Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Dirjen Dikti Apresiasi Penerapan Program Kemendikbud di Inkes Medistra Lubukpakam

Redaksi - Senin, 05 April 2021 17:22 WIB
2.067 view
Dirjen Dikti Apresiasi Penerapan Program Kemendikbud di Inkes Medistra Lubukpakam
Foto: Dok/InkesMedistraLubukpakam
MERDEKA BELAJAR: Ketua Yayasan Medistra Lubuk Pakam Drs Johannes Sembiring MPd MKes dan Rektor Inkes Medistra Lubukpakam Ns Rahmad Gurusinga SKep mendampingi Dirjen Dikti Kemendikbu
Lubukpakam (SIB)
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Ir Nizam MSc DIC PhD mengapresiasi penerapan program Kemendibud di Institut Kesehatan (Inkes) Medistra Lubukpakam, Deliserdang, Sabtu (20/3). Program tersebut antaranya proses Kampus Merdeka dan menjabarkan SKS tak semata sebagai satuan kredit semester tapi sebagai ‘jam kegiatan’ yang diisi magang, praktik kerja sesuai bidang.

Kunjungan di kampus berlanjut ke RS Grandmed Lubukpakam yang merupakan satu kesatuan di bawah Yayasan Medistra Lubukpakam. Rombongan dari kementerian menyaksikan langsung progam yang digagas Mendikbud mengenai otonomi bagi Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Kunjungan dilakukan Sabtu (3/4).

Didampingi Direktur Kelembagaan DR Ir Ridwan MSc dan Kepala LLDikti Wilayah 1 Sumut Prof DR Ibnu Hajar MSi, Dirjen Dikti disambut Ketua Yayasan Medistra Lubuk Pakam Drs Johannes Sembiring MPd MKes, Pembina Yayasan dr Ferdinand Dermawan Sembiring, Rektor Inkes Medistra Lubuk Pakam Ns Rahmad Gurusinga SKep MKep, Direktur Utama RS Grandmed Lubuk Pakam dr Arif Sujatmiko MKes dan Direktur Utama RSU Sembiring Delitua dr Alprindo Sembiring MKes.

Dalam sambutannya, Prof Nizam mengapresiasi Inkes Medistra Lubuk Pakam yang sudah Go Internasional di mana alumninya sudah banyak bekerja di Jepang dan Arab Saudi, menurutnya hal ini harus terus ditingkatkan, sehingga dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya.

Ia menyampaikan selamat kepada 35 (tiga puluh lima) mahasiswa dan 13 (tiga belas) dosen lulus dalam Program Kampus Mengajar Angkatan 1 tahun 2021. Program Kampus Mengajar merupakan penerapan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka maka mahasiswa dan dosen diharapkan dapat mengaplikasikan keilmuannya sebagai bentuk pengabdian kepada negeri.

Rektor Inkes Medistra Lubuk Pakam Ns Rahmad Gurusinga SKep MKep melaporkan bahwa lulusan yang sudah bekerja di Jepang sebanyak 484 orang dan 25 orang lulusan bidan bekerja di Arab Saudi. Untuk terus meningkatkan kemampuan dosen, awal 2021 Inkes Medistra memberikan beasiswa yayasan kepada 20 orang dosen untuk melanjutkan pendidikan ke program doktoral.

Direktur Utama RS Grandmed Lubuk Pakam dr Arif Sujatmiko MKes memastikan, pihaknya terbuka pada seluruh mahasiswa Inkes Medistra untuk menuangkan kreativitas dan kompetensinya dalam unit kerja.

Lulus Seleksi
Direktur Rumah Sakit Grandmed Lubukpakam dr Sujatmiko MKes mengatakan, pihaknya mendukung penuh program Belajar Merdeka - Kampus Merdeka yang digagas Mendikbud Nadiem Makarim. “Apalagi SKS yang selama ini diterapkan ditransformasikan menjadi ‘jam kegiatan’ untuk magang menambah kualitas hingga menjadi profesional,” ujarnya di jeda mendampingi rombongan Dirjen Dikti Kemendikbud, Prof Ir Nizam MSc DIC PhD di Institut Kesehatan (Inkes) Medistra Lubukpakam, Deliserdang, Sabtu (20/3).

Rombongan didampingi Ketua Yayasan Medistra Lubuk Pakam Drs Johannes Sembiring MPd MKes, Pembina Yayasan dr Ferdinand Dermawan Sembiring, Rektor Inkes Medistra Lubukpakam Ns Rahmad Gurusinga SKep MKep, Direktur Utama RS Grandmed Lubuk Pakam dr Arif Sujatmiko MKes dan Direktur Utama RSU Sembiring Delitua dr Alprindo Sembiring MKes.

Ns Rahmad Gurusinga melaporkan, pihaknya mendorong mahasiswa untuk memaksimalkan program tersebut dalam mengisi kebutuhan profesional di era Revolusi Industri 4.0. “Era kini dan ke depan adalah kualitas berbasis kreativitas dan inovasi. Inkes Medistra Lubukpakam didukung penuh RS Grandmed,” tambahnya.

Dalam kegiatan itu, diumumkan yang lulus seleksi Kampus Mengajar Angkatan I / 2021. Di antaranya Agatha Videla Manurung, Amastya Br Tarigan, Anita Nopia Putri, Arjun, Charisty Sidabutar, Cindi Rosari Sidauruk, Cinthia Cornella Simanjuntak, Devi Febby Yola Lubis, Dewi Rahayu, Dinda Yulia Br Siagian, Driko Brewster Sitepu, Ernita Elisabeth Alvionita, Evlin Trifosa Girsang, Hanna Theresia Sitorus, Larassaty Syhaputra, Lidya Kristina Saragih, Mahra Elita Sirear, Marya Zepadnya Br Tarigan, Mely Safitra Hasibuan, Mesria Pebrina Berutu, Nani Ayuni Sijabat, Naomi Mei Angelica Br Sihombing, Novida Situmorang, Osanya Sumarni Batubara, Rara Umairoh Br Lubis, Riris Hotnauli Manurung, Rizki Kurniaty Hasibuan, Samuel Panjaitan, Shella Aprilani, Sinta Maria Simanjuntak, Siti Nurhasanah, Siti Soleha, Susi Krisdayani Silaban, Cindi Anggreni dan Zurriyatun Zuhroh. Kesemuanya dari jurusan Fisiotherapi, Keperawatan dan Farmasi.

Bersamaan dengan itu, sejumlah dosen di Inkes Medistra Lubukpakam dinyatakan lulus seleksi Kampus Mengajar Angkatan I. Di antaranya Sri Melda Br Bangun SKM Mkes, Bd Novida Br GInting Munthe SST MKeb, Apt Romauli Anna Teresia Marbun SFarm MSi, Ns Tati Murni Murni KArokaro SKep MKep, Bd Sri Wulan SST MTrKeb, Ns Kardina Hayati SKep MKep, Ns Sari Desi Esta Ulina Sitepu SKep MKep, Ns Anita Gandaria Purba SKep MKep, Ns Arfah MAy Sara Skep MKep, Ns Pitriani SKep MKep, Ns Iskandar MArkus Sembiring SKep MKep, Ftr Isidorus Jehaman SST MKes dan Ftr Raynald Ignasius Ginting SFt MBio.

Pada kunjungan tersebut, yang lulus diperkenankan ke publik. (Re/R10/a)

Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru