Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Ir Effendi Sirait : Keluarga HKBP Tangguh dan Menjadi Berkat

- Minggu, 12 Juni 2016 16:12 WIB
781 view
Ir Effendi Sirait : Keluarga HKBP Tangguh dan Menjadi Berkat
Jakarta (SIB)- Ada lima masalah keluarga utama yang mengemuka belakangan ini. Yakni, kurangnya waktu bersama, meningkatnya tingkat perceraian, meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga, jemaat meninggalkan gereja HKBP, dan perekonomian keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan.

Melihat persoalan di atas dan berbagai masalah lain yang dihadapi oleh  setiap keluarga, maka HKBP perlu dengan sungguh-sungguh memberi perhatian untuk mengatasi semua permasalahan yang ada dengan membangun kehidupan keluarga yang tangguh imannya, lurus jalannya dan menjadi berkat pekerjaan dan kehidupannya.

"Sebab itulah, HKBP telah memutuskan bahwa tahun 2016 merupakan tahun pelayanan khusus untuk setiap keluarga dengan sebutan Tahun Keluarga HKBP 2016," jelas Ketua Panitia Tahun Keluarga HKBP 2016 Distrik VIII DKI Jakarta, Ir Effendi Sirait, ketika diwawancarai di ruang kerjanya di Gedung Badan Otoritas Asahan, Jakarta, (7/6).

Effendi melanjutkan sebagai implementasinya, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta telah membentuk Panitia Tahun Keluarga HKBP 2016 HKBP Distrik VIII DKI Jakarta dengan tema: "Menjadi keluarga yang beribadah kepada Tuhan (Yosua 24:15c) dan subtema: "Keluarga yang beribadah kepada Tuhan terpanggil menjadi saksi Kristus dan menjadi berkat"

"Saya dilantik menjadi ketua panitia pada 14 Februari 2016 di HKBP Pasar Minggu," terang Ketua Badan Otorita Asahan ini.
Berpusat pada Tuhan

Menurut Effendi, keluarga Kristen merupakan sebuah "jemaat kecil" atau "miniatur gereja" yang berpusat pada Tuhan dan firmanNya sebagai dasar dan pedoman kehidupan. Dan kehidupan bergereja dan bermasyarakat sangat ditentukan oleh kualitas kehidupan keluarga.

Ia yakin jika keluarga mendahulukan Tuhan dan kehendakNya, yang nampak dari kehidupan ibadah di tengah keluarga, pola asuh orang tua terhadap anak dengan kasih dan hikmat, sikap hormat anak terhadap orang tua, maka dampak positifnya bukan saja hanya kepada keluarga itu sendiri, tetapi juga berpengaruh kepada lingkungan sekitarnya.

"Itu sebabnya dalam Alkitab dan tradisi gereja sangat ditekankan pentingnya memelihara kehidupan keluarga yang berpusat pada Tuhan," urai Ketua Seksi Ama HKBP Pasar Rebo ini.

Effendi menyaksikan dan merasakan kehidupan keluarga HKBP pada awal hingga tahun 1970-an masih banyak yang melakukan ibadah bersama setiap hari dan sangat menekuni pelajaran Sekolah Minggu dan sidi. "Tetapi, seiring berjalannya waktu, terlihat adanya pergeseran yang seharusnya mendapat perhatian dari kita," kata dia.

Menurut Effendi, tujuan diadakannya beberapa kegiatan pada Tahun Keluarga ini terutama adalah menjalin persaudaraan, persatuan, kebersamaan di lingkup kategorial Sekolah Minggu dan Guru Sekolah Minggu, Remaja, Naposobulung, Parompuan, Ama, Lansia se-HKBP Distrik VIII DKI Jakarta yang berada di 50 resort dan 80 huria ini.

Kegiatan Tahun Keluarga
Effendi mengutarakan beberapa kegiatan yang telah dirancang untuk menyambut Tahun Keluarga HKBP 2016. Ada yang sudah terlaksana dan akan dilaksanakan.

Kegiatan yang sudah terlaksana, antara lain, Pembinaan Guru dan Seksi Sekolah Minggu HKBP Distrik VIII DKI Jakarta dengan tema "Empowering Digital Generation" dan seminar sehari bertajuk "Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak dan Sisi Negatif Era Digital terhadap Anak".

Juga, telah dilakukan survei dan blue print HKBP Distrik VIII DKI Jakarta dan Panduan Pastoral Pra-nikah serta seminar adat dengan tema "Pelestarian Adat Budaya Batak dan Peningkatan Sumber Daya Manusia Batak Toba".

Sementara beberapa kegiatan yang akan digelar yakni turnamen futsal remaja dan naposobulung piala bergilir Praeses Distrik VIII DKI dengan tema "Berkompetisi dalam suasana kekeluargaan" dan seminar ama dengan tema "Peran Lembaga Kredit Mikro Dalam Pemberdayaan dan Peningkatan Perekonomian Keluarga".

Selain itu, akan diadakan Festival Paduan Suara Ama HKBP Distrik VIII DKI Jakarta dengan tema "Keluarga Yang Memuji Tuhan". Pun, akan digelar Budaya dan Art Festival HKBP dengan tema "Orang Batak Yang Beragama, Berbudaya, dan Berpendidikan".

"Puncak perayaan Tahun Keluarga HKBP Distrik VIII DKI Jakarta akan diakhiri dengan Ibadah Raya Tahun Keluarga HKBP 2016 dengan tema 'Keluarga yang beribadah kepada Tuhan'," tandas Effendi.  (G03/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru