Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

HKI Resort Khusus Asuhan Stadion Pematangsiantar Diresmikan

- Minggu, 07 Februari 2016 14:12 WIB
977 view
Pematangsiantar (SIB)- Ephorus dan Sekjen HKI (Huria Kristen Indonesia), Pdt M Pahala Hutabarat STh MM dan Pdt Dr Batara Sihombing didampingi Kadep Marturia HKI Pdt Jansen Simanjuntak MTh MM  resmikan HKI Resort Khusus Asuhan Stadion Pematangsiantar, Minggu (31/1). 

Kadep Marturia HKI Pusat Pdt Jansen Simanjuntak, Jumat (5/2) mengatakan selesai peresmian dilaksanakan pelantikan Pdt Januari Sirait MTh menjadi Pendeta HKI Resort Khusus Asuhan Stadion Pematangsiantar menggantikan Pdt Rita Siregar STh oleh Praeses HKI Daerah I Sumatera Timur I Pdt Jamtwo Night Sipahutar STh.

Ephorus HKI Pdt M Pahala Hutabarat STh MM dalam khotbahnya menyampaikan bahwa panggilan dan pemilihan Tuhan tidak terjadi secara tiba-tiba. Itu sudah ada dalam rencana Tuhan sejak dari semula, tidaklah terjadi melalui rekayasa manusia, melainkan rancangan sorgawi. Menjadi seorang hamba yang melayani Tuhan tidaklah sesuatu yang mudah, sebab menjadi seorang hamba pelayan Tuhan harus mengemban tugas sesuai dengan yang diberikan kepadanya. 

Sementara Sekjen HKI Pdt Dr Batara Sihombing dalam sambutannya mengatakan sebagai umat yang  telah menerima keselamatan dan kemerdekaan di dalam Kristus membawakan gereja sebagai pembawa damai. Sesungguhnya gereja harus menjadi sentra kedamaian yang senantiasa terpancar di mana dia ada. Gereja harus selalu mengajarkan pengenalan akan Allah sehingga di mana pun kita berada kesetiaan kepada Allah tetap kuat dan teguh. Kita tidak mudah diombang-ambingkan berbagai pengajaran yang menyesatkan.

Kalaupun ada aneka ragam tipikal pendeta dalam pelayanan dan pembawaannya sehari-hari, seperti ada pendeta yang theologis, ada pendeta yang humoris, ada yang idealis bahkan ada pendeta yang pedagogis atau akademis, semuanya itu baik asal didasari dan disinari oleh Roh Kudus. Karenanya pendeta HKI haruslah baik kepada semua orang termasuk loyal kepada pimpinannya. Jangan hanya baik kepada warga yang dilayaninya, baik kepada majelisnya, tetapi tidak baik atau loyal kepada pimpinannya.

Pendeta "na Burju" (yang baik) harus baik kepada semua orang seperti Tuhan yang baik kepada semua orang. Demikian kiranya pendeta HKI harus baik kepada semua orang (tidak memilih-milih) termasuk loyal kepada Pucuk Pimpinan HKI, dan ketika SK mutasi dikeluarkan paling lama 1,5 bulan SK sudah harus direalisasi demi membuktikan keloyalannya kepada pimpinannya, ujarnya.

Acara diawali ibadah dengan pengkhotbah Ephorus HKI Pdt M Pahala Hutabarat STh MM, liturgis Sekjen HKI Pdt Dr Batara Sihombing, doa syafaat oleh Pdt Jansen Simanjuntak MTh MM, Kadep Marturia HKI yang diisi dengan lagu-lagu pujian, koor, kolekte serta selesai ibadah dilaksanakan makan bersama. (R18/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru