Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Ephorus Pdt WTP Simarmata MA Terpilih Jadi Moderator CCA Periode 2015-2020

- Minggu, 31 Mei 2015 15:00 WIB
617 view
Ephorus Pdt WTP Simarmata MA Terpilih Jadi Moderator CCA Periode 2015-2020
Jakarta (SIB)- Sidang Raya ke-14 Persekutuan Gereja-gereja se-Asia (Christian Conference of Asia/CCA) yang berlangsung di Jakarta memilih Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata MA sebagai Moderator (Presiden) periode 2015-2020. Sidang raya yang diikuti 437 orang berasal dari 28 negara di Asia dijamu HKBP selaku tuan rumah pada tanggal 20-26 Mei 2015 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.

Sidang raya dengan tema, ”living together in the household of god” yang artinya hidup bersama di rumah Tuhan membahas sejumlah isu penting yang menjadi pergumulan bersama gereja-gereja di Asia. Di antaranya human trafficking, migrant secara paksa, marketing motherhood, penjualan organ tubuh manusia, kekerasan terhadap perempuan, kaum muda dan anak-anak, pembunuhan missal Armenian, masalah pengungsi, perdamaian dan keamanan di Asia Pasifik, militerisasi di wilayah Asia Utara dan Selatan-Timur, perdamaian dan keadilan di Myanmar, perdamaian dan HAM di Papua Barat, masalah lingkungan hidup, serta meningkatnya fundamentalisme agama dan kekerasan. 

Selain itu, juga dilakukan evaluasi dan review program CCA yang menyangkut program kesekretariatan umum dan financial, keadilan, masalah internasional, pembangunan dan jasa layanan, dan yang lainnya.

Sidang ini merekomendasikan agar gereja-gereja aktif melindungi korban human traficcing, dan menekan pergerakan pelakunya termasuk menjamin adanya hukum secara di Negara masing-masing yang legal untuk perlindungan.

Terkait dengan perdamaian dan keamanan di Asia Pasifik, direkomendasikan agar CCA meminta pemerintahan AS dan sekutunya untuk menghentikan pembangunan pangkalan angkatan laut di sejumlah wilayah. Menjamin keamanan dalam peringatan sejumlah tragedi,  termasuk minggu yang paling dekat dengan 15 Agustus, yaitu hari kemerdekaan Korea (9-15 Agustus, 2015) sebagai minggu doa bersama untuk perdamaian dan penyatuan kembali Semenanjung Korea.

Gereja-gereja juga harus turut dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama dengan isu pemanasan global.

Disampaikan bahwa ada 4 prinsip yang harus diwujudkan untuk membangun dialog antar umat percaya yaitu prinsip kemanusiaan, kekeluargaan, demokrasi dan kemajemukan agama. 

Seusai persidangan dan pemilihan pengurus periode 2015-2020, dilaksanakan ibadah dengan perjamuan kudus dan pelantikan kepengurusan yang baru. 

Dan seluruh peserta mendapat cinderamata dari Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan berupa ulos.

Kepengurusan yang dilantik yaitu Moderator Pdt WTP Simarmata MA (Indonesia), Vice Moderator Pdt Diana Tana Aotearoa (New Zealand), Bendahara Augustine Karmakar (Banglades). Sebagai Anggota Pdt Kim Kyrie (Korea), Pdt Terence Corkin (Australia), Pdt  Mises Antonio da Silva (Timor Leste), Pdt Arshad Gill (Pakistan), Huang Shi-yi (Taiwan), Kim Jong Goo (Korea), Ithrana Lawrence (Malaysia), Bishop Reuel Norman Marigza (Filipina), Bishop Taranath Sagar (India), Za Uk Sang (Myamnar), Ephorus Sebouh Sarkissan (Iran), Pendeta Aminaka Shoko (Jepang), Sunil Babu Shertha (Nepal), Pdt Solomon (Sri Lanka), Pendeta Kingphet Thammavong (Laos), Wing Tze Tong (Hongkong), dan Supaporn Yamasam (Thailand).

Pelaksanaan sidang raya berkat kerja keras Ketua Panitia Ir Sukur Nababan yang juga anggota DPR RI, Pdt Dr Binsar Pakpahan dan seluruh panitia didukung Persekutuan Parompuan HKBP Distrik DKI Jakarta serta berbagai gereja anggota CCA. 

Seusai pelaksanaan Sidang Raya, Rabu (27/5), Moderator CCA 2015-2020, Pdt WTP Simarmata didampingi Sekretaris Umum PGI Gomar Gultom, beraudiensi ke Kantor Kementerian Agama RI. Kunjungan ini sebagai ungkapan terimakasih atas kesediaan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menghadiri Sidang Raya CCA secara langsung. (R4/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru