Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Pipa Pertamina Terbakar di Subang, 3 Orang Tewas

*Gedung PN di Riau Musnah, Bus TransJ Terbakar
- Jumat, 29 Agustus 2014 12:08 WIB
325 view
Jakarta (SIB)- Pipa Pertamina di Kampung Batang, Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat, terbakar hari ini pukul 05.48 WIB. 3 Orang tewas dalam kebakaran pipa yang terletak di pinggir jalan raya Pantura ini.

"Kebakaran pipa milik Pertamina dengan ketinggian api lebih kurang 50 meter dan menimbulkan asap ketinggian 100 meter," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Martinus Sitompul dalam rilisnya, Kamis (28/8).

Martinus menjelaskan, terdapat 3 unit rumah warga semipermanen di bantaran sungai terbakar. "Dan terdapat 3 warga diduga terbakar dan meninggal dunia," ujarnya.

Korban tewas kini berada di Puskesmas Mandalawangi. Rumah yang terbakar terletak di kawasan yang terlewati pipa Pertamina.

Gedung Pengadilan Negeri

Di tempat terpisah, Gedung Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, Rokan Hulu, Riau habis dilalap si jago merah. Selain membakar gedung dan seisinya, sebuah mobil dinas Ketua PN juga ludes terbakar.

"Semalam api mulai membakar pukul 23.30 WIB," kata saksi mata, Zamzam Lubis.

Api tersebut menjalar dengan cepat dan menghanguskan seluruh bangunan. Yaitu sebuah ruang sidang, sebuah ruang hakim, sebuah ruang wakil Pansek, sebuah ruang kepegawaian dan ruang tahanan lama.

"Api mulai padam menjelang subuh," katanya.

Gedung PN Pasir Pangaraian mempunyai dua gedung. Api melahap gedung pertama dan bisa dijinakkan tidak menjalar ke gedung satunya.

"Sekarang gedung yang terbakar tinggal pondasinya saja. Semua jadi abu," ujar Zamzam.

Ledakan Besar dari TransJ

Sementara itu, bus gandeng Trans Jakarta terbakar di Halte Masjid Agung Kampus Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Terdengar ledakan hebat saat bus tersebut perlahan dilumat api.

Kontributor Pasangmata.com, Sigit Prasetyo (28), menceritakan kesaksiannya saat api melumat badan bus TransJ rute Jakarta Kota-Blok M tersebut. "Terdengar ledakan besar dua kali, kalau ledakan kecil ada beberapa kali. Tapi ledakan yang cukup besar dua kali," kata Sigit.

Sesaat sebelum terbakar, Sigit melihat ada kepulan asap dari sisi kiri ban bus. Petugas berupaya memadamkan dengan alat bantu pemadam, namun api bukan mengecil dan malah makin menjadi-jadi.

"Yang ada di halte panik berlarian," ujar Sigit.

Kendaraan yang hendak melintasi ruas jalan menuju Blok M tampak berhenti dan sebagian lainnya melambatkan laju kendaraannya. Sementara itu, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran yang menimpa angkutan massal ibu kota tersebut.

Ikut Tersambar Api

Api besar yang menghanguskan TransJ gandeng ternyata merembet ke Halte Al Azhar, Kebayoran Baru, Jaksel. Tampak sebagian halte menghitam. Api memang besar dan menyambar bagian pinggir halte di dekat bagian bus.

Pantauan di lokasi, pukul 09.00 WIB, petugas pemadam sudah melakukan pendinginan. Api yang menyambar halte dan juga bus sudah padam.

Petugas sudah memasang police line di seluruh bagian bus TransJ gandeng yang baru itu. Tak diketahui apa penyebab kebakaran, pastinya menurut saksi api muncul dari bagian belakang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, 20 penumpang segera keluar begitu api muncul.

TransJ gandeng itu masih nongkrong di jalur TransJ. Praktis jalur TransJ menuju arah Blok M tak bisa dilintasi.

Menurut Kasat Lantas Polres Jaksel AKBP Sutimin, pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Sang sopir bernama Wesliger sudah dimintai keterangan di Mapolsek Kebayoran Baru. (detikcom/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru