Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Billy Graham: Libatkan Yesus di Resolusi Tahun Barumu

* Gereja AS Sediakan Konseling Gratis Bagi Korban Kekerasan
- Minggu, 10 Januari 2016 15:11 WIB
536 view
Billy Graham: Libatkan Yesus di Resolusi Tahun Barumu
Dalam menyambut Tahun Baru, setiap orang akan berusaha mengakui segala kesalahan masa lalu dan kembali merangkul awal yang baru. Penginjil senior Billy Graham juga melakukan evaluasi diri dan menyegarkan kembali kehidupan, tetapi dia sangat menganjurkan agar setiap orang mau membuka hati kepada Yesus Kristus terlebih dahulu.

“Pada umumnya, kita masing-masing ingin menjadi orang yang lebih baik dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Namun hal itu berada di luar jangkauan kita. Bahkan rasul Paulus pun mengakuinya, ‘Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik (Roma 7: 18),” tulisnya dalam sebuah kolom saran untuk media Kansas City Star, seperti dilansir, Sabtu (2/1).

Resolusi Tahun Baru seringkali gagal karena mereka tidak menyusunnya secara realistis, kata Graham. Resolusi itu justru hanya sebuah daftar saja tanpa bisa terwujud. Sementara resolusi lainnya gagal karena orang tidak mengambil langkah yang tepat untuk mewujudkannya. Sederhananya, tidak ada aksi konkret yang dilakukan untuk mencapainya. “Kita berharap sesuatu akan terjadi, tetapi di atas semuanya itu” sebuah harapan. Yang lainnya gagal karena kita tidak bersedia mengorbankan yang dibutuhkan untuk membawa mereka ke sana,” lanjut Graham.

Sementara alasan terutama dari gagalnya resolusi adalah orang-orang tidak melibatkan Tuhan didalamnya. Dia mengatakan bahwa satu-satunya jalan untuk mendapatkan kekuatan moral dan rohani dalam mencapai tujuan adalah mencari pertolongan dan bimbingan Tuhan.

“Di awal tahun ini datanglah kepada Yesus Kristus dan serahkan hidupmu tanpa syarat kepada Dia. Lalu minta Dia untuk memberimu kekuatan menjadi pribadi yang berkenan kepada-Nya. Jadikanlah perkataan Yesus ini sebagai pemandumu: Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu (Matius 6: 33),” tulis Graham.

Gereja AS Sediakan Konseling
Gereja New Life Covenant di Chicago, Amerika Serikat (AS) mulai menjalankan program pelayanan konseling bagi korban kekerasan sejak Minggu (3/1) lalu.
Pelayanan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dan menciptakan rasa tenang di tengah-tengah ancaman kekerasan yang marak terjadi setahun belakangan ini, dimana media Fox 32 mencatat sepanjang 2015 telah terjadi 468 kasus pembunuhan, atau 52 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Pendeta gereja, Wilfredo De Jesus pada Senin (4/1) lalu menjelaskan pelayanan ini bersifat terbuka dan cuma-cuma. Dia menilai program tersebut menjadi solusi yang belum pernah ada di Chicago, sehingga dilakukan kebijakan untuk membuka konseling selama 21 hari dan terbuka selama 24 jam.

“Pelayanan 24 jam secara terbuka adalah cara mereka membantu masyarakat dan menciptakan rasa ketenangan setelah satu tahun terutama kekerasan,” ucap De Jesus, seperti disampaikan pada Fox 32, Senin (4/1).

Ynonne Rivera, salah satu peserta konseling yang memiliki pengalaman di mana keluarganya menjadi korban kekerasan akibat senjata api menuturkan manfaat dari konseling ini. “Anda bisa memaafkan, tetapi Anda tidak akan pernah lupa. Anda harus bayangkan bila ada orang yang dicintai tetapi direnggut begitu saja,” ucapnya.

Selama pelaksanaan konseling, Gereja New Life Covenant juga menggelar 21 hari puasa dengan tujuan untuk menciptakan komunikasi dan dialog yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat. “Kita bisa hidup tanpa makanan, kita bisa hidup tanpa air selama enam hari, kita bisa hidup tanpa udara selama enam menit, tapi kita tidak bisa hidup tanpa harapan,” ucap De Jesus. (Christiantoday.com/jb.com/jb.com/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru