Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

Puluhan Gerobak PKL Ramaikan ​Perayaan Natal MPR, DPR dan DPD

- Sabtu, 28 Januari 2017 11:35 WIB
408 view
Puluhan Gerobak PKL Ramaikan ​Perayaan Natal MPR, DPR dan DPD
sib/dok
Jakarta (SIB)- Momen perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 MPR/DPR/DPD RI yang dilaksanakan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (27/1) benar-benar menyatu dengan rakyat.

Hal ini misalnya terlihat dari kegiatan makan bersama. Dalam acara makan bersama ini, dihidangkan berbagai makanan dan jajanan kaki lima. Puluhan gerobak dari PKL memeriahkan acara ini dengan berbagaian hidangan seperti bakso, siomay, nasi goreng, mie ayam dan lain-lain.

"Perayaan Natal MPR, DPR dan DPD ini harus menyatu dengan rakyat. Maka kita undang PKL untuk memeriahkan acara," kata Kata Ketua Panitia Maruarar Sirait di sela mendatangi puluhan PKL ini, Jumat sore (27/1).

Maruarar berkeliling, selain menikmati jajanan, juga bersalaman dengan para pedagang dan warga. Puluhan pedagang dan warga pun berebut salaman dengan tokoh muda PDI Perjuangan ini.

Saat menyampaikan sambutan, Maruarar mengatakan bahwa Indonesia merupaka negara yang bhineka dan pluralis yang berdasarkan pada Pancasila. Keragaman ini pun tercermin dari kepanitiaan perayaan natal ini yang berasal dari berbagai fraksi di DPR. Sekretaris Panitia adalah politikus Partai Gerindra Aryo Djoyjohadikusumo dengan Bendahara politikus Demokrat Rooslynda Marpaung. Sementara bertindak sebagai Ketua Dewan Pembina Perayaan Natal adalah EE Mangindaan, yang juga politikus Demokrat.

Di acara Natal ini, hadir ribuan peserta. Kotbah Natal diberikan oleh Pendeta Stephen Tong. Sementara Romo Benny Susetyo menyampaikan Doa Syafaat. Sejumlah anggota dewan dan tokoh penting nasional hadir di acara‎ itu. Acara ini juga dihadiri Ketua MPR Zulkilfi Hasan, Ketua DPR Setya Novanto, Ketua DPD RI Mohamad Saleh, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Tito Karnavian dan Ketua OJK Muliaman D Haddad. Tokoh nasional juga hadir seperti Sabam Sirait, EE Mangindaan, Trimedya Panjaitan, dan Markus Nari.

Dalam kesempatan ini, Maruarar juga mengatakan Pancasila merupakan kado terindah umat Islam untuk Indonesia. Umat Islam yang mayoritas mau menerima Pancasila sebagai dasar negara.

"Kita lihat ada Pak Gatot dan Pak Tito. Ini juga menunjukkan TNI dan Polri bersatu dan bergabung menjaga Pancasila dan NKRI," ungkap Maruarar.

Dalam kesempatan ini juga, Maruarar Sirait mengatakan bahwa pembangunan gereja di dalam komplek parlamen  merupakan wujud Keindonesiaan yang terdiri dari berbagai suku, bangsa, dan agama.

"‎Sebagai Negara Pancasila, demokrasi dan hukum, semua punya hak sama. Kita juga akan berjuang agar nanti dibangun juga gedung pura, vihara," kata Maruarar Sirait.

"Ini yang membuktikan bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa," katanya. (R24/rel)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru