Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Lagi-lagi, Polsek Langowan Pake Cara Rohani nan Unik Tobatkan Pelaku Kriminal

- Minggu, 20 Agustus 2017 18:02 WIB
633 view
Langowan (SIB) -Bulan lalu Polsek Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) telah bawa pelaku kriminal ke gereja dan meminta pendeta mendoakan mereka.
Tujuannya, supaya pelaku kriminal ini jera dan bertobat karena perbuatannya.

Dan cara ini sepertinya sudah jadi salah satu solusi terbaik yang selalu mereka lakukan untuk membuat pelaku kejahatan jera. Itulah yang dilakukan kepada 15 pelaku keributan pada Minggu (13/8). Mereka dibawa ibadah ke lima gereja setempat dengan pengawalan polisi dan di sana mereka ikut menjalani ibadah lalu didoakan sama pendeta gereja setempat. Adapun di antaranya, 1 orang dibawa ke GPdI, 2 orang ke GMIM Tumaratas, 3 orang ke GMIM Karondoran, 2 orang ke KGPM Ampreng, 4 orang ke GMIM Efrata Walantaka dan 3 orang ke PGdI Pusat Langowan.

"Mereka sengaja dibawa ke tempat ibadah untuk mendapat pembinaan rohani sesuai gereja dan golongan. Mereka dibina mental spiritual dan didoakan khusus dalam ibadah minggu," kata Kapolsek Langowan, Iptu Mardy Tumanduk.

Pihak gereja setempat pun menyambut baik tindakan Polsek Langowan ini. Pendeta gereja menilai kalau hal itu bisa jadi cara tepat untuk membina anak muda.

"Sangat baik dan kami berharap agar program tersebut bisa dipertahankan untuk dapat berubah mental kepribadian anak muda ke depan sehingga perubahan kea rah yang lebih baik dan lebih dekat dengan Tuhan dan hidup menjadi pemuda gereja harapan bangsa," ucap Pendeta GMIM Anugerah Tumaratas Eigbert Ayal STh.

Dukungan juga datang dari pihak keluarga pelaku sendiri. Keluarga pelaku setuju dan bahkan terharu dengan bagaimaan anak-anak mereka yang terlibat kejahatan atau tindakan pelanggaran hukum bisa dibawa ke rumah ibadah dan didoakan di sana.

"Terima kasih Pak Kapolsek yang sudah membantu kami orangtua untuk mendidik anak dalam pengenalan rohani kepada Tuhan lewat ibadah, sukses dan terus dilakukan untuk Langowan menuju perubahan akhlak dan martabat generasi muda," ucap Frely Tulangow, salah satu orangtua pelaku. (jawaban.com/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru