Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Maret 2026

Sekretaris BKAG Mengaku Tak Terima Undangan Resmi Pembentukan Natal Oikumene Tebingtinggi 2025

Humala Siagian - Rabu, 05 November 2025 13:21 WIB
1.190 view
Sekretaris BKAG Mengaku Tak Terima Undangan Resmi Pembentukan Natal Oikumene Tebingtinggi 2025
Ist/SNN
Sekretaris Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Pdt Dr C Prihatin Kataren MPd MTh.

Tebingtinggi(harianSIB.com)

Sekretaris Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Tebingtinggi Periode 2023–2025, Pdt Dr C. Prihatin Kataren, MPd, MTh, menyampaikan bahwa pihaknya, dalam hal ini organisasi BKAG Tebingtinggi, tidak pernah menerima undangan resmi terkait pembentukan Panitia Natal Oikumene Kota Tebingtinggi Tahun 2025.

Dirinya tidak mempermasalahkan siapa panitia penyelenggara, tapi jangan dibilang BKAG Tebingtinggi sudah diundang secara resmi untuk membicarakan perayaan Natal Oikumene Tahun 2025 yang nyatanya kita tidak pernah dapat undangan

"Bisa dicek ekspedisi Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam hal ini Sekretaris Daerah atas nama Wali Kota tidak pernah mengundang resmi BKAG Tebingtinggi untuk pembentukan Natal Oikumene," ujar Pdt Prihatin Kateren kepada harianSIB.com, Rabu (5/11/2025)

Pdt Prihatin Kataren lebih lanjut mengatakan, siapapun yang melakukan Natal Oikumene di Tebingtinggi selama itu untuk memuliakan nama Tuhan kita tidak ada keberatan dan tentu harus kita dukung agar semarak

Baca Juga:
Yang kita pertanyakan, informasi yang beredar bahwa BKAG Tebingtinggi dilibatkan dan diundang pembentukan Natal Oikumene, nyatanya saya selaku Sekretaris tidak ada menerima undangan.

"Ini sudah terbentuk Panitia Natal Oikumene Tebingtinggi dan kita mendukung hal itu. Tapi jangan dikatakan sudah melibatkan BKAG, dan kalau ada orang-orang BKAG ikut dalam rapat itu berarti itu adalah atas nama pribadi atau dari gereja masing-masing dan bukan BKAG," jelas Pdt Prihatin Kataren

Dirinya juga menjelaskan, di Tebingtinggi ada BKAG dan BAMAKNAS. Dulu jaman Wali Kota Tebingtinggi Almarhum Umar Zunaidi Hasibuan kedua organisasi keagamaan ini di undang duduk bersama membicarakan pelaksanaan Natal Oikumene, karena tidak ada kesepakatan bersama makanya dibuat dulu bergantian, tapi itu hasil musyawarah bersama

Tahun ini, persoalannya bukan masalah siapa yang melaksanakan apakah BKAG atau BAMAKNAS yang masalah kenapa katanya kita diundang untuk duduk bersama tapi nyatannya kita tidak pernah menerima undangan itu secara resmi, setelah kita dengar sudah terbentuk, ya kita berpikiran positif aja, mungkin mereka menganggab BKAG Tebingtinggi sudah tidak, ujar Pdt Prihatin Kataren (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
20 Kelurahan di Tebingtinggi Terima Bantuan CSR dari LPCI
Sambut Natal, Jemaat GBKP dan Polres Tebingtinggi Bersihkan Gereja
Paripurna DPRD Tebingtinggi Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Molor 1,5 Jam
16 Klub Ikuti Turnamen Voli Piala Kapolres Tebingtinggi
Seorang DPO Kasus Curat Diringkus Polres Tebingtinggi di Simalungun
Seorang dari Komplotan Bajing Loncat Tewas Dihajar Massa di Tebingtinggi
komentar
beritaTerbaru