Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Pelaku UMKM Harapkan BPUM Rp 2,4 Juta Segera Disalurkan kepada Penerima

Redaksi - Sabtu, 20 Februari 2021 11:54 WIB
337 view
Pelaku UMKM Harapkan BPUM Rp 2,4 Juta Segera Disalurkan kepada Penerima
Dok. Kredivo
Ilustrasi uang
Medan (SIB)
Ketua Forum Warga Miskin (Formikom) Sumut Lipen Simanjuntak minta kepada penyalur Bantuan Presiden atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 2,4 juta dapat segera menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada pelaku UMKM yang sudah ada namanya terdaftar sebagai penerima bantuan, dimana bantuan itu disalurkan lewat Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Nasional Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri Syariah.

“Sudah ada beredar daftar nama-nama penerima BPUM di masyarakat untuk tahap ketiga, tetapi pihak penyalur bank tidak ada menghubungi pelaku UMKM. Padahal dikabarkan sudah ada beberapa pelaku UMKM yang sudah mengajukan namanya dan sudah masuk ke daftar penerima,” ujar Lipen Simanjuntak kepada SIB, Jumat (19/2) melalui pesan WhatsApp.

Lipen berharap kepada perbankan penyalur BLT Rp 2,4 juta menghubungi para pelaku UMKM kalau sudah keluar nama-nama sebagai penerima BPUM. Karena bantuan saat pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan untuk menambah modal usaha. “Saat ini keuangan pengusaha kecil menipis, jadi perlu ada bantuan pemerintah sehingga usaha dapat berjalan dan roda ekonomi dapat berputar,” harapnya.

Lebih jauh dikatakannya, bila bank penyalur tidak menghubungi pelaku UMKM, maka mereka tidak tahu apa akan mendapat bantuan atau tidak. Karena bantuan tahap pertama dan kedua sudah cair dan semua dihubungi bank penyalur melalui SMS ke Handphone masing-masing pelaku UMKM.

“Kalau memang sudah habis kuota untuk 12 juta pelaku UMKM di Indonesia agar dapat diumumkan. Sebab masih ada ribuan pelaku UMKM di Sumut yang sudah terdaftar, tetapi tidak ada tanda-tanda untuk di panggil pihak penyalur. Dan ada mengatakan bahwa dana untuk Banpres sudah ada mengendap di bank, katanya sengaja didiamkan agar tidak ada pelaku UMKM yang mendapat bantuan tahap ketiga,” katanya.

Lipen mendorong agar pihak penyalur dapat transparan dengan bantuan Banpres Rp 2,4 juta tersebut, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan kepada masyarakat pelaku UMKM. “Kalau memang dana itu sudah habis, katakan sebenarnya jangan sampai warga menunggu-nunggu terus,” tutupnya. (M12/f)

Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa