Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Andika Perkasa Jadi KSAD Gantikan Jenderal Mulyono

- Jumat, 23 November 2018 12:29 WIB
460 view
Andika Perkasa Jadi KSAD Gantikan Jenderal Mulyono
SIB/ANT/Wahyu Putro A
PELANTIKAN KSAD: Presiden Joko Widodo (kanan) melantik pejabat baru Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Andika Perkasa (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/11).
Jakarta (SIB) -Presiden Joko Widodo melantik Letnan Jenderal Andika Perkasa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru. Ia menggantikan Jenderal Mulyono.

Pelantikan Andika dilakukan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (22/11). Pelantikan Andika dihadiri sejumlah menteri dan pejabat.

Jokowi membacakan sumpah jabatan, yang kemudian diikuti oleh Andika. Pelantikan Andika ini sesuai dengan Keppres Nomor 97/TNI Tahun 2018, yang ditandatangani pada 22 November 2018. Andika kemudian diambil sumpahnya secara Islam oleh Jokowi.

Para pejabat yang hadir antara lain Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menko Polhukam Wiranto, Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menperin Airlangga Hartarto, Menlu Retno LP Marsudi, Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, hingga Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita.

Nama Andika sebelumnya santer disebut-sebut bakal menggantikan Mulyono sebagai KSAD. Andika sebelum ini menjabat Pangkostrad.

Andika juga pernah menjabat Dankodiklatad, Panglima Kodam XII/Tanjungpura dan pernah menjadi Komandan Paspampres pada Oktober 2014, sesaat setelah Jokowi dilantik sebagai Presiden RI.

Setelah dilantik, Andika Perkasa langsung mendapat kenaikan pangkat yaitu menjadi jenderal (bintang empat).

Prosesi kenaikan pangkat Andika juga diselenggarakan di Istana Negara. Kenaikan pangkat Andika didasari Keppres Nomor 98/TNI/2018, yang ditandatangani hari itu juga oleh Presiden Jokowi.

"Menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada perwira tinggi TNI atas nama Letnan Jenderal Andika Perkasa menjadi Jenderal TNI," demikian petikan Keppres kenaikan pangkat Andika yang dibacakan oleh Sesmilpres Marsda Trisno Hedardi.

Setelah Keppres dibacakan, Jokowi menyematkan tanda pangkat dan jabatan Andika yang baru. Dia menepuk bahu mantan Pangkostrad itu tiga kali.

Presiden menilai Andika sosok yang komplet. Sebab pernah menjabat berbagai posisi strategis seperti Komandan Paspampres hingga Panglima Kostrad.

Ini kan kita melihat rekam jejak Pak Andika pernah di Kopassus, pernah di Kodiklat, pernah di Pangdam, pernah di Kostrad, sebelumnya di penerangan, saya kira komplet. Semuanya komplet. Memang ada beberapa kandidat, tetapi inilah yang kita putuskan, ujar Jokowi.

Jokowi menyebut, awalnya ada empat nama yang diusulkan menjadi KSAD pengganti Jenderal Mulyono. Namun Jokowi akhirnya menunjuk Andika. Andika sendiri baru menjabat sebagai Pangkostrad pada bulan Juli 2018.

Andika juga lulusan akademi militer tahun 1987. Menurut Jokowi, penunjukan Andika tidak ada sangkut pautnya dengan sosok muda.

"Kita bukan muda atau tidak muda, sekali ada semuanya akan ada hitung-hitungannya, terutama pengalaman, rekam jejak, pendidikan yang telah dijalani, semua kita lihat," ucap Jokowi.

Lantas, apakah ada tugas khusus untuk Andika?

"Nggak usah tugas khusus, KSAD baru tahu apa yang dikerjakan, 100 persen tahu," ujar Jokowi.

Terpisah, Jenderal Mulyono mengucapkan selamat atas dilantiknya Jenderal Andika Perkasa. Mulyono berharap suksesornya memajukan matra atau satuan angkatan darat.

"Pesannya tadi saya sampaikan, selamat bertugas, sukses selalu, apa yang masih bisa dilanjutkan untuk kemajuan AD ya lanjutkan," ujar Mulyono.

Mulyono mengatakan tidak ada tugas tertentu yang harus dikerjakan Andika ke depannya. Dia meminta Andika mempertimbangkan masak-masak jika ada kebijakan atau program yang perlu diubah.

Mulyono sendiri mengaku belum memikirkan akan berpolitik setelah pensiun.

"Saya belum terpikir ke sana (politik)," ujarnya.

PERAN HENDROPRIYONO
Sementara itu, Andika menjawab isu soal adanya peran eks Kepala BIN, AM Hendropriyono, di balik penunjukannya sebagai KSAD.

"Itu tadi monggo, mau ngomong apa juga, saya gini, dari dulu juga gini. Nggak ada yang saya komentar lagi, terserah," ujar Andika seusai pelantikan.

Seperti diketahui, Hendro merupakan eks Ketum PKPI, yang kini mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Hendro juga merupakan mertua Andika.

Andika pun enggan mengomentari kenaikan karier yang begitu cepat tahun ini. Andika pada awal tahun ini dinaikkan pangkatnya menjadi letjen saat menjabat Dankodiklat dan Pangkostrad.

Terlepas dari isu tersebut, Andika mengaku siap mengemban jabatan sebagai KSAD. Ia siap menjaga amanat yang diberikan Jokowi.

"Pesan beliau secara khusus sih nggak ada, hanya beliau memberikan kepercayaan kepada saya, saya secara otomatis kemudian harus menerjemahkan bahwa tugas ini harus saya jaga kepercayaan dari presiden, yang telah memberikan kesempatan, gitu aja," kata Andika. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru