Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Hujan Deras Mengguyur Jakarta, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Redaksi - Jumat, 21 Februari 2020 20:08 WIB
135 view
Hujan Deras Mengguyur Jakarta, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
wow.tribunnews.com
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pagi hari kemarin menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Salah satu yang terdampak adalah wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur. Hingga sore hari ini, banjir masih menggenangi permukiman warga.
Jakarta (SIB)
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pagi hari kemarin menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Salah satu yang terdampak adalah wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur. Hingga sore hari ini, banjir masih menggenangi permukiman warga.
Pantauan pada pukul 16.03 WIB, banjir setinggi 150 cm masih menggenangi rumah warga. Beberapa warga terlihat lalu-lalang di lokasi banjir.

"Iya, ini lagi pada naikin perabotan ke lantai dua sama mindahin ke rumah saudara," ujar Isna, salah satu warga di lokasi, Jalan Kebon Pala 2 RT 11 RW 5, Jakarta Timur, Kamis (20/2).

Ketua RT 13, Sanusi, yang ditemui di lokasi, mengatakan hujan deras memang sudah mengguyur kawasan Kebon Pala sejak malam hari. Pada Kamis pagi, sambung Sanusi, genangan setinggi 20 cm mulai muncul.

Puncaknya, pada pukul 13.00 WIB tadi, banjir setinggi 120 cm menggenangi perumahan warga hingga saat ini. Meski begitu, Sanusi mengatakan hingga kini belum ada warga yang diungsikan. Warga masih berada di lantai 2 rumah masing-masing.
"Belum ada (warga mengungsi). Saat ini masih berada di lantai dua aja," ucap Sanusi.

Ia melanjutkan, jika akhirnya warga dipaksa mengungsi, kantor Kelurahan Kampung Melayu akan menjadi tempat penampungan sementara warga yang terkena banjir.

Sanusi juga menjelaskan ketinggian air saat ini berbeda-beda. Ia menjelaskan, semakin ke dalam perumahan warga, daerah tersebut semakin rendah dan kian tinggi genangan airnya.

"Jadi di depan itu paling 50 cm-lah. Nah masuk ke dalam itu kan makin rendah, jadi makin dalam. Sampai 150 cm ke dalam situ," jelas Sanusi.

Hingga saat ini, belum terlihat dinas terkait yang berusaha melakukan upaya penyedotan banjir. Beberapa anak-anak juga terpantau berada di lokasi dekat banjir.

28 RW Terendam
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 28 RW di Jakarta yang mengalami banjir. Lokasi paling tinggi terdapat di Cawang, Jakarta Timur, dengan ketinggian 80 cm.

"Terdapat 28 RW atau hanya 1% RW di DKI Jakarta terdampak banjir yang tersebar di 16 kelurahan dan 10 kecamatan dengan ketinggian banjir maksimal terjadi di Kelurahan Cawang, yang mencapai 80 cm," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insyaf, dalam keterangannya, Kamis (20/2).

Insyaf bersyukur tidak ada korban sampai saat ini. "Tidak terdapat korban jiwa atau luka akibat dari banjir tersebut," ujarnya.
Menurut Insyaf, penyebab genangan adalah intensitas hujan tinggi di Jakarta dan sekitarnya pada malam sampai pagi hari. Curah hujan yang tinggi itu kemudian menyebabkan kenaikan status di Bendung Katulampa, Bogor.

"Dengan akumulasi curah hujan harian menurut data BMKG tertinggi terjadi di Gunung Mas, Bogor, dengan intensitas 120 mm/hari kategori sangat lebat menyebabkan kenaikan status siaga Bendung Katulampa, Pos Pantau Depok dan Pos Pantau Pesanggrahan," kata Insyaf.

BPBD DKI mengaku telah melakukan peringatan dini kepada wilayah-wilayah yang rawan banjir. Khususnya daerah yang berada dekat dengan aliran Sungai Ciliwung.

"Memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang berada di bantaran Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan dengan menginformasikan kenaikan tinggi muka air sungai melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, dan WhatsApp, serta mengirimkan SMS blast," jelasnya. (detikcom/f)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru