Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

4.380 Hektare Padi di Bojonegoro Diserang Wereng

- Rabu, 22 Januari 2014 12:44 WIB
360 view
 4.380 Hektare Padi di Bojonegoro Diserang Wereng
SIB/int
Padi diserang wereng
Bojonegoro (SIB)- Dinas Pertanian Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan sekitar 4.380 hektare atau 0,6 persen dari tanaman padi seluas 73.000 hektare diserang hama Wereng Coklat dengan intensitas ringan.

"Meskipun serangan hama Wereng Coklat intensitasnya masih ringan, tapi kalau tidak segera ditanggulangi  bisa mengakibatkan penurunan produksi, bahkan kegagalan panen," kata Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari, Selasa.

Ia mengaku sudah menginstruksikan kepada petugas penyuluh pertanian (PPL) untuk berkoordinasi dengan jajaran desa agar melakukan pemantauan munculnya serangan hama wereng di wilayahnya masing-masing.

"Kalau memang diketahui ada serangan hama wereng secepatnya melapor untuk dilakukan pembasmian," katanya, menegaskan.

Menurut dia, serangan hama wereng di daerahnya tersebut belum membawa dampak terhadap produksi karena usia tanaman padi rata-rata berkisar 30-55 hari.

"Tanaman padi yang diserang hama wereng kalau tidak dibasmi akan mengering kemudian mati," jelas Pengamat Hama Penyakit (PHP) Dinas Pertanian Parno, menambahkan.

Mengenai pola pembasmian hama wereng, kata Djupari, dilakukan melalui swadaya petani, selain juga pihaknya memberikan bantuan obat pembasmi hama wereng.

"Para petani di sejumlah desa sudah mulai penyemprotan tanaman padi dengan insektisida untuk membasmi hama wereng, seperti di Desa Kedaton dan Bogo, Kecamatan Kapas," ujarnya.

Menurut dia, serangan hama Wereng Coklat di daerahnya sudah diketahui sejak dini, sesuai informasi yang diterima dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang melakukan survei di sejumlah kabupaten di Jatim.

Sesuai hasil survei IPB, katanya, serangan hama wereng akan mengalami peningkatan di daerah yang masuk endemik hama wereng seperti Bojonegoro.
Lebih lanjut ia menjelaskan munculnya serangan hama wereng di daerahnya disebabkan para petani menanam padi tiga kali/tahun, selain faktor hujan pagi dan malam hari, sehingga  memicu meningkatnya populasi hama wereng.

"Untuk mencegah munculnya serangan hama wereng petani harus siap mengubah pola tanam tidak selalu padi," ujarnya.  (Ant/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa