Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 04 September 2026

Islah Tapi Bagi-bagi Kursi, Paloh: Kalau Perlu NasDem Buang Kursi Itu

- Rabu, 12 November 2014 21:01 WIB
449 view
Jakarta (SIB)- Di balik islahnya KIH dan KMP ternyata ada pembagian kursi pimpinan komisi. Mengetahui hal ini, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan partai yang dipimpinnya akan membuang kursi tersebut jika diperlukan.

"NasDem sebaiknya kalau memang perlu buang tentang kursi-kursi itu. Yang penting spirit membangun bangsa. Bukan interest, bukan hanya untuk kursi. Ada inkonsistensi dengan cara berpikir seperti ini," ujar Paloh di kantor DPP NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).

Menurut Paloh, islahnya DPR sangat penting untuk membentuk pemerintahan dan parlemen yang kuat. Ia menilai, perpecahan parlemen hanya menimbulkan kepincangan, hal ini dapat dihindari dengan kesadaran menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan kelompok atau parpol.

"Semua ini akan tercapai apabila ada kesadaran menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan parpol, pribadi dan golongan. Ketika attitude, karakter dan niat yang tidak datang seperti ini, semua hanya lips services," ujar Paloh.

Bos salah satu perusahaan media itu menilai islahnya KMP dan KIH harus berangkat dari niat baik yang memungkinkan adanya perubahan. Walau melalui lobi-lobi pun tak menjadi masalah baginya, asal diupayakan untuk menyatukan persepsi atas kepentingan yang lebih besar.

"Tapi baik KMP dan KIH harusnya datang dengan spirit membangun negara ini. Sampai saat ini, kami (NasDem) konsisten di sana. Tidak boleh melihat di sana kawan di sini musuh. Apa yang membuat dewan mendapat tempat di hati masyarakat? Harus berubah ke arah yang posisi lebih baik," papar Paloh.

Lalu, apabila ada yang tidak setuju dengan islah ini, bagaimana? "Ya itu wajar, karena kan masing-masing punya pertimbangan dan daya analisis. Kalau langsung setuju malah patut dipertanyakan," jawabnya. (dtc/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru