Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

FPI Sesumbar Bikin Gubernur Tandingan Ahok

*Ahok: Saya Siap Duel
- Rabu, 12 November 2014 11:28 WIB
741 view
 FPI Sesumbar Bikin Gubernur Tandingan Ahok
Jakarta (SIB) - Front Pembela Islam (FPI) menolak Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama dilantik sebagai gubernur dan siap membentuk gubernur tandingan. Ketum PKB Muhaimin Iskandar menilai sesumbar FPI itu tidak relevan.

"Pak Ahok itu tidak bisa diganjal siapa pun. (Pelantikan sebagai gubernur) Itu (sesuai) UU," kata Muhaimin di sela acara ulang tahun ke-3 Partai NasDem di Kantor DPP NasDem Jl RP Soeroso, Gondangdia, Jakpus, Selasa (11/11).

Muhaimin menyebut, saat Jokowi melepas jabatan gubernurnya maka secara otomatis Ahok akan menggantikannya. Isu membuat gubernur tandingan oleh FPI pun disebutnya melanggar UU dan tidak relevan.

"(Buat gubernur tandingan) Itu tidak relevan dan tidak sesuai UU kita," lanjutnya.

Muhaimin lantas memberi saran pada FPI. Daripada menolak Ahok menjadi gubernur padahal sudah ditetapkan dalam UU, ia meminta agar melihat produktivitas kerja pria asal Belitung Timur itu. Menurutnya, lebih bijak untuk melihat prestasi apa yang Ahok bisa lakukan untuk pembangunan agama di Jakarta.

"Mari kita bersikap realistis dan mari menunggu prestasi Ahok untuk pembangunan agama di Jakarta, jangan lihat siapa Ahok tapi (lihatlah) kualitas kinerjanya dan produktivitasnya," pungkasnya.

Perseteruan Ahok dan FPI masih berlanjut. Dalam demo besar-besarannya Senin kemarin, massa FPI mengeluarkan umpatan dan makian pada Ahok. Ahok yang menilai aksi FPI provokatif langsung melayangkan surat rekomendasi untuk Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum dan HAM guna membubarkan FPI.

  Ahok: Saya Siap Duel
Front Pembela Islam (FPI) menolak Ahok menjadi gubernur. Ormas Islam ini berencana membuat gubernur tandingan dengan meminta dukungan dari Koalisi Merah Putih di DPRD DKI Jakarta.

"Bagus dong. Kalau dia terpilih nanti jadi gubernur boleh, kita kan sudah sama-sama gubernur dan setara kan aku siap duel, satu lawan satu kalau dia jadi gubernur. Aku sangat siap asal caranya bukan pengecut gitu," kata Ahok di Balai Kota.

Ahok tak mau meladeni permintaan FPI untuk bertemu saat demo kemarin karena merasa bukan levelnya. "Ngapain aku ketemu mereka, enggak jelas.

Lu mau ajak duel sama gua, beraninya keroyokan. Satu lawan satu juga enggak pantas, kalau mau jadi gubernur lawan gubernur, gua ladenin,” tambah Ahok lagi.

Sebelumnya, pimpinan FPI Habib Rizieq kemarin menyebut akan membentuk gubernur tandingan. Nama Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) Fachrurozi Ishak sebagai orang yang pantas menggantikan Ahok. Dia mengancam jika Ahok masih tetap dilantik, massa pendemo akan lebih besar menduduki Balai Kota.
"Kalau Ahok dilantik, kita juga akan melantik gubernur tandingan. Kita akan melantik gubernur versi ulama kita. Kita akan melantik Fachrurozi sebagai gubernur kita," ucap Rizieq dalam orasinya di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Senin 10 November. (dtc/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru