Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026
Hari ini di HKBP UAS Medan

Profesor Teologi dari Jerman Berthold Klappert, Lahir di Balige Dibabtis di HKBP Janji Matogu

- Minggu, 06 Maret 2016 16:33 WIB
549 view
Pematangsiantar (SIB)- Prof Dr Berthold Klappert dari Parmen Jerman yang lahir di Rumah Sakit 21 Juli 1939 diundang Pucuk Pimpinan untuk mengunjungi HKBP di Sumatera Utara dalam rangka meningkatkan hubungan yang sudah terbina cukup baik selama ini.

Prof Dr Berthold Klappert adalah tamu HKBP mulai 24 Februari - 8 Maret 2018 dan telah melaksanakan kunjungan memberikan kuliah umum di STT Abdi Sabda Medan, mengunjungi kantor HKBP di Pearaja Tarutung diterima Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA dan beberapa Praeses HKBP. Selanjutnya telah mengunjungi Sekolah Tinggi Guru Huria di Sipoholon, Sekolah Tinggi Diakones di Balige, Sekolah Tinggi Bibelvrouw di Laguboti, mengunjungi STT HKBP di Pematangsiantar dan memberikan kuliah umum tentang "Hubungan Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru kepada ratusan dosen dan mahasiswa STT Pematangsiantar dan telah mengunjungi Rumah Sakit HKBP Balige. 

Mengikuti seminar yang diikuti 150 pendeta/pelayan dari HKBP Distrik V Sumatera Timur, Asahan dan Tebingtinggi yang dilaksanakan di Aula HKBP Distrik V Jalan Gereja Pematangsiantar serta hari ini mengunjungi gereja HKBP di Jalan Uskup Agung Medan.

Prof Dr Berthold Klappert adalah putra misionaris pasangan suami istri Pdt E Klappert dan Anna Budenbench yang merupakan misionaris dari Jerman ke Tanah Batak/Tapanuli dan Prof Klappert lahir 21 Juli 1939 di Rumah Sakit HKBP Balige dan dibesarkan di Janji Matogu tempat orangtuanya sebagai misionaris, dibaptiskan pada 23 Oktober 1939 di HKBP Janji Matogu, Toba. Ibunya selalu memesankan kepada anaknya Berthold untuk tetap menjalin hubungan baik dengan seluruh marga-marga Batak.

Prof Klappert mengaku bahwa sewaktu dilahirkan di Rumah Sakit Balige bahwa perempuan pertama yang dilihat olehnya bukan perempuan berkulit putih bermata biru, melainkan perempuan Batak berkulit coklat dan bermata hitam yang memandangnya dengan kasih sayang. Sewaktu berkunjung ke Rumah Sakit HKBP Balige 28 Februari 2016, Klappert mencari-cari sal bayi di mana dia dilahirkan dulunya dengan menunjukkan  gambar sal itu sewaktu dia dilahirkan tapi tidak nampak lagi. Pada masa kanak-kanak di Janji Matogu, sebelum berusia 5 tahun seorang pendeta Batak bernama Tiranus Hasibuan berkunjung ke rumah mereka. Pdt Tiranus Hasibuan memberkati dia dengan menaruh beras di kepalanya. 

Menurut Prof Dr Berthold yang diterjemahkan Pdt Dr Robinson Butarbutar bahwa Desa Janji Matogu berada di tepi Danau Toba dan Berthold belajar lagu-lagu kanak-kanak dari seorang pengasuh di rumah mereka dan salah satu lagu yang diajarkan pengasuhnya "O ale bibi, sotung marsahit ho, sotung dipangan musang juhutmi mansai tabo. Ref. Kusumbaya-kusumbayaku mamambedju, piring do ho, mamambedju kulingkongkong. Sai ribur sai ribur, angka meam-memaon."

Prof Dr Klappert merupakan seorang teologi sistematika yang ternama di Jerman banyak menekuni teologi sistematik berdasarkan pemahaman yang mendalam tentang teologi Alkitab. Ia juga adalah seorang Profesor Teologi yang mengembangkan teologi Roh Kudus yang dicurahkan kepada segala daging sesuai Kisah Para Rasul II, 17-18 dan Nubuatan Nabi Joel II, 28, 29. Tegasnya, semua umat beragama berkewajiban secara bersama mengusahakan rekonsiliasi, perdamaian dan keadilan. (R22/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru