Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026
Pesta Pembangunan PAUD HKBP Pelikan Mandala

Orang Berpendidikan Dibutuhkan untuk Mengelola Berkat-berkat Tuhan

- Minggu, 24 April 2016 19:53 WIB
230 view
Medan (SIB)- Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA mengatakan, perlu mengenang penderitaan Yesus, karena mampu menghadapi tantangan berat, bahkan ancaman nyawa. Itu karena ketaatan Yesus kepada Bapa di Sorga dalam menegakkan keadilan dan kebenaran, tantangan itu dihadapiNya dengan penuh keberanian. “Dia adalah simbol identitas Kristiani, menghadapi apapun resikonya dalam rangka menegakkan kebenaran tadi,” ucapnya pada pesta pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) HKBP Pelikan Mandala, Minggu (20/3).

Warga gereja diajak secara individual maupun bersama-sama untuk menyatakan kebenaran itu, melawan kejahatan tapi tanpa kekerasan. Ini kata Ephorus adalah suara dari Tuhan Yesus agar tetap waspada bahwa di sekitar kita selalu ada yang mengkhianati. Sama seperti Judas Iskariot yang mengkhianati Tuhan Yesus, mungkin Judas ada di mana-mana.

“Namun meski demikian  semangat berbuat baik jangan berkurang, kalaupun di sekitar kita ada yang seperti itu Tuhan akan memberi kekuatan, keberanian, ketangguhan dan kemampuan untuk rela berkorban. Seperti rela memberi untuk Kerajaan Tuhan supaya nama Tuhan dipermuliakan, termasuk untuk pesta pembangunan PAUD HKBP Jalan Pelikan Mandala ini,” terangnya.

Pembangunan PAUD ini kata Ephorus adalah untuk pendidikan. Investasi yang terbesar di zaman ini adalah pendidikan karena  lewat itulah pintu gerbang masa depan yang lebih cerah. Orang-orang yang berpendidikan dibutuhkan untuk mengelola kekayaan alam dan mengelola berkat-berkat Tuhan yang begitu banyak di dunia ini.

“Sesubur apapun alam ini, tapi tanpa keterampilan yang mengolah agar produktif pasti tidak berhasil. Kita dukung pembangunan PAUD ini untuk pendidikan usia dini, marilah kita persembahkan apa yang kita miliki, sekecil apapun itu akan berguna bagi Kerajaan Allah,” paparnya.

Turut hadir anggota DPRD Sumut Drs Effendi Napitupulu, anggota DPRD Kota Medan Landen Marbun, mantan anggota DPRD Sumut Drs Burhanuddin Rajagukguk, pembawa acara St Drs Jhonson Siagian, Pengurus Marsangkap Nauli Sahat Pasaribu dan yang lainnya.

Effendi Napitupulu mengatakan, anak Tuhan yang duduk di Legislatif maupun Pemerintahan jangan hanya “numpang lewat”. Tapi harus menjadi orang yang bernilai, bukan jadi orang sukses, karena kalau orang sukses hanya untuk dirinya sendiri. “Kita yang duduk di Legislatif, Eksekutif maupun Yudikatif jangan hanya numpang lewat, tapi harus berkesempatan  untuk berbuat yang terbaik di dalam kehidupan yang diberikan Tuhan kepada kita,” kata Politisi PDI Perjuangan yang duduk di Komisi C ini. (A10/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru