Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026
Ephorus HKI, Pdt M Pahala Hutabarat :

Keluarga HKI Harus Memiliki Iman yang Kokoh Menghambat Perceraian dan Perzinahan

- Minggu, 31 Januari 2016 16:15 WIB
558 view
Keluarga HKI Harus Memiliki Iman yang Kokoh Menghambat Perceraian dan Perzinahan
Pdt M Pahala Hutabarat dan Pdt Jansen Simanjuntak
Pematangsiantar (SIB)- Nilai persaudaraan iman mengingatkan kita akan visi, misi HKI untuk masyarakat menjadi jemaat yang kuat iman, modern, missioner dan berdedikasi dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, HKI semakin menunjukkan nilai fundamental dalam mewujudkan missinya (Diakonia, Koinonia dan Marturia).

Sebagaimana “rasa asin” bagi garam demikian jugalah keluarga HKI bagi sekitarnya. HKI bukanlah sekedar nilai yang ditujukan bagi murid, tetapi terutama adalah kehidupan, kedamaian dan kesaksian iman para keluarga baik dia sebagai guru, karyawan, pengusaha dan semua pihak lain yang terlibat langsung di dalam proses pendidikan keluarga.

Hal itu disampaikan Ephorus HKI (Huria Kristen Indonesia) Pdt M Pahala Hutabarat STh MM didampingi Pdt Jansen Simanjuntak MTh MM, Kadep Marturia HKI pusat, Senin (25/1) menyambut Tahun Keluarga HKI 2016. Melalui pencanangan Tahun Keluarga HKI 2016, Gereja HKI menyuarakan upaya keluarga HKI menjadi keluarga yang kuat (kokoh iman).

Sebab, keluarga yang kokoh iman adalah cara efektif untuk mengatasi kejahatan, ketidakadilan sosial, penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol, kenakalan remaja, aborsi, KDRT, perceraian, perzinahan dan pelanggaran HAM. HKI tetap komit menyuarakan masalah ini kepada dunia dan pemerintah supaya keluarga menanamkan pengajaran dan nilai rohani. “Panggilan utama keluarga Kristen di zaman ini harus menjadi “Sekolah Alkitab”, pusat misi tempat pertemuan dengan Allah bagi semua anggota keluarga dan masyarakat.

Dengan maksud di atas HKI mengajak semua umat beriman untuk membantu serta mendukung pertumbuhan iman atau kesejahteraan rohani setiap keluarga baik mereka sebagai pelayan, guru, karyawan, pengusaha dan swasta lainnya di wilayah pelayanan HKI sebagai kesatuan gereja. Lebih baik lagi apabila para pendeta di tempat pelayanan masing-masing memfasilitasi terbentuknya forum pertemuan bagi warga jemaat agar mereka mendapatkan “keluarga rohani” di dalam gereja dan mengusahakan pelbagai bentuk solidaritas serta subsidiaritas antara gereja dan anggota jemaat serta lembaga lainnya.

Karena itu dalam Tahun Keluarga HKI 2016, Pucuk Pimpinan HKI bersama kepala-kepala departemen akan melaksanakan safari pelayanan yaitu safari pelayanan Paskah, safari pelayanan ulang tahun, safari pelayanan partnership (minggu kemitraan), safari pelayanan Natal yang kesemuanya dirangkai dengan kebaktian evangelisasi pembinaan parhalado, pendeta dan keluarga dan diakhiri dengan ibadah raya, ujar Pdt M Pahala Hutabarat dan Pdt Jansen Simanjuntak. (R-18/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru