Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

4 Ilmuwan Muda Indonesia Raih Emas di Pameran Invensi Internasional

** Lensa Kontak untuk Buta Warna Parsial Juara Nasional
- Senin, 03 November 2014 20:56 WIB
519 view
Jakarta (SIB)- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan pameran invensi remaja berskala internasional, atau International Exhibition for Young Inventors (IEYI) 2014. Pameran ini diikuti oleh belasan negara dari berbagai belahan di Dunia.

Dua pasang ilmuwan Indonesia yakni Luthfia Adila dan Dayu Laras Wening serta Naufal Rasendriya Apta R dan Archel Valiano berhasil membawa pulang medali emas. Selain itu peserta asal Indonesia lainnya berhasil meraih 5 Perak dan 11 Perunggu.

Penganugerahan pemenang dilakukan di Auditorium Gedung LIPI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (1/11) malam. Peserta asal Indonesia kompak mengenakan batik atau kebaya saat menerima anugerah.

Luthfia dan Dayu meraih medali emas dari kategori Pangan dan Teknologi. Penemuan mereka yang menarik perhatian dewan juri yaitu Stick Of Borax Detector (SIBODEC) atau Tusuk Gigi yang dapat mendeteksi keberadaan borax.

Sementara itu Naufal dan Archel menggondol emas berkat penemuan mereka, Sign Lamp Helmet Automatically: Safety Standard for a Motorcycle atau Helm Berlampu Sein Terkendali Otomatis Pada Standar Keselamatan Berkendaraan Motor. Alat ini meraih National Young Inventors Award LIPI-6 tahun 2013 lalu.
Lensa Kontak Juara

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar National Young Inventors Award (NYIA) yang ke-7 Tahun 2014 ini. Keluar sebagai juara yaitu lensa kontak untuk buta warna parsial karya peneliti asal Pontianak, Kalimantan Barat.

Lensa kontak ini merupakan karya Syarif Muhammad Nur Taufiq dan Nurul Anisa.

Syarif dan Nurul membuat lensa kontak untuk penderita buta warna parsial ini karena terinspirasi rekannya yang sulit menemukan angka yang tersembunyi dalam deretan warna. Mereka tak membuat lensa kontak dari awal.

Lensa kontak yang dijual di optik diberikan ekstrak cairan Secang yang berwarna merah. Lensa kontak lantas direndam dalam cairan ekstrak selama 24 jam.

Setelah itu lensa kontak akan berwarna kemerahan. Melalui serangkaian proses sterilisasi, lensa kontak dipastikan tak menimbulkan iritasi sebelum akhirnya digunakan oleh yang membutuhkan.

Juara kedua diraih oleh Yusril Anwar dan Dyhan Ramadhan dengan karya mereka, ASYVO Tech Home (Android System and Voice Recognition). Serta juara ketiga diraih oleh Hanif Faalih Wienico Kusuma dan Akmal Kholid Farhan dengan Ikat Pinggang Sistem Ekolokasi Portabel Ber-Output Getaran Sebagai Alat Bantu Jalan Penyandang Tuna Netra andalan mereka. (dtc/i)   

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru