Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

TNI di Bali Gencarkan Patroli Wilayah Pascabom Bunuh Diri di Makassar

Redaksi - Senin, 29 Maret 2021 11:09 WIB
782 view
TNI di Bali Gencarkan Patroli Wilayah Pascabom Bunuh Diri di Makassar
Foto Dok
Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia
Denpasar (SIB)
TNI di Bali merespons langsung pascaperistiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf memerintahkan para Dandim dengan menggerakkan para Babinsa untuk melakukan patroli dan monitoring wilayah.

"Setelah terjadinya pengeboman di depan Gereja Katedral Makassar, maka kita Korem 163/Wira Satya dan jajaran mengintensifkan pengamanan dengan patroli dan monitoring mengantisipasi gangguan keamanan yang mungkin saja dilakukan oleh kelompok tidak bertanggung jawab yang ingin mengganggu ketertiban dan kondusifitas kehidupan masyarakat," kata Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia melalui keterangan pers di Denpasar, Minggu (28/03).

Kapenrem menjelaskan patroli dan monitoring dilakukan pada tempat-tempat strategis dan vital seperti gereja-gereja di seluruh wilayah Bali. Terlebih pada hari Minggu merupakan waktu ibadah atau kebaktian bagi umat Nasrani sehingga keamanannya perlu dijamin. Pengamanan dilakukan bersinergi dengan semua unsur yang ada seperti kepolisian dan juga masyarakat.

"Kita berharap kondusifitas keamanan di Bali tetap terjaga dengan baik serta mengingatkan peran serta masyarakat untuk ikut menjaga wilayahnya masing-masing. Jika ada hal-hal yang mencurigakan segera untuk ditindaklanjuti dengan melaporkan kepada aparat terkait," kata Ida Bagus Putu.

Diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada pukul 10.28 Wita. Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi.

Pelaku bom bunuh diri diduga 2 orang dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku sempat dicegah sekuriti Gereja Katedral Makassar saat akan masuk ke pelataran gereja.

Akibat peristiwa itu, 14 orang terluka yang terdiri dari sekuriti hingga jemaat Gereja Katedral Makassar. Sedangkan 1 pelaku dipastikan tewas. (Detiknews/a)
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru