Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Maret 2026

Plang Tak Dipasang, Pengerjaan Drainase di Pancurbatu Diduga Proyek Siluman

Redaksi - Senin, 05 April 2021 19:46 WIB
824 view
Plang Tak Dipasang, Pengerjaan Drainase di Pancurbatu Diduga Proyek Siluman
Foto SIB/Leo Bukit
DRAINASE: Pengerjaan drainase di sepanjang Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Pancurbatu, yang sedang dikerjakan pekerja diduga proyek siluman. Foto diambil beberapa hari lalu.
Pancurbatu (harianSIB.com)

Pengerjaan drainase di sepanjang Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, diduga proyek siluman. Pasalnya, mulai dari dikerjakan hingga saat ini, pihak pelaksana proyek tak ada memasang bestek (plang proyek).

Sejumlah warga Pancurbatu yang ditemui wartawan mengaku bingung siapa yang mengerjakan proyek drainase tersebut. Mulai dari pengorekan hingga saat ini sudah memasuki tahap pengecoran menggunakan semen dan batu, tidak diketahui dari mana sumber anggarannya.

"Kami masyarakat di Pancurbatu ini merasa ada keganjilan dengan proyek itu. Sejak dikerjakan sampai sekarang, pihak pelaksana proyek tak ada pasang plang, hingga tidak diketahui siapa yang mengerjakan, sumber anggarannya, berapa panjang dan lebarnya, termasuk kapan dikerjakan dan batas pengerjaan proyek tersebut," ujar seorang warga T Ginting (45).

Menurut warga lainnya A Sinuhaji, sesuai aturan yang berlaku, setiap proyek yang sumber anggarannya dari pemerintah, pihak pelaksana proyek wajib memasang plang (bestek), agar masyarakat bisa mengetahuinya.

"Kan wajar kami menduga kalau proyek ini merupakan proyek siluman. Untuk itu, kami minta kepada dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan terkait proyek dimaksud, sehingga negara tidak sampai dirugikan," harap warga.

Sedangkan seorang pekerja mengaku dirinya tidak mengetahui darimana anggaran proyek tersebut. "Kami hanya pekerja, kalau soal anggaran dan berapa panjang drainase yang dikerjakan, kami tak tau. Tapi gaji kami langsung dari pihak Kecamatan Pancurbatu," beber pria berkulit hitam ini yang enggan menyebutkan identitasnya.

Saat dikonfirmasi, Camat Pancurbatu Sandra Dewi Situmorang mengatakan, pengerjaan drainase itu merupakan kegiatan proyek padat karya dari Kementerian PUPR. "Itu bukan proyek, tapi pembersihan drainase yang rusak diperbaiki," kata Sandra kepada wartawan melalui aplikasi pesan, Senin (5/4/2021).

Disinggung berapa anggaran, lebar, kedalaman dan panjang drainase, serta kapan mulai dikerjakan dan kapan selesai dikerjakan, ia menyarankan langsung ke Kementerian PUPR. Saat ditanyakan, apakah benar para pekerja mengambil gaji ke pihak kecamatan Pancurbatu, Sandra tak bersedia memberi komentarnya.

Terpisah, pimpro Pembangunan-Pemeliharaan Wilayah I Sumut Julius Sinaga saat dikonfirmasi via telepon seluler dan nomor aplikasi pesan pribadi tidak aktif. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru