Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026
Malam Dana dan Nada

Panitia Kumpulkan Rp 530 Juta untuk Acara Puncak Tahun Keluarga HKBP

- Minggu, 07 Agustus 2016 18:10 WIB
509 view
Panitia Kumpulkan Rp 530 Juta untuk Acara Puncak Tahun Keluarga HKBP
SIB/ Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA : Panitia Tahun keluarga foto bersama usai malam dana dan nada untuk persiapan pesta puncak tahun keluarga HKBP tahun 2016, Sabtu (30/7) di Danau Toba Convention Centre.
Medan (SIB)- Panitia Pesta Puncak Tahun Keluarga HKBP melaksanakan acara Malam Dana dan Nada, Sabtu (30/7) malam kemarin di Convention Centre Hotel Danau Toba Medan. Panitia berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 530 juta. Panitia terdiri dari AKBP Dr Maruli Siahaan SH MHUm, AKBP Dr Jonius Taripar Hutabarat MSi dan Victor Silaen berhasil menggaet para pengusaha Medan, Jakarta dan Surabaya untuk memberi  partisipasinya di acara pengumpulan dana itu.

Hadir Ketua Umum yang juga Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh Pdt Kardi Simanjuntak, M.Min, Ketua I Drs Gandhi Tambunan, Drs  Bukit Tambunan, MSP, Ir Washington Pane, MSc,  Sekum Pdt Heince Simanjuntak, Kadep Koinonia Pdt Welman Tampubolon, STh, Kadep Diakonia Pdt Drs BDF Sidabutar, Pendeta Resort Tanjung Sari, Ketua PGI-D Medan yang juga Pendeta Resort Johor Pdt Martin Manullang, STh, MM, Pendeta Resort Cinta Damai Pdt Dr Deonal Sinaga, Pendeta HKBP Pertekstilan Pdt Bernard Pasaribu, STh, dll.

Maruli Siahaan mengharapkan keikhlasan warga HKBP menyukseskan tahun keluarga HKBP tahun 2016 ini. Setiap warga HKBP harus member motivasi untuk tahun keluarga ini, karena tahun pelayanan HKBP ini sangat bermanfaat bagi keluarga besar HKBP. Semua keluarga harus bersatu padu menyongsong puncak tahun keluarga ini, karena buahnya sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak.

Keluarga kata Wadirreskrimsus Poldasu ini terdiri dari ayah,ibu dan anak-anak. Atau juga kakek, nenek, anak, menantu dan cucu-cucu. Keluarga dibina dalam iman, diberi motivasi sehingga anak-anak di dalam keluarga berdedikasi tinggi dan menjadi generasi penerus yang cerdas dan beriman. Tanpa bekal iman sejak dini maka anak-anak tidak siap mengahdapi masa depannya di  tengah arus globalisasi yang makin deras.

"Disinilah peran orang tua, terutama kaum ama (bapak) yang menjadi kepala keluarga di tengah-tengah keluarga. Kalau orang tua tidak membawa keluarganya di dalam persekutuan doa maupun ibadah di gereja maka anak-anak tidak menjadi generasi yang tangguh. Generasi muda tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi tapi juga dituntut memiliki iman agar kelak bisa menghadapi tantangan seberat dan sebesar apapun, itulah makna tahun keluarga yang akan kita rayakan puncaknya. Kami himbau warga HKBP membawa keluarganya pada puncak tahun keluarga HKBP , Minggu (28/8) di Gedung Serba Guna Pemprovsu Pancing Medan," ucap Maruli. (A10/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru