Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Ephorus: Pesta Perak Kependetaan Merupakan Kesempatan Mengenang Kasih dan Penyertaan Tuhan

- Minggu, 23 Juli 2017 18:39 WIB
587 view
Ephorus: Pesta Perak Kependetaan Merupakan Kesempatan Mengenang Kasih dan Penyertaan Tuhan
SIB/Jekson Turnip
DIABADIKAN: Pdt Hercules Sihotang diabadikan bersama pengurus HKBP Distrik 29 Deliserdang, Rabu (19/7) di Lubukpakam.
Lubukpakam (SIB) -Pesta perak atau 25 tahun masa kependetaan seseorang, merupakan mengenang kasih dan penyertaan Tuhan selama melaksanakan tugas dalam pelayanan. Demikian diungkapkan Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing saat perayaan syukuran pesta perak Pdt Hercules Sihotang MTh, Rabu (19/7) di gereja HKBP Lubukpakam.

Disebutkan Ephorus dalam khotbah yang diambil dari Mazmur 143:10, Ajarlah aku melakukan kehendakMu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata.

Ada 3 hal yang disampaikan melalui firman itu, ujar Ephorus. Pertama melakukan kehendak Tuhan bahwa semua pendeta harus bertanya kepada Tuhan untuk melakukan kehendakNya. Kedua, Engkaulah Allahku, merupakan kesaksian bahwa Tuhan yang memelihara hidup kita dan ketiga kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata. Tanah rata ialah lambang penyertaan Tuhan.

Ephorus juga menyampaikan, bahwa pesta perak merupakan panggilan dan  tertulis di Imamat 25:10, supaya setiap orang harus mengenang hari-hari yang penting dalam hidupnya. Sehingga, pesta perak bukan menonjolkan keangkuhan, namun rasa syukur Jubilaris atas penyertaan Tuhan selama 25 tahun melayani.

Hercules yang juga Ketua PGI Deliserdang dalam sambutannya menyatakan, tidak semua orang sampai kepada usia 25 tahun masa kependetaan. Sehingga, pesta perak merupakan kesempatan bagi yang bersangkutan untuk mengenang pertolongan Tuhan sejak menerima Tahbisan. "Kebetulan atas anugerah Tuhan, saya diijinkan Tuhan menjadi pimpinan Distrik Deliserdang pada usia 25 tahun masa kependetaan," ucap Hercules yang menerima Tahbisan Pendeta di HKBP Tebingtinggi pada 19 Juli 1992.

Pendeta sekaligus Praeses Distrik Deliserdang itu juga sependapat dengan khotbah Ephorus dan merupakan doa pribadinya pada pesta perak itu, bahwa sepanjang jalan berliku, Tuhan menolong dirinya dan harus disyukuri. "Ke depan, hendaknya Tuhan menyertai saya dalam kesehatan untuk dapat melaksanakan kehendakNya melayani di Distrik Deliserdang," ujar Praeses yang beristrikan Bernike boru Butar-butar dan dikaruniakan 4 anak tersebut.

Hadir pada acara itu, 12 Pendeta resort se Distrik 29 Deliserdang, Distrik X Medan-Aceh, Distrik Tebingtinggi, Distrik Sidikalang, Resort Matapao, anggota DPRD Medan Drs Golfried Lubis dan Sekum PGI Deliserdang Folala Gea.(C06/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru