Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Jadi Calon Ketua Umum Golkar, Agung Klaim Didukung 230 DPD

*Agus Gumiwang Siap Tarik Golkar dari KMP
- Selasa, 04 November 2014 10:43 WIB
436 view
Jakarta (SIB)- Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menjadi salah satu calon ketua umum yang diusung pada Munas IX yang direncanakan pada Januari 2015 mendatang. Tim pemenangan Agung Laksono mengklaim mendapat dukungan 230 DPD.

"Ada 230 lebih (DPD) yang menyampaikan dukungan dari 547 (DPD) pemilik suara yang menyatakan dukungan kepada Bapak Agung Laksono," kata juru bicara tim pemenangan Agung Laksono, Lamhot Sinaga di Posko Pemenangan di Jl Tanjung no 47, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/11). Lamhot meyakini jumlah itu akan bertambah menjelang Munas nanti. Dia juga mengatakan bahwa dukungan itu sudah disampaikan secara tertulis namun tetap tidak bisa diungkap mengingat adanya ancaman pemecatan.

"Sudah disampaikan secara tertulis ditandatangani ketua dan sekretaris. Kami sampai saat ini belum bisa mengungkapkan dalam rangka kenyamanan mereka, nanti toh Munas juga akan terbuka," ucap Lamhot.

Dalam jumpa pers tersebut, Agung Laksono tak tampak hadir. Lamhot menyebut bahwa Agung dan timnya telah mengelilingi daerah-daerah untuk menggalang dukungan.

"Kami meyakini bahwa dukungan ini akan bertambah terus, kami sudah keliling hampir 33 provinsi. Saya kira posisi hari ini, dukungan 230, kami yakin akan bertambah, karena dari seluruh calon ketua umum yang ada, kami sangat intensif mengunjungi daerah," ujar Lamhot.

Tak Pernah Larang Ical Maju Lagi

Agung Laksono maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar untuk menggantikan Aburizal Bakrie alias Ical. Agung juga tak pernah melarang Ical untuk maju lagi. Hanya saja, ada beberapa pesan dari daerah yang belum diselesaikan Ical.

"Kami ingin tegaskan, Pak Agung Laksono tidak pernah melarang siapapun," kata juru bicara tim pemenangan Agung Laksono, Lamhot Sinaga.

Namun Lamhot menyebutkan bahwa ada catatan dari kader-kader Golkar di daerah bahwa Ical harus memenuhi janji terlebih dahulu ketika terpilih menjadi ketua umum. Dia menyebut ada beberapa hal yang harus dipenuhi Ical.

"Ada catatan dari daerah, pada saat Munas Riau dulu, para teman-teman daerah mau Pak Ical maju lagi asal janji dipenuhi dulu, seperti dana abadi Rp 1 triliun, pembangunan gedung 45 lantai, berikut janji-janji lainnya," ucap Lamhot.

Selain itu, Lamhot mengatakan agar Munas IX Partai Golkar berlangsung lancar dan tidak ada intimidasi dari pihak manapun. Sebab, dia menyebut adanya ancaman pemecatan apabila tidak mendukung salah satu calon tertentu.

"Semua berharap bahwa munas yang akan datang tidak ada upaya intimidasi atau pemecatan kader-kader yang mendukung calon tertentu, bersaing sehat. Karena ada upaya penjegalan, ada upaya yang sangat tidak demokratis, khususnya DPD II, hal ini kami pikir adalah sesuatu yang tidak demokratis, ini yang kami sayangkan," jelasnya.

Agus Gumiwang Siap Tarik Golkar dari KMP

Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan dirinya maju sebagai calon Ketum Partai Golkar. Jika dirinya nanti terpilih, Golkar akan meninggalkan Koalisi Merah Putih (KMP).

Agus menggelar jumpa pers bersama tokoh-tokoh Poros Muda Golkar di Rumah Perubahan, Jalan Gunawarman No.49, Jakarta Selatan, Senin (3/11). Katanya, Jika ia terpilih menjadi Ketum Golkar, partainya akan ikut mendukung dan mensukseskan program-program Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Insya Allah nanti jika saya terpilih jadi Ketua Umum Partai Golkar, saya akan menyatakan bahwa Partai Golkar mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Artinya Partai Golkar akan kami bawa masuk ke dalam koalisi Jokowi-JK," kata Agus.

Ada dua alasan penting kenapa Agus ingin membawa Golkar mendukung Jokowi-JK. Katanya, Golkar jati dirinya ketika dibentuk merupakan agen perubahan dan pembangunan.

"Oleh sebab itu Golkar harus ada di dalam pemerintahan kalau mau benar-benar secara optimal dan maksimal memberikan kontribusi kepada pembangunan dan pembaruan," jelasnya.

"Kedua alasannya, dan tidak kalah penting, Wapres Pak JK adalah kader terbaik Partai Golkar. Oleh karena itu Golkar perlu dan wajib mensukseskan pemerintahan Jokowi-JK," sambung Agus yang tampak memakai kemeja putih lengan panjang. Di sisi lain, Agus mengaku maju sebagai calon Ketua Umum Golkar karena keterpanggilan hati. Ia melihat ada banyak hal yang menyimpang dari Golkar di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical), dan harus segera diperbaiki.

"Ada keprihatinan yang dalam di dalam hati dan pikiran saya, kalau tidak terjadi perubahan yang dibutuhkan dan diperlukan, maka Partai Golkar sesuai dengan tren yang sekarang, akan semakin ditinggalkan oleh rakyat, semakin tidak populer di mata rakyat," ucapnya.

Agus optimistis bisa menang dari calon Ketua Umum Golkar lainnya. Sejauh ini, ada 6 orang yang maju. Mereka adalah Agung Laksono, Airlangga Hartanto, Priyo Budi Santoso, Hajriyanto Y Thohari, Zainuddin Amali, dan MS Hidayat. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru