Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Januari 2026

Pesawat F-16 Kecelakaan, Operasional Pesawat Tempur di Riau Dihentikan Sementara

- Kamis, 16 Maret 2017 21:36 WIB
174 view
Pekanbaru (SIB)- Pesawat tempur F-16 Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru mengalami kecelakaan. Imbasnya, latihan udara untuk sementara dihentikan.

"Untuk pesawat F-16 ini untuk sementara kita hentikan operasional. Mengingat ini masalah kejiwaan atau psikologis," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Marsma Henri Alfiandi dalam jumpa pers, Selasa (14/3) malam.

Penghentian kegiatan operasional sementara ini, kata Henri, karena ada prosedur bila terjadi kecelakaan harus ada langkah untuk menenangkan kondisi yang ada.

"Keputusannya kapan beroperasi lagi, nanti akan ada tim yang mengevaluasinya. Namun tentunya akan sesegera mungkin, semuanya tergantung situasi," kata Henri.

Bukan hanya Skadron F-16 yang dihentikan operasi sementara, Skadron 12 dengan pesawat tempur jenis Hawk juga dihentikan sementara latihannya.
"Nanti akan ada tim khusus di luar tim yang menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat. Jadi nanti ada tim khusus yang akan menentukan kapan bisa dioperasikan kembali. Itu keputusan ada di Mabes TNI AU" kata Henri.

Laik Terbang
Pihak Lanud Roesmin Nurjadin menyatakan pesawat tempur tersebut laik terbang.

"Dan pesawat ini (yang tergelincir) dinyatakan laik terbang. Pesawat terbang itu bukan ditentukan tua atau muda atau baru, tapi ditentukan laik terbang," kata Roesmin Nurjadin.

Pesawat tempur F-16 itu, kata Henri, tergelincir dari landas pacu sekitar 150-200 meter.

"Kenapa sampai bisa keluar dari landasan? Ini semua masih dalam penyelidikan. Saya tidak bisa menyampaikan hal itu. Nanti akan ada tim yang melakukan penyelidikan," kata Henri.

Henri menjelaskan, pesawat yang tergelincir tersebut merupakan pesawat yang dibeli baru pada tahun 1991 hingga 1992.

"Sebelumnya, pesawat F-16 tersebut beroperasi di Lanud Iswahyudi. Sedangkan operasi di Lanud Roesmin Nurjadin pada April 2016," kata Henri. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru