Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Jutaan Manusia Penuhi Roma Sepekan Sambut Paskah

- Minggu, 16 April 2017 21:03 WIB
565 view
Jutaan Manusia Penuhi Roma Sepekan Sambut Paskah
Paus Fransiskus saat memimpin misa
Roma (SIB) -Pekan Suci menyambut perayaan Paskah menjadi momen yang paling menarik di Roma. Karena itu jutaan manusia berduyun-duyun memenuhi kota pusat Gereja Katolik ini hanya demi mengikuti tradisi Paskah Roma yang dipimpin oleh pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus.

Pada perayaan Kamis Putih, ratusan ribu orang ikut menyaksikan prosesi pembasuhan kaki di sebuah penjara yang terletak 30 mil dari kota Roma.

Meskipun kengerian teror sedang melanda negara-negara seperti Suriah, Iran, Irak dan Mesir belakangan ini, tapi para pengunjung tetap yakin kalau Roma  adalah tempat yang aman.

"Kami merasa sangat aman. Menyedihkan memang kalau melihat kebutuhan akan pengamanan di semua tempat. Semuanya cukup terkendali. Ada banyak polisi, banyak militer," ucap seorang pengunjung kepada media Roma.

Sementara pengunjung lainnya mengatakan bahwa Roma punya tingkat pengamanan yang tinggi. Sejauh ini, tak ada ketakutan atau ancaman berbahaya yang mereka rasakan di Roma.

Sebagian pengunjung memang sengaja datang ke Roma menyaksikan sendiri acara perayaan Jumat Agung yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus pukul 5 sore. Setelah itu digelar serangkaian acara lainnya, mulai dari prosesi Jalan Salib di Colosseum, setelah Paus menggelar pertemuan dengan orang banyak dan menyampaikan berkat pada pukul 9.15 malam waktu setempat.

Di hari Sabtu dilanjutkan dengan ibadah malam Paskah dengan prosesi penyalaan lilin di Lapangan Santo Petrus pada pukul 20.30 malam. Kemudian di hari Minggu Paskah, Paus memimpin Misa di Lapangan Santo Petrus dan dilanjutkan dengan memberian berkat bagi kota Roma dan dunia dari balkon tengah Basilika Santo Petrus.

Sementara pesan Paskah yang akan dibagikan Paus masih tetap mengangkat soal isu kemiskinan dan tunawisma, gelombang pengungsi dan ancaman eskalasi konflik di Timur Tengah. (jb.com/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru