Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026
RENUNGAN

Semangat Baru

* Yesaya 50 : 4 Oleh : Pdt Saman Purba STh
- Minggu, 02 Juli 2017 22:22 WIB
620 view
"Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi  SEMANGAT  BARU kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid".

Nabi Yesaya memberitakan tentang hubungan dan kedekatan  serta kedatangan seorang "Hamba Tuhan" atau ebed-YHWH. Tuhan memiliki Kuasa atas pemilihan hambaNya. Seorang hamba Tuhan harus hidup dalam ajaran Tuhan. Seorang Hamba Tuhan tetap dapat mengontrol kehidupannya yang walaupun hidup dalam tekanan yang berat. Hamba Tuhan tetap memiliki "lidah seorang murid", Hamba Tuhan tetap mendengar sebagai seorang murid. Ada ketaatan dan kesetiaan di sana. Ketika seorang murid setia dan taat, dia akan  dilayakkan menjadi  orang benar di hadapan Allah.

Jika kita melihat konteksnya, umat Israel sedang diteguhkan dalam penderitaannya, bahwa Tuhan akan tampil memberikan pertolongan kepada mereka. Mesias (Hamba Tuhan = Yesus Kristus) akan memikul semua penderitaan, penghinaan dan malu karena Kasih Allah yang besar kepada umatNya.  Tuhan Yesus menjadi Hamba Tuhan yang menderita memikul semua penderitaan dosa manusia. Dia taat dan setia walaupun menderita dan dianiaya. Nubuatan Yesaya tentang Tuhan Yesus nyata dan digenapi. Dia yang membawa keselamatan  bagi seluruh umat manusia di bumi ini.

Kesetiaan dan ketaatan ditunjukkan dengan memiliki  LIDAH seorang murid. Lidah  dapat berarti bahasa dan dapat pula berarti kemampuan berbicara. Memiliki Lidah seorang  murid  berarti diajar untuk mengatakan, berbicara tentang apa yang didengar dari gurunya. Seorang murid  dengan PERKATAAN dapat membangun orang lain. Dengan perkataan dapat memberikan SEMANGAT BARU  kepada orang yang letih dan lesu. Dalam bahasa Simalungun disebut  "manungkoli halak na loja". Semangat baru menjadi penopang bagi orang yang letih dan lesu. Letih dan lesu karena PERGUMULAN HIDUP, letih dan lesu karena KEMISKINAN, letih dan lesu karena KETIDAKADILAN, letih dan lesu karena INTOLERAN,  letih dan lesu karena KEDONGKOLAN, letih dan lesu kerena KEBOSANAN, letih  dan  lesu karena KEAPATISAN, letih dan lesu karena PEPESAN KOSONG. Semangat baru menjadi VITAMIN untuk menghilangkan letih dan lesu karena  pergumulan apapun.

LIDAH seorang murid juga harus dilengkapi dengan  'TELINGA" seorang murid. Artinya adalah apabila  mampu dan mau  berbicara karena terlebih dulu mampu dan mau  mendengar serta mempertajam  pendengaran. Telinga  disendengkan untuk mendengar pengajaran guru. Dengan bahasa lain kita sebut ketika kita mendengar  perkataan dan  ajaran  semangat baru harus kita teruskan dan bagikan  kepada orang lain agar SEMANGAT BARU  menjadi milik semua orang.
Menjadi Hamba Tuhan berarti bersedia mendengar dan berbicara. Mendengar jeritan umat dan berbicara tentang kebenaran  dan menyuarakan suara Allah.

Mendengar berarti terus belajar, berbicara  berarti terus menyuarakan dan menyuntikkan Vitamin  semangat baru. Jangan lidah kita menjadi lidah tak bertulang, tapi jadilah lidah yang sudah diajar, terkendali dan bermanfaat. Dan jangan telinga kita  menjadi telinga yang tertutup yang tidak mau mendengar pengajaranNya. Tuhan memberkati!  Amin! (d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru