Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Gereja Gelar Perayaan Tahun Baru Bagi Orang yang Hidup dengan HIV di Vietnam

- Minggu, 29 Januari 2017 18:06 WIB
509 view
Gereja Gelar Perayaan Tahun Baru Bagi Orang yang Hidup dengan HIV di Vietnam
SIB/Dok
Para relawan dari keuskupan agung Ho Chi Minh City menyalurkan paket hadiah pada pameran khusus tahun baru.
Vietnam (SIB)- Ratusan orang yang hidup dengan HIV telah menikmati persahabatan dan menerima hadiah di sebuah acara tahun baru yang diselenggarakan oleh Keuksupan Agung Ho Chi Minh City.

Sekitar 500 orang yang hidup dengan HIV dan anak-anak mereka menghadiri acara khusus untuk Tet, tahun baru Vietnam di kompleks Gereja Dong Tien pada 21 Januari.

Uskup Agung Ho Chi Minh City Mgr Paul Bui Van Doc juga mengunjungi dan memberikan ucapan selamat kepada para peserta.

Banyak hadiah yang diterima peserta seperti permainan tradisional, makanan dan hadiah dari acara itu yang dikelola oleh para sukarelawan termasuk, seminaris, biarawan, biarawati dan imam.

"Saya sekarang memiliki makanan untuk merayakan Tet," kata Hoa, yang tidak mau memberikan nama belakangnya. Ia menerima beras, mie instan, kue, sabun, susu, gula dan pakaian.

"Barang-barang ini lebih dari apa yang saya harapkan. Saya senang karena saya tidak punya uang untuk membelinya," kata Hoa, yang memperoleh 50.000 dong (2,2 dolar AS), yang sehari-hari memikul barang di terminal bus. Dia juga tidur di sana.

Hoa mengatakan bahwa, jika tidak ada acara tersebut maka ia dan teman-temannya tidak memiliki sesuatu untuk merayakan festival paling penting ini, yang akan diselenggarakan dari 28 Januari-1 Februari.

"Saya berterima kasih kepada para pekerja Katolik yang menerima saya, memberi saya obat-obatan dan merawat saya," kata Hoa.

Pastor Paul Nguyen Nhu Hieu, penyelenggara, mengatakan bahwa pameran itu membawa berkat, simpati dan hadiah untuk orang terpinggirkan yang hidup dengan HIV. Tet adalah kesempatan untuk berbagi kemanusiaan dan solidaritas dengan orang lain.

Peserta menerima hadiah 600.000 dong dan selanjutnya 50.000 dong, disumbangkan oleh para dermawan, kata Pastor Hieu.

Kota ini adalah rumah bagi 24.000 orang yang hidup dengan HIV. Sekitar 30 persen tidak memiliki dokumen pribadi sehingga mereka tidak bisa mendapatkan obat-obatan dan perawatan medis dari organisasi dan rumah sakit umum. Kebanyakan warga miskin seperti penjual lotre, penyemir sepatu, dan penjaga toko, kata Pastor Hieu.

Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc memerintahkan walikota dan gubernur di seluruh negeri itu untuk tidak menyalakan kembang api selama pesta tahun baru tersebut dan memberikan makanan kepada orang-orang miskin.

Sejauh ini, 15 provinsi menyumbangkan 17.000 ton beras untuk orang miskin guna membantu mereka merayakan festival tersebut. (ucanews/f)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru