Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Kemarahan Ahok Karena Pungli di Uji KIR Bisa Jadi Reformasi Perhubungan

- Jumat, 25 Juli 2014 11:23 WIB
341 view
Kemarahan Ahok Karena Pungli di Uji KIR Bisa Jadi Reformasi Perhubungan
SIB/INT
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) murka karena mendapati pungli saat inspeksi mendadak (sidak) di Balai Uji KIR di Kedaung Angke, Jakarta Barat, Rabu (23/7). Kemarahan Ahok mendapat apresiasi dan disebut bisa menjadi reformasi di sektor perhubungan.

"Alhamdulillah sudah ditemukan sekarang. Itu kan sudah lama dan sudah mengakar kuat di pemerintahan. Dengan peristiwa itu bisa menjadi reformasi di sektor perhubungan. Kita tahu sektor perhubungan erat dengan perijinan dan konvensi sehingga itu sangat rawan jika tidak ada pengawasan dan pemantauan dari aparat pemerintah," ujar pengamat transportasi Danang Parikesit saat berbincang, Rabu (23/7) malam.

Langkah yang dilakukan Ahok ini menurut Danang sejalan dengan misi Presiden terpilih Jokowi tentang perbaikan sistem.

 Danang pun menilai dalam pengujian kendaraan atau KIR ini perlu dibangun dengan sistem yang berbasis IT.

"Kalau trans Jakarta mau dikenalkan e-ticketing, saat pengujian kendaraan juga bisa diintegrasikan dengan sistem berbasis IT. Secara teknis kan mudah KIR itu, yang jadi titik rawan itu karena ada transaksi (biaya pengujian)," kata Danang.

Danang memaparkan bahwa pengujian kendaraan sebenarnya tidak harus dilakukan oleh pemerintah. Uji KIR disebut Danang bisa dilakukan oleh mitra pemerintah yang terakreditasi.

"Sehingga pengawasannya lebih mudah. Pemerintah sebagai regulator saja. Ini terus dibentuk dari reformasi perijinan dan reformasi pengujian kendaraan," Danang menambahkan.

Pemerintah pun juga diminta untuk melakukan audit teknik dan audit keuangan dalam sistem KIR ini. Menurut Danang hal tersebut merupakan suatu keharusan. (detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru