Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Imago 2016 Membangun Tembok Kokoh Membentengi Generasi Muda Kristen

- Minggu, 07 Agustus 2016 18:15 WIB
302 view
Imago 2016 Membangun Tembok Kokoh Membentengi Generasi Muda Kristen
Jakarta (SIB)- Gelombang tsunami teknologi dan media informasi yang menerjang gerenasi muda saat ini sudah tidak terbendung lagi. Berbagai informasi yang baru dan terkini menembus ruang kehidupan mereka tanpa tersaring dan terkendali.

Inilah masa dimana generasi muda memasuki masa berbahaya dan kehancuran, jika kita semua hanya berdiam diri, tidak bersatu, dan tidak mau membangun tembok kokoh untuk membendung arus deras tersebut. Untuk itulah CBN Indonesia kembali menghadirkan konferensi satu hari IMAGO Creative Conference 2016 dengan tema "UNITED to BUILD" bersama para pakar dan pembicara yang siap untuk memperlengkapi dan menjawab tantangan secara kreatif.

"United To Build terinspirasi dari kisah Nehemia yang dipanggil oleh Tuhan untuk membangun kembali Tembok Yerusalem yang runtuh. Kami melihat semakin pentingnya persatuan dalam membangun generasi mendatang. Generasi masa kini sengsara! Karena dalam keadaan rentan akibat banjirnya media dan teknologi di sekitar kita, memuridkan generasi muda. Inilah masa-masa penentuan, sejauh mana gereja Tuhan dapat bersatu dan mempelopori cara-cara inovatif dalam membangun tembok generasi ini," kata Mark McClendon, Regional Director CBN Southeast Asia & South Korea.

IMAGO Creative Conference 2016 akan diselenggarakan Jumat (12/8) di Nafiri Convention Hall - Central Park Jakarta. Para pembicara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Regional Director CBN Southeast Asia & South Korea Mark McClendon, Faye Simanjuntak, Franky Lumenta, Alvi Radjagukguk, Prof. Dr. M. Bambang Pranowo dan beberapa pembicara inspiratif lainnya yang akan mengulas Creativepreneurship, Theatre, Youtube Media, Broadcast and Media Film, Doing Business in Digital Era, serta Music Creative.

Pemuridan Bukan Hanya Sekedar Teori
Bagi Franky Lumenta, Gembala Senior dari GKDI ini, IMAGO Creative Conference mempunyai dampak yang sangat luar biasa bagi generasi muda, jika gereja mau terlibat dan mendukung kegiatan ini. Menurutnya, media menjadi salah satu instrumen yang tepat untuk pemuridan dan bukan hanya sekedar teori.

"Banyak orang fokus pemuridan di kelas-kelas, sehingga orang hanya belajar teorinya. Tapi bagaimana apa yang dia tahu itu bisa dipraktekkan dalam kehidupan. Ini yang paling sering orang tidak perhatikan. Bayangkan bahwa media yang tadinya hanya merupakan tempat dimana orang menemukan informasi sampah, sekarang menemukan informasi yang baik. Dan kalau gereja terlibat dan mendukung kegiatan Imago Creative Conference ini, akan sangat banyak membantu anak-anak untuk ter-connect secara networking sehingga tidak lagi gedung yang menjadi perhatian, tetapi juga melewati batasan dari gedung gereja," katanya.

Franky Lumenta sendiri melayani didalam pelayanan pemuridan sejak 1999, dimana dirinya juga dijangkau melalui proses pemuridan. Prinsipnya, pemuridan bukan hanya kata-kata yang diucapkan, tetapi juga bisa dilihat dari buahnya dalam kehidupan sehari-hari. (Jb.com/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru