Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026
Banjir Pertobatan, Banyak Orang di Finlandia Akhirnya Terima Yesus

Penganut Ateis di Rusia Turun 50%

- Minggu, 06 Agustus 2017 19:45 WIB
536 view
Finlandia (SIB) -Setelah ratusan orang bertobat beberapa tahun belakangan menyusul imigrasi besar-besaran yang terjadi di Eropa, kini ratusan orang yang belum mengenal Tuhan di Finlandia mengalami lawatan Tuhan. Seperti dikutip dari media, diberitakan kalau ada ratusan orang yang akhirnya menerima Yesus belakangan ini.

Hal ini disampaikan sesuai dengan laporan dari Komunitas Injili Lutheran Finlandia. Banyak Paroki Evangelical Lutheran yang akhirnya mulai membangun kelas konfirmasi bagi orang-orang yang beralih iman ini, yang sebagian besar mereka  dari Timur Tengah.

Meskipun jumlah pastinya masih belum didapatkan, tapi Gereja Lutheran Injili Finlandia memperkirakan total dari orang-orang yang memilih Yesus Kristus itu berkisar ratusan orang.

Mereka diajari Perjanjian Baru yang ditulis dalam bahasa Dari, yaitu bahasa Persia yang banyak dipakai di Afghanistan. Seorang juru bahasa Dari juga diminta untuk mengajar mereka dalam bahasa Inggris lewat saluran Skype.

"Saya belum dibaptis, tapi saya menantikannya dan saya yakin saya akan menjadi seorang Kristen yang baik," kata Aliraza, salah seorang dari pencari suaka yang menerima Tuhan.

Sayangnya, kabar perpindahan agama yang banyak dialami oleh pencari suaka Timur Tengah memang masih belum bisa diterima sebagai hal yang dianggap wajar. Keluarga menjadi penentang terbesar dari mereka yang memilih pindah agama. Tak sedikit dari mereka setelah menerima Yesus akhirnya dikucilkan oleh keluarganya di negara asal mereka.

"Saya belum pernah berkomunikasi dengan keluarga saya selama ini. Kalau mereka tahu saya sudah bertobat, itu pasti akan jadi masalah," ucap Golamir Hossaini, pencari suaka lain yang juga sudah menerima Yesus.

Penganut Ateis di Rusia Turun 50 Persen
Sementara itu di Rusia, jumlah orang  yang menyebut diri mereka ateis telah turun 50 persen hanya dalam kurun waktu tiga tahun, demikian hasil jajak pendapat terbaru.

Survei dilakukan secara independen oleh Pusat Penelitian Levada pada akhir Juni lalu.

Berdasarkan hasil penelitian, tampak bahwa jumlah kaum atheis Rusia dan mereka yang menggambarkan diri mereka sebagai "benar-benar tidak beragama," mengalami penurunan dari 26 persen pada 2014 menjadi 13 persen pada 2017.

Orang-orang beragama di Rusia sekarang sebanyak 86 persen dari populasi di Rusia dan 44 persen diantaranya mengatakan bahwa mereka "cukup religius".

Jajak pendapat tersebut juga menemukan bahwa Gereja Ortodoks Rusia tetap menjadi denominasi utama di Rusia, dengan 9 dari 10 responden mengatakan bahwa mereka memandang gereja Orthodox sebagai gereja yang patut dihormati dan dipuji karena gereja tersebut begitu bermurah hati.

Selain Orthodoks Rusia, para responden menyatakan bahwa mereka memandang baik kepada ajaran Protestan, Islam, dan bahkan juga menghormati Yudaisme. (christiantoday/jb.com/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru