaan milik negara, PTPN harus menjadi contoh dalam memberikan perlindungan dan perlakuan yang baik kepada buruh.</p><p>       &quot;Pabrik Teh Bah Butong ini  bagian dari PTPN, artinya perusahaan milik negara. Perusahaan negara harus menjadi contoh bagi perusahaan lain bahwa perusahaan milik negara memperlakukan buruh dan pekerja secara baik, manusiawi, serta sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku,&quot; ujar Penrad.</p><p>[adsense]</p><p>      Penrad menyatakan akan melakukan pengawasan dan mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan secara terbuka dan objektif dan  meminta tidak ada perlakuan yang merugikan pekerja hanya karena menyampaikan persoalan keselamatan kerja.</p><p>    <a href="https://www.hariansib.com/tag/-rumah-pengabdian/" target="_blank"> Rumah Pengabdian</a> berharap pihak manajemen PTPN IV<a href="https://www.hariansib.com/tag/-kebun-teh-bah-butong/" target="_blank"> Kebun Teh Bah Butong</a> memberikan penjelasan mengenai dasar mutasi, penerbitan SP-1 serta penerapan penggunaan APD di lingkungan kerja. Penyelesaian persoalan tersebut diharapkan mengedepankan perlindungan pekerja dan prinsip keadilan hubungan industrial. (*)</p><p>[adsense]<hr></p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_2074_Dimutasi-dan-Diberi-SP-1--Dua-Buruh-PTPN-IV-Bah-Butong-Mengadu-ke-Pdt-Penrad-Siagian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449176/dimutasi-dan-diberi-sp1-dua-buruh-ptpn-iv-bah-butong-mengadu-ke-pdt-penrad-siagian/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BNI Jelaskan Dasar Tindakan terhadap Rekening Nasabah di Gunungsitoli</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BNI Jelaskan Dasar Tindakan terhadap Rekening Nasabah di Gunungsitoli]]></title>
            <description><![CDATA[Medan(harianSIB.com)PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan penjelasan terkait tindakan terhadap rekening salah satu nasa]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan penjelasan terkait tindakan terhadap rekening salah satu nasabah di Gunungsitoli yang menjadi pemberitaan. Tindakan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan resmi Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat dalam rangka penyidikan perkara dugaan tindak pidana perjudian online dan informasi dan transaksi elektronik (ITE).</p><p>Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, permintaan tersebut disampaikan melalui surat Ditressiber Polda Jawa Barat. Dalam surat tersebut, penyidik meminta BNI melakukan pemblokiran terhadap rekening dimaksud dalam rangka penanganan dugaan tindak pidana perjudian online dan ITE.</p><p>[adsense]</p><p>&quot;BNI senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menjalankan tindakan sesuai kewenangan perseroan,&quot; ujar Okki, melalui siaran pers yang diterima harianSIB.com sebagai hak jawab pemberitaan di harianSIB.com, beberapa waktu lalu.</p><p>BNI juga telah memberikan penjelasan kepada nasabah mengenai status rekeningnya. Perseroan menghormati hak nasabah maupun pihak yang secara sah mewakilinya untuk memperoleh informasi terkait layanan dan rekening, dengan tetap memperhatikan kerahasiaan data dan informasi nasabah.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449101/rekening-nasabah-rp102-juta-diblokir-bni-gunungsitoli-kuasa-hukum-layangkan-somasi/">Rekening Nasabah Rp102 Juta Diblokir BNI Gunungsitoli, Kuasa Hukum Layangkan Somasi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>&quot;BNI memastikan setiap proses dilakukan secara terdokumentasi. Kami juga tetap memberikan ruang kepada nasabah maupun kuasa yang sah untuk memperoleh penjelasan melalui mekanisme resmi,&quot; kata Okki.</p><p>BNI juga terus berkoordinasi dengan Ditressiber Polda Jawa Barat mengenai perkembangan status rekening tersebut. Setiap perubahan status rekening akan segera ditindaklanjuti berdasarkan pemberitahuan resmi yang diterima perseroan dari pihak yang berwenang.<hr></p><p>[adsense]</p><p>&quot;BNI menjalankan setiap tindakan terhadap rekening berdasarkan dokumen resmi yang diterima perseroan. Karena itu, setiap perubahan status rekening juga akan kami tindak lanjuti berdasarkan pemberitahuan resmi dari pihak penyidik Ditressiber Polda Jawa Barat,&quot; jelas Okki.</p><p>BNI menegaskan tidak berada dalam posisi untuk memberikan penilaian mengenai keterlibatan pihak tertentu dalam dugaan tindak pidana yang sedang ditangani. Penentuan status maupun substansi perkara merupakan kewenangan aparat penegak hukum sesuai proses hukum yang berjalan.</p><p>[adsense]</p><p>&quot;BNI berkomitmen menjaga kepercayaan dan kepentingan nasabah sekaligus memenuhi kewajiban perseroan dalam mendukung proses penegakan hukum secara prudent, akuntabel, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik,&quot; tutup Okki. (*)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_6311_BNI-Jelaskan-Dasar-Tindakan-terhadap-Rekening-Nasabah-di-Gunungsitoli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449175/bni-jelaskan-dasar-tindakan-terhadap-rekening-nasabah-di-gunungsitoli/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kesaksian Sudarsi, Istri Bambang Korban Tewas Kericuhan 27 Agustus</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kesaksian Sudarsi, Istri Bambang Korban Tewas Kericuhan 27 Agustus]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta(harianSIB.com)Istri korban tewas saat kericuhan 27 Agustus Bambang Setiawan, Sudarsi, bercerita mengenai peristiwa nahas yang menimp]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Jakarta<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Istri korban tewas saat kericuhan 27 Agustus Bambang Setiawan, Sudarsi, bercerita mengenai peristiwa nahas yang menimpa suaminya.</p><p>Pedagang cermin bernama Bambang Setiawan (59) meninggal dunia setelah keluar dari rumahnya di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat terjadi kericuhan pada Kamis (27/8) malam.</p><p>[adsense]</p><p>Sudarsi mengatakan pada Kamis sore, ia masih menemani Bambang berjualan cermin di Pejompongan hingga sekitar pukul 16.30 WIB. Biasanya, pasangan tersebut baru menutup tempat usahanya sekitar pukul 18.00 WIB.</p><p>Namun, karena melihat massa mulai berdatangan, Sudarsi meminta Bambang agar menutup tempat usahanya lebih awal.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Headlines/443921/bus-als-tabrakan-dengan-truk-tangki-bbm-di-jalinsum-16-tewas-terbakar/">Bus ALS Tabrakan dengan Truk Tangki BBM di Jalinsum, 16 Tewas Terbakar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote></p><p>"Sebenarnya kita belum tutup. Tutupnya itu jam 18.00. Tapi karena saya lihat massa sudah banyak, akhirnya saya bilang sama Bapaknya, &#039;Itu massa sudah banyak, tutup&#039;," kata Sudarsi dikutip dari Antara.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Sudarsi kemudian mengatakan setelah tempat usahanya ditutup keduanya pun kembali ke rumah. Tidak lama kemudian, anak mereka datang bersama seorang warga bernama Tagor yang sedang sakit.</p><p>Tagor kemudian meminta agar diantar ke RS Pelni. Anak Bambang pun mengantar Tagor dengan menggunakan sepeda motor, sementara Sudarsi dan Bambang tetap berada di rumah.</p><p>[adsense]</p><p>Setelah mengantar Tagor ke RS Pelni, anak Bambang kembali ke rumah sekitar pukul 20.30 hingga 21.00 WIB. Saat itu, situasi di sekitar tempat tinggal mereka masih diwarnai kerumunan massa.</p><p>Menurut Sudarsi, massa sempat terdorong masuk ke kawasan sekitar lokasi tempat tinggal mereka. Setelah situasi dinilai lebih aman, Bambang kemudian memutuskan keluar rumah. Sudarsi tidak melarang karena suaminya selama ini kerap keluar untuk melihat situasi ketika terjadi keramaian.</p><p>[adsense]</p><p>"Dia itu cuma nonton, kadang-kadang membantu ngucurin air buat cuci muka," ujar Sudarsi.</p><p>Namun, Bambang tidak kunjung kembali ke rumah hingga larut malam. Sudarsi kemudian mencari keberadaan suaminya hingga sekitar pukul 01.30 WIB. Dia juga sempat mendatangi lokasi dan meminta agar teman-teman Bambang memberitahunya apabila suaminya ditemukan.</p><p>[adsense]<hr></p><p>"Saya masih berharap ketemu. Saya ke situ, enggak ada," ucap Sudarsi.</p><p>Sekitar pukul 02.30 WIB, dia sempat kembali ke rumah dan beristirahat sekitar 1,5 jam.</p><p>[adsense]</p><p>Kepastian mengenai kondisi Bambang diperoleh keluarga sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB, setelah anak Bambang menerima sebuah video dan diminta memastikan sosok yang terlihat dalam video tersebut. Setelah memperhatikan video tersebut, keluarga memastikan sosok itu adalah Bambang.</p><p>"Kita tahunya dari video. Kita enggak ada yang lihat jelas posisi dia, posisi dia dipukulin, posisi dia dibawa, kita enggak tahu," ucap Sudarsi.</p><p>[adsense]</p><p>Keluarga kemudian mendapat informasi bahwa Bambang telah dibawa ke RS Polri. Sudarsi mengatakan suaminya diduga telah meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dibawa ke rumah sakit.</p><p>"Saya tahunya suami saya sudah jadi korban, sekitar jam 4 pagi, itu saya baru fix tahu kalau dia sudah tidak ada. Itu karena saya cari kan, anak-anak saya, ketahuannya sudah dikirim ke RS Polri," ucap Sudarsi.</p><p>[adsense]</p><p>Jenazah Bambang kemudian dimakamkan di TPU Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Jumat siang.<hr></p><p>Pihak keluarga kemudian memutuskan untuk tidak melakukan autopsi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihak keluarga menolak rencana tindakan medis yang diajukan penyidik.</p><p>[adsense]</p><p>"Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi. Kami memahami dan berempati atas kondisi duka yang dialami keluarga, sehingga untuk sementara, penyidik belum meminta keterangan lebih lanjut," tutur Budi dalam keterangan resmi. (*)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_8569_Kesaksian-Sudarsi--Istri-Bambang-Korban-Tewas-Kericuhan-27-Agustus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/nasional/449174/kesaksian-sudarsi-istri-bambang-korban-tewas-kericuhan-27-agustus/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">WNI Sembunyikan Pisau dalam Sepatu di Bandara Changi, Terancam 3 Tahun Bui</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[WNI Sembunyikan Pisau dalam Sepatu di Bandara Changi, Terancam 3 Tahun Bui]]></title>
            <description><![CDATA[Singapura(harianSIB.com)Seorang pria berkewarganegaraan Indonesia (WNI) kedapatan menyembunyikan sebuah pisau di dalam sepatunya saat menjal]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Singapura<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Seorang pria berkewarganegaraan Indonesia (WNI) kedapatan menyembunyikan sebuah pisau di dalam sepatunya saat menjalani pemeriksaan di <a href="https://www.hariansib.com/tag/bandara-changi/" target="_blank">Bandara Changi</a>, Singapura. Akibat perbuatannya itu, pria WNI ini akan diadili di Singapura atas tuduhan membawa senjata berbahaya di tempat umum.</p><p>Pria WNI itu juga terancam hukuman maksimum tiga tahun penjara jika dinyatakan terbukti bersalah oleh pengadilan.</p><p>[adsense]</p><p>Insiden ini, seperti dilansir Straits Times dan Channel News Asia, Sabtu (29/8/2026), terjadi di ruang keberangkatan Terminal 4 <a href="https://www.hariansib.com/tag/bandara-changi/" target="_blank">Bandara Changi</a>, dengan Kepolisian Singapura menerima laporan mengenai kasus ini pada Kamis (27/8) siang waktu setempat.</p><p>Pria yang diidentifikasi sebagai WNI berusia 32 tahun itu, ketahuan membawa sebilah pisau, yang memiliki panjang total 19,5 cm dengan mata pisau sepanjang 12 cm, saat melewati area pemeriksaan terpadu di Terminal 4. Pisau itu ditemukan di dalam kaos kaki yang dikenakannya.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/439781/scoot-airlines-buka-penerbangan-bandara-kualanamu-ke-singapura/">Scoot Airlines Buka Penerbangan Bandara Kualanamu ke Singapura</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Pisau tersebut pertama kali terdeteksi oleh mesin sinar-X yang dioperasikan oleh petugas keamanan <a href="https://www.hariansib.com/tag/bandara-changi/" target="_blank">Bandara Changi</a>. Salah satu petugas mendeteksi keberadaan benda tajam mencurigakan di dalam sepatu sebelah kanan pria itu, setelah dia diminta melepas sepatunya sebelum melewati jalur pemeriksaan.</p><p>Pria WNI itu kemudian dibawa ke ruang pemeriksaan untuk digeledah lebih lanjut, di mana kemudian sebilah pisau, lengkap dengan sarungnya, ditemukan di dalam sepatu sebelah kanannya.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Senjata tajam itu, sebut Kepolisian Singapura, dibungkus dengan beberapa lapis kantong plastik dan disegel menggunakan selotip.</p><p>Tidak diketahui secara jelas motif pria WNI itu membawa pisau di dalam sepatunya.</p><p>[adsense]</p><p></p><p>Pria yang namanya tidak diungkap ke publik itu akan didakwa di pengadilan Singapura pada Sabtu (29/8), atas dakwaan membawa senjata berbahaya di tempat umum.</p><p>[adsense]</p><p>Berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Singapura, tindak pidana tersebut memiliki ancaman hukuman maksimum tiga tahun penjara dan hukuman cambuk setidaknya enam kali.</p><p>Kepolisian Singapura memperingatkan bahwa pihaknya menganggap serius setiap upaya membawa senjata berbahaya ke ruang publik.</p><p>[adsense]<hr></p><p>"Para pelancong diingatkan bahwa siapa pun yang kedapatan membawa senjata berbahaya tanpa tujuan yang sah, akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas kepolisian setempat dikutip detikcom. (*)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_4365_WNI-Sembunyikan-Pisau-dalam-Sepatu-di-Bandara-Changi--Terancam-3-Tahun-Bui.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Luar-Negeri/449173/wni-sembunyikan-pisau-dalam-sepatu-di-bandara-changi-terancam-3-tahun-bui/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Minibus dan Truk Tabrakan, 27 Jemaat Gereja Tewas</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 12:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Minibus dan Truk Tabrakan, 27 Jemaat Gereja Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[Harare(harianSIB.com)Sebuah minibus yang membawa para jemaat gereja bertabrakan langsung dengan sebuah truk di wilayah tengah Zimbabwe, mene]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Harare<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Sebuah minibus yang membawa para jemaat gereja bertabrakan langsung dengan sebuah truk di wilayah tengah Zimbabwe, menewaskan sedikitnya 27 orang. Hal Ini menjadi salah satu kecelakaan mematikan terbaru di jalan raya di negara tersebut.</p><p>Kecelakaan maut ini terjadi pada Sabtu (29/8/2026) pukul 18.30 waktu setempat, di dekat kota Chivhu - sekitar 140 kilometer di sebelah selatan ibu kota Harare.</p><p>[adsense]</p><p>Mengutip CNBC indonesia, truk pengangkut barang berplat nomor asing tersebut sedang menyalip kendaraan lain saat bertabrakan dengan minibus yang sedang mengangkut para jemaat menuju sebuah pertemuan besar gereja.</p><p>Pihak kepolisian menyebut jumlah penumpang di kedua kendaraan tersebut belum diketahui secara pasti. Sebanyak tujuh orang lainnya dilaporkan terluka dalam peristiwa ini.</p><p>[adsense]</p><p>Rekaman yang dibagikan oleh penyiar publik ZBC memperlihatkan minibus tersebut hancur lebur dan terbakar hingga tinggal kerangkanya, sementara truk pengangkut barang terbalik dan terlempar ke sisi seberang jalan.</p><p>Kecelakaan terjadi di jalur jalan yang lurus namun sepi, dengan semak belukar di pinggir jalan dan lahan terbuka di sekelilingnya.<hr></p><p>[adsense]</p><p>Kecelakaan lalu lintas memang sering terjadi di Zimbabwe. Kondisi jalan yang penuh lubang akibat kurangnya pemeliharaan selama bertahun-tahun serta standar berkendara yang rendah menjadi penyebab utamanya.</p><p>Minibus milik swasta yang dikenal warga setempat dengan sebutan kombi menjadi andalan transportasi warga sehari-hari, namun sering kali mendapat kecaman karena kelebihan muatan.</p><p>[adsense]</p><p>Sebelumnya pada bulan April, sedikitnya 18 orang tewas setelah sebuah minibus terbakar di jalan raya bagian selatan. Dan pada awal bulan yang sama, seorang ibu beserta kelima anaknya meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk pengangkut barang di jalan raya yang menghubungkan Zimbabwe dan Afrika Selatan. (*)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_4580_Minibus-dan-Truk-Tabrakan--27-Jemaat-Gereja-Tewas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Luar-Negeri/449172/minibus-dan-truk-tabrakan-27-jemaat-gereja-tewas/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dinas LHK dan Poldasu Didesak Segera Hentikan Aksi Penebangan Pinus di Humbahas-Taput</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 12:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dinas LHK dan Poldasu Didesak Segera Hentikan Aksi Penebangan Pinus di Humbahas-Taput]]></title>
            <description><![CDATA[Medan(harianSIB.com)Kalangan DPRD Sumut Dapil Tapanuli  mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Polda Sumut segera turun ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Kalangan <a href="https://www.hariansib.com/tag/dprd-sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a> Dapil<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tapanuli/" target="_blank"> Tapanuli</a>  mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta<a href="https://www.hariansib.com/tag/-polda-sumut/" target="_blank"> Polda Sumut</a> segera turun tangan menghentikan aktivitas penebangan hutan pinus yang disebut semakin marak di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan<a href="https://www.hariansib.com/tag/-tapanuli/" target="_blank"> Tapanuli</a> Utara (Taput). Jika tidak, hutan pinus di dua kabupaten tersebut dikhawatirkan akan habis  dan  memicu ancaman longsor dan banjir.</p><p>     Desakan itu disampaikan anggota Komisi B <a href="https://www.hariansib.com/tag/dprd-sumut/" target="_blank">DPRD Sumut</a><a href="https://www.hariansib.com/tag/-manaek-hutasoit/" target="_blank"> Manaek Hutasoit</a> dan anggota Komisi D<a href="https://www.hariansib.com/tag/-viktor-silaen/" target="_blank"> Viktor Silaen</a> SE MM kepada wartawan, Sabtu (30/8/2026), melalui telepon di Medan merespon  pengaduan masyarakat terkait dugaan maraknya pembabatan hutan pinus di wilayah tersebut.</p><p>[adsense]</p><p>   <a href="https://www.hariansib.com/tag/-manaek-hutasoit/" target="_blank"> Manaek Hutasoit</a> mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, penebangan pohon pinus dilakukan secara sembunyi-sembunyi, terutama pada malam hari hingga dini hari. Kayu hasil tebangan kemudian diangkut ke gudang-gudang kayu sehingga aktivitas tersebut dinilai rawan luput dari pengawasan aparat.</p><p>     &quot;Jika ini terus berlanjut, dipastikan akan menimbulkan bencana alam, baik tanah longsor maupun banjir. Apalagi kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini sangat mengkhawatirkan,&quot; tegas politisi Partai Golkar tersebut.</p><p>[adsense]</p><p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449144/keluarga-winda-gelar-malam-1000-lilin-di-kesawan-minta-autopsi-ulang/">Keluarga Winda Gelar Malam 1000 Lilin di Kesawan, Minta Autopsi Ulang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>     Mantan Ketua DPD Partai Golkar Taput  itu menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah. Penebangan hutan secara tidak terkendali berpotensi mempercepat pengikisan tanah dan erosi karena hilangnya fungsi pohon sebagai penahan sekaligus penyerap air melalui sistem perakarannya.</p><p>     Manaek mendesak Pemprov Sumut melalui Dinas LHK segera mengambil langkah tegas dan cepat, karena pemerintah tidak boleh membiarkan aktivitas penebangan terus berlangsung karena selain mengancam lingkungan, kondisi tersebut dapat memicu kemarahan masyarakat dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.<hr></p><p>[adsense]</p><p>     &quot;Dinas LHK Sumut harus segera menyikapi dan bertindak. Jangan main-main dan membiarkan penebangan itu terus dilakukan.<a href="https://www.hariansib.com/tag/-polda-sumut/" target="_blank"> Polda Sumut</a> juga harus bersikap tegas dalam menyelidiki persoalan tersebut, segera proses hukum pelakunya," kata Manaek.</p><p>     Politisi vokal ini  juga meminta seluruh perizinan terkait penebangan pohon pinus diperiksa secara menyeluruh.  Apabila terdapat izin operasional sekalipun, aktivitas penebangan perlu dihentikan sementara sampai kondisi dan aspek lingkungan benar-benar dipastikan aman. Sedangkan jika ditemukan aktivitas tanpa izin, harus dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum.</p><p>[adsense]</p><p>      Sementara itu,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-viktor-silaen/" target="_blank"> Viktor Silaen</a> menilai pemerintah tidak boleh melihat persoalan tersebut hanya dari sisi ekonomi dan pemanfaatan hasil hutan. Aspek ekologis serta keberlangsungan mata pencaharian masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan harus menjadi pertimbangan utama.</p><p>      &quot;Kita tidak boleh menunggu hingga bencana terjadi baru mengambil tindakan. Kawasan hutan memegang peranan vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menopang kehidupan masyarakat setempat,&quot; ujar Viktor.</p><p>[adsense]</p><p>     Ketua DPD Kosgoro 1957 Sumit ini meminta dilakukan inventarisasi menyeluruh terhadap kawasan yang telah ditebang, termasuk mendata pemegang izin, luas area, volume kayu yang diambil dan peruntukannya.</p><p>     &quot;Kalau memang ada izin, harus diperiksa apakah pelaksanaannya sesuai ketentuan. Kalau tidak berizin atau melanggar aturan, harus dihentikan dan diproses sesuai hukum. Hutan bukan hanya soal pohon yang ditebang hari ini, tetapi menyangkut masa depan lingkungan dan keselamatan masyarakat,&quot; pungkasnya. (*)<b></p><p>[adsense]<hr></p><p></b></p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_5401_Dinas-LHK-dan-Poldasu-Didesak-Segera-Hentikan-Aksi-Penebangan-Pinus-di-Humbahas-Taput.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449171/dinas-lhk-dan-poldasu-didesak-segera-hentikan-aksi-penebangan-pinus-di-humbahastaput/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Biaya Pembangunan Rp 1,6 Miliar, Pondasi Kopdes Merah Putih di Tapteng Roboh</guid>
            <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 11:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Biaya Pembangunan Rp 1,6 Miliar, Pondasi Kopdes Merah Putih di Tapteng Roboh]]></title>
            <description><![CDATA[Tapanuli Tengah(harianSIB.com)Pondasi bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Simpang Labingke, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Tapanuli Tengah<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Pondasi bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Simpang Labingke, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, roboh saat proyek tersebut masih dalam tahap awal pembangunan.</p><p>Bangunan Kopdes Merah Putih itu memiliki anggaran pembangunan sekitar Rp 1,6 miliar.</p><p>[adsense]</p><p>Berdasarkan kondisi di lokasi, pondasi dengan ketinggian lebih dari satu meter terlihat roboh. Pembangunan gedung tersebut diketahui mulai berlangsung sejak April 2026.</p><p>Ketua Kopdes Merah Putih Simpang Labingke, Soaloan Tumanggor, mengatakan pengurus koperasi tidak dilibatkan dalam pelaksanaan pembangunan gedung tersebut.</p><p>[adsense]</p><p>&quot;Kalau pembangunan anggaran sekitar Rp1,6 miliar. Kami sebagai pengurus sama sekali tidak dilibatkan,&quot; ujar Soaloan, Jumat (28/8/2026) dikutip kompas.com</p><p>Menurut Soaloan, pengurus sempat mempertanyakan proses pembangunan kepada pihak yang terkait dengan proyek tersebut, termasuk PT Agrinas Pangan Nusantara.<hr></p><p>[adsense]</p><p>"Sudah pernah konfirmasi. Mereka bilang ada pihak ketiga dengan pengawasan anggota pihak TNI dan pemborong,&quot; katanya.</p><p>Soaloan mengatakan, pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Simpang Labingke telah dimulai sejak April 2026.</p><p>[adsense]</p><p>Menurut pengetahuannya, pelaksanaan pembangunan tersebut juga sudah mengalami keterlambatan dibandingkan dengan rencana awal.</p><p>Ia menduga tingginya intensitas hujan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tanah penopang pondasi tidak mampu menahan konstruksi.</p><p>[adsense]</p><p>Namun, Soaloan juga menyoroti struktur bangunan yang menurut pandangannya kurang sesuai dengan standar operasional prosedur atau SOP.</p><p>"Namun, tidak luput juga dari masalah struktur bangunan yang kurang sesuai SOP. Itu menurut pandangan saya. Mungkin karena itu pembangunan ini sementara tidak dilanjutkan,&quot; jelasnya.</p><p>[adsense]<hr></p><p>Soaloan menegaskan, penilaian tersebut merupakan pandangannya terhadap kondisi bangunan di lapangan.</p><p>Soaloan mengatakan, keterlibatan pengurus Kopdes Merah Putih selama pembangunan sangat terbatas.</p><p>[adsense]</p><p>Pengurus disebut hanya diminta menyiapkan lahan serta sejumlah dokumen administrasi yang diperlukan untuk pembangunan.</p><p>&quot;Kami hanya menyediakan tempat berkas seperti MoU, IMB dan sebagainya yang kami siapkan. Pernah kami sampaikan supaya kami dilibatkan sebagai pengurus, tetapi tidak ada jawaban sama sekali. Bangunan Kopdes ini tiba-tiba sudah dibangun seperti itu,&quot; katanya dengan nada kecewa.</p><p>[adsense]</p><p>Menurut dia, komunikasi terkait pembangunan praktis tidak berlanjut setelah pengurus menunjukkan lokasi lahan dan menyelesaikan dokumen yang diminta.</p><p>&quot;Setelah kami menunjukkan lahan dan melakukan berkas, kami tidak ada lagi berhubungan atau dilibatkan. Kami sudah pernah menyampaikan agar kami dilibatkan sebagai pengurus, tetapi tidak ada jawaban sama sekali,&quot; ujarnya.</p><p>[adsense]</p><p>Kondisi tersebut membuat pengurus mengaku tidak mengetahui secara rinci proses pengerjaan gedung hingga akhirnya bagian pondasi bangunan mengalami kerusakan.<hr></p><p>Kekecewaan juga disampaikan warga Desa Simpang Labingke.</p><p>[adsense]</p><p>Amiruddin Hasugian, warga Lorong Enam, mempertanyakan pembangunan gedung Kopdes Merah Putih yang kini mengalami kerusakan.</p><p>&quot;Kami sangat kecewa melihat pembangunan Kopdes kami di Desa Simpang Labingke ini ambruk. Kami keberatan,&quot; ujar Amiruddin.</p><p>[adsense]</p><p>Ia mengatakan, masyarakat tidak memperoleh informasi yang memadai sejak awal pembangunan.</p><p>Warga bahkan disebut tidak mengetahui kegiatan peletakan batu pertama proyek tersebut.</p><p>[adsense]</p><p>&quot;Semenjak dibangun Kopdes ini, kami tidak mengetahui. Peletakan batu pertama pun kami tidak tahu sama sekali. Kami warga Desa Labingke tidak ada undangan dan bangunan tersebut sudah dibangun begitu saja tanpa pemberitahuan kepada kami selaku masyarakat di sini,&quot; katanya.</p><p>Amiruddin juga mempertanyakan minimnya keterlibatan warga lokal dalam proses pembangunan.<hr></p><p>[adsense]</p><p>&quot;Mereka saya lihat semena-mena saja bekerja. Kami masyarakat tidak dilibatkan. Kami lihat juga yang bekerja hanya aparat,&quot; ungkapnya.</p><p>Selain mempertanyakan kondisi bangunan, masyarakat berharap dapat dilibatkan dalam pengerjaan proyek tersebut.</p><p>[adsense]</p><p>Amiruddin mengatakan, terdapat warga setempat yang membutuhkan pekerjaan dan berharap mendapatkan kesempatan bekerja dalam pembangunan gedung Kopdes Merah Putih.</p><p>&quot;Kami dari masyarakat banyak yang membutuhkan pekerjaan. Banyak masyarakat berharap dilibatkan bekerja dalam progres pengerjaan Gedung Kopdes itu. Kami juga sangat keberatan karena apa yang kami lihat kondisinya sudah ambruk dan tidak sesuai dengan yang kami harapkan,&quot; tegasnya.</p><p>[adsense]</p><p>Pengurus koperasi dan warga kini berharap ada penjelasan terbuka dari pihak terkait mengenai proyek tersebut.</p><p>Informasi yang diharapkan antara lain mencakup besaran anggaran, rencana anggaran biaya atau RAB, pihak yang mengerjakan proyek, sistem pengawasan, progres pembangunan, serta penyebab robohnya pondasi.</p><p>[adsense]<hr></p><p>Hingga berita ini diterbitkan, PT Agrinas Pangan Nusantara maupun pihak pelaksana pembangunan belum memberikan keterangan terkait kondisi gedung Kopdes Merah Putih di Desa Simpang Labingke tersebut. (*)</p><p></p><p>[adsense]</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_3211_Biaya-Pembangunan-Rp-1-6-Miliar--Pondasi-Kopdes-Merah-Putih-di-Tapteng-Roboh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Headlines/449170/biaya-pembangunan-rp-16-miliar-pondasi-kopdes-merah-putih-di-tapteng-roboh/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kajati Sumut Ingatkan Bidang Pengawasan, Terus Jaga Kepatuhan dan Kedisiplinan</guid>
            <pubDate>Sat, 29 Aug 2026 22:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kajati Sumut Ingatkan Bidang Pengawasan, Terus Jaga Kepatuhan dan Kedisiplinan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan(harianSIB.com)Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin, melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bersama dengan j]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Medan<b>(<a class="c_primary" href="https://www.hariansib.com">harianSIB.com</a>)</b></p><p>[adsense]</p><p>Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin, melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bersama dengan jajaran Bidang Pembinaan dan Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) yang digelar di ruang rapat lantai 2 Kantor Kejati Sumut, Kamis (27/8/2026).</p><p>Turut hadir mendampingi Kajati pada kegiatan itu, Asisten Pengawasan Agung Ardiyanto dan Asisten Pembinaan Herlina Setyorini bersama jajaran bidang pengawasan dan bidang pembinaan,</p><p>[adsense]</p><p>sebagaimana dilihat dari Instagram Kejati Sumut, Sabtu (29/8/2026).</p><p>Pada kesempatan itu, Kajati meminta kepada jajaran bidang pembinaan agar terus bekerja dan berupaya maksimal untuk merealisasikan anggaran dengan terus memperhatikan dan mempedomani aturan dan standar operasional prosedur keuangan yang berlaku.</p><p>[adsense]</p>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.hariansib.com/Marsipature-Hutanabe/449112/pemko-tanjungbalai-perkuat-komitmen-percepatan-penurunan-stunting/">Pemko Tanjungbalai Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 Dengan demikian penyerapan anggaran dimaksud menjadi tepat guna dan tepat sasaran serta tidak disalahgunakan.</p><p>Sementara untuk bidang pengawasan,<a href="https://www.hariansib.com/tag/-kajati-sumut/" target="_blank"> Kajati Sumut</a> mengingatkan, agar terus dapat melakukan pengawasan dan monitoring kepada jajaran pegawai guna terus menjaga kepatuhan dan kedisiplinan pegawai. (*)</p><p>[adsense]</p><hr><p>[adsense]</p><p></p><p></p><p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2026/08/_1465_Kajati-Sumut-Ingatkan-Bidang-Pengawasan--Terus-Jaga-Kepatuhan-dan-Kedisiplinan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/449169/kajati-sumut-ingatkan-bidang-pengawasan-terus-jaga-kepatuhan-dan-kedisiplinan/</link>
            <author><![CDATA[redaksisib]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>