Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Setelah Bertobat dan Terima Yesus, Dokter Ini Rintis 50 Gereja

* Kakek Pengemis Ini Donatur Terbesar Gereja
- Minggu, 17 April 2016 16:11 WIB
609 view
Afrika (SIB)- Seorang dokter yang menderita kanker dan menerima kesembuhan karena pengalaman spiritualnya, berbalik bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Bukan itu saja, Dokter Sanjay (bukan nama sebenarnya, dirahasiakan) ini pun mulai menjadi pelayan Tuhan dan di negaranya (sebuah negara di benua Afrika) kini sudah merintis 50 gereja.

Dilaporkan, Senin (29/2), Dokter Sanjay dibesarkan dalam sebuah keluarga penganut agama mayoritas yang taat di negaranya. Saat dirinya mengidap kanker, Sanjay mengaku mendengar nama Yesus. “Saya menangis, dan sebuah nama yang sebelumnya tidak pernah aku dengar dan aku percayai, mendatangi aku lagi dan lagi, dan nama itu adalah Yesus. Saya sangat lemah dan sakit. Jadi saya segera berdoa kepadaNya dan berkata, apakah Anda akan menyembuhkan saya?,” katanya.

Bukan hanya menyembuhkan, Tuhan ternyata datang ke dalam hidup Sanjay dan mengerjakan perkara-perkara yang sangat luar biasa. Dengan kekuatan imannya yang begitu besar, Sanjay telah memimpin ratusan orang untuk berbalik dari hidupnya yang lama dan bertobat kepada Kristus di 50 gereja yang dirintisnya kini. Namun hal ini bukan tanpa tantangan dan penganiayaan. Sanjay dibuang oleh keluarganya karena iman percayanya tersebut. “Keluarga saya membuang saya dan mereka berkata ‘kami tidak ingin lagi bersaudara denganmu, karena kamu percaya Yesus dan kamu harus pergi,” kenangnya.

Sanjay juga kemungkinan besar terancam oleh gerombolan-gerombolan teroris yang mengatasnamakan agama. Dimana seorang yang pindah keyakinan dan melakukan penginjilan di daerah tersebut akan diburu. Namun Sanjay sepertinya tidak takut dan tetap berkomitmen untuk tetap berdiri dan berjalan bersama Yesus. “Di luar Yesus tidak ada keselamatan. Saya justru lebih bersemangat untuk bersaksi kepada orang lain tentang apa yang sudah Yesus lakukan di dalam kehidupan saya. Setiap hari saya selalu ingin melayani Tuhan dan terus melakukan apa yang bisa saya lakukan untukNya. Doakan saya juga untuk bisa berbuat lebih banyak lagi di masa yang akan datang,” tutupnya.

Sebuah studi yang dirilis pada 2012-2013 silam memperlihatkan kebangkitan orang percaya yang begitu besar dan sangat mencengangkan di bumi Afrika. Diperkirakan terdapat lebih dari 600 jiwa yang berbalik bertobat dan percaya Yesus Kristus, selain juga kisah dimana banyak orang yang belum percaya, namun mengaku telah melihat bahwa Yesus menampakkan diri kepada mereka.

Donatur Terbesar Gereja
Tuhan selalu saja memakai apapun dan siapapun untuk menyatakan kemuliaanNya. Kali ini, kemuliaanNya terpancar nyata dalam jiwa seorang pengemis tua bernama Dobri Dobrev dari Bulgaria. Kakek berusia 101 tahun ini tidak pernah menyimpan uang yang didapatnya dari pemberian orang-orang. Uang tersebut justru disumbangkannya kepada beberapa gereja dan juga ke sebuah organisasi amal.

Kakek kelahiran Bailovo 20 Juli 1914 itu punya panggilan Grandpa Dobrev dan juga dijuluki sebagai The Saint of Bailovo. Dirinya hidup dari uang pensiun sebesar 100 euro tiap bulannya dan juga sumbangan makanan dan pakaian dari setiap dermawan. Sifatnya yang selalu ingin memberi, diketahui oleh seorang jurnalis yang melakukan research mengenai sumbangan terbesar yang pernah diterima Gereja Katedral Alexander Nevsky di Sofia.

Ditemukanlah bahwa Grandpa Dobrev adalah orang yang menyumbangkan uang sebesar 20 ribu Euro atau sekitar 300 juta rupiah itu. Setiap hari, Dobrev harus berjalan kaki sejauh 25 kilometer dari desanya menuju Sofia untuk mengemis. Total donasi yang diberikannya sampai saat ini adalah sebesar 40 ribu Euro untuk pembangunan gereja, katedral dan badan-badan amal di Bulgaria.

Salah satu pernyataan bijaknya yang dicatat dari laman Wikipedia adalah “Perbuatan baik adalah sebuah keharusan dan sebuah kebenaran. Segala sesuatu di dalamnya itu sangat baik. Kita jangan berbohong, mencuri dan jangan berzinah. Kita harus saling mengasihi sebagaimana Allah mengasihi kita.” (Charisma News/jb.com/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru