Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Indonesia akan Jadi Pusat Organisasi Pelatihan Penerbangan Dunia

- Kamis, 14 Agustus 2014 14:07 WIB
846 view
 Indonesia akan Jadi Pusat Organisasi Pelatihan Penerbangan Dunia
Jakarta (SIB)- Indonesia mendapatkan kehormatan akan menjadi tempat pusat organisasi pelatihan penerbangan dunia. Indonesia dinilai memiliki kemampuan untuk itu.

"Kita baru saja mendapat surat bahwa kita diminta menjadi tempat Center of Training Organization di dunia," ujar Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, Yudhi Sari Sitompul di Ballroom Grand Indonesia, Rabu (13/8).

Yudhi mengatakan, dengan menjadi pusat pelatihan penerbangan dunia, dunia penerbangan Indonesia akan lebih dikenal dan ini merupakan kesempatan baik untuk kita menata sekolah penerbangan.

"Kita akan mendunia. Dan pilot-pilot kita akan jadi lebih baik," ujarnya.

PLT Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Santoso Edi Wibowo menuturkan, untuk kita akan lakukan pengembangan dan meningkatkan standart penerbangan Indonesia. "Kita akan menata sekolah penerbangan ini punya standart dan berkualitas," tutupnya.

Sekolah Penerbangan

Sementara Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) akan meningkatkan dan mengembangkan kurikulum pendidikannya. Untuk itu, sekolah penerbangan Indonesia itu akan menambah satu lahan latihan penerbangan di Rengat, Riau.

"Peminat setiap tahun meningkat. 3 Ribu orang mendaftar secara online padahal kapasitas sekolah satu tahun hanya 450. Untuk itu kita mau mengembangkan dengan membuka di Rengat," ujar Ketua STPI, Yurlis Hasibuan.

Yurlis mengutarakan, kapasitas yang ditampung di pelatihan di Curug 100 orang, Cilacap 15 orang dan nantinya Rengat bisa menampung sebanyak 60 orang. Ini diharapkan bisa menambah lulusan pilot untuk Indonesia.

"Training area biar areanya mengembang. Dan produksi lebih banyak," ujar Yurlis.

Yurlis menjelaskan, di Rengat sendiri STPI menggunakan 13 area latihan dan nantinya bisa menghasilkan 130 pilot pertahun. Dan ke depannya pelatihan di Curug difokuskan mendidik pilot.

"Curug ke depannya mendidik pilot, teknik pesawat dan navigasi lainnya dipindahkan. Itu dilakukan biar kita bisa fokus," jelas Yuris.(detikcom/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru