Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Manfredi, WN Italia Korban Lion Air JT 610 Eks Pesepeda Profesional

* Hoax Lagi, Foto Viral Terbelah Bukan Lion Air JT 610 yang Jatuh
- Rabu, 31 Oktober 2018 13:25 WIB
495 view
Manfredi, WN Italia Korban Lion Air JT 610 Eks Pesepeda Profesional
Andre Manfredi
Roma (SIB)- Andrea Manfredi, satu-satu warga negara asing yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT 610 merupakan mantan pesepeda profesional. Manfredi adalah warga negara Italia.

Seperti dilansir media Inggris, mirror.co.uk dan Daily Star, Selasa (30/10), Manfredi yang berusia 26 tahun ini diketahui pernah menjadi pesepeda profesional di Italia, negara asalnya. Dia diketahui pernah bergabung dengan tim pesepeda profesional Italia, Ceramica Flaminia-Fondriest dan Bardani-CSF. Manfredi diketahui pensiun dari dunia pesepeda tahun 2015.

"Bardiani-CSF mengetahui hari ini dari media soal kematian Andrea Manfredi, seorang mantan pesepeda profesional yang bergabung dengan tim antara tahun 2014 dan 2015, di antara para korban tragedi di Indonesia," demikian pernyataan Bardani-CSF, tim yang pernah menaungi Manfredi.

"Manajemen, atlet, staf dan sponsor tim menyampaikan belasungkawa bagi keluarga dan semua pihak yang dekat dengan Andrea. Kenangan akan seorang pria yang serius dan sangat mencintai olahraganya, tidak akan terhapuskan dari pikiran semua pihak yang, selama bertahun-tahun, memiliki keberuntungan untuk mengenalnya. Rest in peace, Andre," sebut pernyataan tersebut.

Dilaporkan mirror.co.uk bahwa Manfredi terbang dari Bandara Galileo Galilei, Italia pada 17 Oktober lalu untuk mengikuti 'petualangan baru bersepeda' sebelum mendarat di Hong Kong dan melanjutkan penerbangan ke Jakarta.

Disebutkan bahwa Manfredi masih gemar bersepeda meski telah pensiun. Usai pensiun, Manfredi diketahui membuka perusahaan teknologi bernama Sportek yang bergerak di sektor kain.

Pesawat Lion Air JT 610 yang ditumpangi Manfredi jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung dengan membawa 189 orang di dalamnya. Upaya pencarian dan evakuasi masih berlanjut. Diperkirakan tidak ada korban selamat dalam insiden tragis ini.

Diketahui dari akun Instagram miliknya bahwa Manfredi sempat mengunggah postingan sebelum kecelakaan terjadi. Dalam postingan itu terdapat sebuah foto yang menunjukkan Manfredi memakai pakaian pesepeda lengkap dengan sepedanya warna oranye sedang berdiri di sebelah patung maskot Asian Games 2018.

"... like an history, I could change my life, but not my passion! (... seperti sejarah, saya bisa mengubah hidup saya, tapi bukan gairah saya!)" tulis Manfredi dalam postingannya itu. Ucapan dukacita banyak disampaikan dalam kolom komentar pada postingan tersebut.

Managing Director Lion Air, Daniel Putut sebelumnya menyebut ada 1 WN Italia di pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh tersebut. Nama Manfredi ada di manifes penumpang pesawat.

Bukan Lion Air JT 610
Sementara itu di media sosial beredar foto-foto yang disebut sebagai pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh. Informasi itu dipastikan tidak benar.

Foto yang viral memperlihatkan bangkai pesawat Lion Air yang terbelah dan bagian dalam pesawat terlihat. Bangkai pesawat itu ada di laut dan tampak beberapa petugas di sebelahnya.

Foto itu ramai disebut sebagai pesawat Lion Air JT 610 Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh. Hingga saat ini, main body pesawat tersebut belum ditemukan meski lokasi sudah diketahui.

"Di sosial media beredar foto ini yang menyebutkan sebagai pesawat Lion Air JT-610. Info itu tidak benar. Itu Hoax," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat Twitter.

Foto itu adalah bangkai pesawat Lion Air JT 904 yang kecelakaan pada 13 April 2013. Kecelakaan saat itu terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
"Jangan menyebarkan hoax," kata Sutopo mengingatkan.

Sebelumnya, foto dan video sejumlah penerbangan sempat viral dan disebut dari penerbangan Lion Air JT 610. Padahal, itu dari penerbangan lain.
Polisi meminta masyarakat untuk tak menyebarkan informasi bohong atau hoax terkait insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Polisi mengingatkan penyebar hoax musibah tersebut bisa dijerat pidana.

"Kepada pihak-pihak yang memiliki informasi hoax tidak dibenarkan dan bisa dikenai undang-undang, pidana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (detikcom/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru