Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

33 Guru Sekolah Minggu Klasis Riau-Sumbar Ikuti Kursus Lanjutan di Alahan Panjang

* Sekaligus Darmawisata di Sumatera Barat
- Minggu, 12 November 2017 20:10 WIB
465 view
33 Guru Sekolah Minggu Klasis Riau-Sumbar Ikuti Kursus Lanjutan di Alahan Panjang
SIB/Herry Surbakti
KURSUS LANJUTAN : Para peserta kursus lanjutan foto bersama pengurus KAKR Klasis GBKP Riau-Sumbar dan pemateri Pdt Dr Setia Ulina Phd usai penutupan kursus lanjutan guru sekolah minggu di Alahan Panjang Sumatera Barat, Jumat (20/10).
Padang (SIB) -Sebanyak 33 guru sekolah minggu Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) mengikuti kursus lanjutan yang digelar Kategorial Anak-anak dan Remaja (KAKR) GBKP Klasis Riau-Sumbar, Kamis-Sabtu (19/21-10) di Nagari Alahan Panjang di pinggiran Danau Kembar Solok.

Selain mengikuti kursus dengan pemateri Pdt Dr Setia Ulina br Tarigan Phd, para peserta juga mengikuti kegiatan darmawisata ke sejumlah objek wisata di Sumbar, antara lain ke Danau Di Atas dan Danau Di Atas yang dikenal dengan Danau Kembar, kebun teh di Alahan Panjang, Pantai Taplau Padang, Pantai Air Manis dan Batu Malin Kundang, Jembatan Siti Nurbaya, Air Terjun Lembah Anai, Pemandian Alam Padang Panjang, Bukit Tinggi dengan Jam Gadangnya, dan Lembah Harau Payakumbuh.

Pdt Herry K Tekang STh pengurus KAKR GBKP Klasis Riau-Sumbar mengatakan, kursus lanjutan tersebut digelar  untuk mempersiapkan guru yang akan dikirim sebagai utusan Klasis Riau-Sumbar (12 orang) mengikuti kursus profesional yang akan digelar Moderamen GBKP April 2018 mendatang. Sebab, katanya, syarat untuk ikut kursus profesional adalah sudah mengikuti kursus lanjutan. Sedangkan syarat untuk mengikuti kursus lanjutan, adalah sudah mengikuti kursus dasar.

Ketua KAKR Klasis Riau-Sumbar Pertua Eliakim Sitepu mengatakan, ada tiga jenjang kursus guru sekolah minggu atau guru KAKR, yaitu kursus dasar, kursus lanjutan dan kursus profesional.

Dalam kursus dasar kemarin, Pdt Setia Ulina membawakan empat materi yaitu "Siapa anak", "Siapa pelayan", "Mengajar: metode dan medianya", dan "Spiritualitas mengajar". Ada juga sesi peneguhan yang berlangsung dalam suasana khidmat. Kegiatan yang diawali kebaktian dibawakan Pdt Norida Sinuhaji STh (pendeta GBKP Runggun Padang) itu juga diisi ibadah Taize dibawakan Pdt Jusepri dan diiringi musik dibawakan kibordis Gelora Kaban dari Pekanbaru.

Sejumlah peserta mengaku senang bisa ikut kursus lanjutan dan darmawisata tersebut. "Senang sekali bisa ikut kegiatan ini karena bisa sekalian menjalin kebersamaan dan tukar pikiran antarsesama guru KAKR sambil belajar di kursus lanjutan," ujar Nova Susana Sembiring, guru sekolah minggu dari Runggun Kandis. Hal senada diungkapkan Adrie Surbakti dari Runggun Baganbatu dan Dewi Romauli Hutagalung dari Runggun Ujung Batu Maranata Kabun. Namun, menurut Rinaldi Tarigan dari Runggun Padang, di hari-hari mendatang sebaiknya kegiatan dilaksanakan pada hari libur agar guru sekolah minggu yang berstatus mahasiswa atau sudah bekerja bisa ikut. (G11/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru