Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Kadis Kesehatan Pematangsiantar Imbau Warga Tidak Panik Virus Corona

Redaksi - Selasa, 03 Maret 2020 15:02 WIB
395 view
Kadis Kesehatan Pematangsiantar Imbau Warga Tidak Panik Virus Corona
Foto SIB/Dok
 dr Ronald Saragih
Pematangsiantar (SIB)
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Pemerintah Kota Pematangsiantar dr Ronald Saragih mengimbau agar warga Kota Pematangsiantar tidak panik dan resah terhadap virus corona, pasca dinyatakan 2 warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona beberapa hari lalu.

"Untuk tindakan preventif atau pencegahan, masyarakat diminta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di rumah tangga maupun lingkungannya masing-masing. Jangan panik, apalagi resah," kata dr Ronal saat diwawancarai wartawan harianSIB.com di halaman kantor Wali Kota Pematangsiantar, Selasa (3/3/2020).

Ia juga memerintahkan para Kepala Puskemas di wilayah kerjanya, untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada warga terkait virus corona dan pencegahannya.

Disampikan bahwa hari ini, Selasa (3/3/2020) penyuluhan tentang virus corona telah dilaksanakan di SMP Negeri 13, Jalan Talun Kondot Parsaoran Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar.

"Sosialisasi kepada masyarakat juga sudah berjalan, besok Rabu (4/3/2020) akan digelar penyuluhan virus corona di Rindam I/BB," ujarnya.

Ronald juga menekankan agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatannya, dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Kalau ada flu dan pilek, sarannya, agar segera berobat. Kemudian harus jujur, dia darimana, ketemu siapa. Dan jangan sering-sering mengusap wajah dengan tangan, jangan sering jolok-jolok hidung dan cucilah tangan selalu.

Dia berharap, peran serta masyarakat khususnya yang berada di daerah-daerah pinggir pantai agar lebih waspada.

"Mana tau ada pelabuhan yang tidak jelas, yang tidak terkontrol oleh pemerintah. Kita takutkan ada orang berlayar dan turun di pelabuhan yang tidak jelas. Hal ini harus diwaspadai," tutup Ronal.(*)


Editor
:
SHARE:
komentar
beritaTerbaru