Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Menag Mengingatkan Jemaat GPdI Jadi Terang Bagi Sesama

* Pdt John Weol Ketua Umum Majelis Pusat GPdI 2017-2022
- Minggu, 02 April 2017 21:15 WIB
683 view
Bandung (SIB)- Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) agar kekristenan tidak terbatas pada dinding-dinding gereja. Lebih dari itu, mereka bisa menjadi terang bagi sesama.

"Kekristenan tidak dapat dipandang hanya terbatas pada segala kegiatan pelayanan dan aktivitasnya di dalam gereja, tetapi harus dapat diperlihatkan kepada dunia dalam perkataan, perbuatan, dan tindakan," kata Lukman saat membuka Mubes XXXIII GPdI di Bandung, Selasa (28/3).

"Kekristenan juga perlu diperlihatkan dalam hubungan dengan sesama, di mana umat Kristiani harus menjadi terang yang dapat disaksikan serta menjadi nyata bagi sesama dengan senantiasa hidup dalam kebenaran dan kasih," kata Lukman.

Lukman menginginkan kehadiran GPdI memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan bangsa. Karenanya, momentum Mubes agar dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi.

"Evaluasi penting karena merupakan sarana melakukan refleksi kritis atas kiprah organisasi. Dengan evaluasi, rekonstruksi bisa dilakukan, baik dalam bidang kelembagaan maupun dalam mencanangkan program ke depan," kata Lukman.

Mubes 33 GPdI mengangkat tema 'Menjadi Jemaat yang Kokoh, Bertumbuh, Terang, dan Mulia'. Adapun subtemanya, 'Meningkatkan Peran Serta Jemaat Untuk Meningkatkan Damai Sejahtera dalam Kehidupan Masyarakat, Bangsa, dan Negara'.

Lukman mengingatkan bangsa yang maju diawali dari jemaah yang kokoh, bertumbuh menjadi terang, dan bersikap mulia.

Pendeta John Weol Ketua Umum
Pendeta Dr John Weol akhirnya terpilih menjadi pucuk pimpinan tertinggi GPdI masa bakti 2017-2022.

Dalam pemilihan itu John mendapatkan 319 suara, mengungguli calon lainnya yaitu ketua periode sebelumnya Pendeta Dr. Max  Wakkary yang mendapat 300 suara, dan juga Pendeta Hendrick Runtukahu yang mendapat 154 suara. Secara otomatis, mekanisme pemilihan menempatkan bahwa calon yang mendapat suara terbanyak, langsung terpilih menjadi ketua.

Mayoritas suara jemaat GPdI sangat berharap banyak bahwa tokoh yang juga menjadi salahsatu penasihat Pewarna Indonesia ini akan mampu segera mengimplementasikan program-program pemberdayaan ekonomi jemaat serta para Hamba Tuhan GPdI yang tersebar hingga ke pelosok desa. Program ini memang begitu populis dan dirasa akan sangat membantu kesejahteraan para jemaat ditingkat lokal.

Berikut adalah Susunan Pengurus MP GPdI 2017-2022:
Ketua Umum : John Weol
Ketua 1 : Yohanes Moniaga
Ketua 2 : Pdt. Y Minandar
Ketua 3 : Robert Longkutoy
Sekum :  Yohanes Lumenta
Sek 1 :  Wempi Kumendong
Sek 2 : Elim Simamora
Sek 3 : Evelin Da Costa
Sek 4 : Yohanes Bale
Bendum : Noh Mandey
Bend 1 :  Thomas Runkat
Bend 2 : Heisar Sumual
Departemen - Departemen :
Penggembalaan dan peningkatan sumber daya manusia : Hendrik Suangga, Hendrik Lolaen,
Penginjilan : Fery Mamangkey, Edy Pongoh
Pendidikan Dan Pengajaran : Rudy Makal, Dony Herianto,
Organisasi Dan Hub Antar Lembaga : Oj Wotulo, Elyon Numberi,
Urusan Luar Negri : Heri Lumatau, Wely Rum
Pembangunan Gereja Pedesaan : Jonathan Manopo, Stefanus Kafiar
Pelayanan Misi Dan Perintisan Gereja Lokal : Julianus Kessek, Daniel Enggang
Pelayanan Warga Jemaat : Lodewyk Kambey, Martin Tumimomor
Pelayanan Kesejahteraan Hamba Tuhan : Soleman, Yan Timbuleng, Melky Patiasina
Badan - Badan :
Pengawas Usaha Milik Gereja : Agus Purnomo, Brando Lumatau
Media Cetak Dan Elektronik : Hengky Tohea, Josef Sinungkabang
Penelitian Dan Pengembangan : Yos Hartono, Daniel Sanger
Pemeriksa Keuangan : Tuda
Konsultasi Hukum Dan Advokasi : Wempi Kumendong Dibantu Oleh Komisi Pelayanan Hukum. (sh/l)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru