Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 Juli 2026

Anthony Sinisuka Ginting Fokus Jaga Fisik Jelang Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia

- Sabtu, 03 Februari 2018 17:00 WIB
491 view
Anthony Sinisuka Ginting Fokus Jaga Fisik Jelang Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia
Jakarta (SIB)- Anthony Sinisuka Ginting hanya punya waktu sepekan untuk mengembalikan kebugarannya sebelum bertanding kembali di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018. Dia fokus menjaga kondisi fisiknya.

Anthony baru saja menyabet gelar juara di turnamen Indonesia Masters. Pebulutangkis berusia 21 tahun itu menjadi kampiun setelah mengalahkan pemain Jepang, Kazumasa Sakai, di final, Minggu (28/1).

Kini, Anthony sudah ditunggu Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018, yang sekaligus menjadi kualifikasi Piala Thomas, pada 6-11 Februari mendatang di Alor Setar, Malaysia. Waktu persiapan yang singkat membuatnya harus langsung berlatih lagi.

"Setelah juara masih sempat pulang. Tapi Senin sudah pulang lagi ke sini (Cipayung) karena mesti persiapan lagi buat kejuaraan beregu," kata Anthony ketika ditemui usai latihan di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (1/2).

"Semuanya sudah siap tinggal jaga kondisi, karena kemarin sudah pertandingan, terus ada waktu sepekan latihan. Jadi kembalikan fisik lagi, sekaligus evaluasi dari Indonesia Masters," sambungnya.

Di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018, Indonesia berada satu grup dengan Filipina, India, dan Maladewa. Anthony optimistis bisa menyumbangkan poin kendati India bakal menjadi lawan yang cukup tangguh nanti. Dia juga menyoroti lawan-lawan lainnya yang bakal menjadi adangan terberat pada perempatfinal dan semifinal nanti.

"Untuk keunggulan sebenarnya hampir sama. Tapi mereka fisiknya bagus, lalu dari segi kualitas permainan di lapangan juga bagus, mereka tak gampang lengah," katanya.

Anthony sebelumnya jadi bagian tim Indonesia di Piala Thomas 2016. Ketika itu, Anthony ikut mengantarkan Indonesia ke final. Sayangnya, dia tak bisa menyumbangkan poin di partai final, yang akhirnya dimenangi Denmark.

"Ya dulu kalah sedih lah. Apalagi semua orang ingin menang. Tapi itu jadi pelajaran dan pengalaman. Artinya mainnya lebih tenang lagi. Apalagi beregu itu pasti tekanannya lebih tinggi. Semoga tahun ini bisa," ujar Anthony.

"Tapi kita kan fokus di kualifikasi dulu. Inginnya saya kami bisa juara. Tapi jangan terlalu bagaimana juga tetap step by step saja dan yang terpenting jaga kondisi," tambahnya.

"Apalagi sejak 2018 ini kan pertandingan padat ada Thailand, Malaysia, Indonesia, selang seminggu ada India juga. Ya yang penting jaga kondisi karena tak mungkin latihan berat juga. Jadi jaga saja karena kalau dinaikkan malah rentan sakit," kata Anthony. (detikSport/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru