Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal, Pancuran 13 Rusak Parah dan Ditutup Sementara

Redaksi - Minggu, 21 Desember 2025 15:25 WIB
4.384 view
Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal, Pancuran 13 Rusak Parah dan Ditutup Sementara
Foto: Dok/Detikcom
Objek Wisata Guci Tegal diterjang banjir bandang, Sabtu (20/12/2025).

Tegal (harianSIB.com)

Objek Wisata Guci di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diterjang banjir bandang pada Sabtu (20/12/2025). Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerusakan serius pada sejumlah fasilitas wisata, khususnya di kawasan Air Panas Pancuran 13.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan, banjir bandang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hingga sore hari. Luapan aliran sungai kemudian menerjang area Objek Wisata Air Panas Pancuran 13 Guci.

"Curah hujan tinggi menyebabkan aliran sungai meluap dan masuk ke kawasan wisata Guci, tepatnya di Pancuran 13," ujar Bergas dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/12/2025), dikutip dari Detikcom.

Akibat banjir bandang tersebut, kolam pemandian air panas Pancuran 13 dilaporkan hilang tergerus arus. Selain itu, jembatan kecil yang biasa digunakan pengunjung untuk menyeberang juga rusak bahkan lenyap, sementara lumpur, pasir dan bebatuan menutupi sebagian besar area wisata.

"Dampaknya cukup parah. Kolam air panas Pancuran 13 hilang, jembatan kecil rusak atau terbawa arus, dan area wisata tertutup material banjir," jelas Bergas.

Saat ini, kawasan Pancuran 13 ditutup sementara demi keselamatan. Seluruh pengunjung telah dievakuasi dan lokasi disterilkan dari aktivitas wisata.

Bergas memastikan kondisi air sudah surut dan tidak ada korban jiwa, baik dari pengunjung maupun warga sekitar.

Pengelola Pancuran 13 Guci, Zami, mengungkapkan hujan mulai turun sejak pukul 11.30 WIB dan semakin deras sekitar pukul 14.30 WIB hingga sore hari. Sekitar pukul 15.00 WIB, banjir bandang menerjang kawasan wisata andalan Kabupaten Tegal tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, tapi kerusakannya sangat parah," kata Zami kepada wartawan.

Ia menuturkan kawasan Pancuran 13 dipenuhi pasir dan bebatuan, sementara kolam pemandian air panas serta jembatan kecil benar-benar hilang tersapu arus sungai. Kondisi tersebut membuatnya terpukul.

"Saya menangis melihat kerusakan separah ini. Baru kali ini kolam pemandian sampai hilang," ungkapnya.

Akibat kerusakan tersebut, pemandian air panas Pancuran 13 Guci resmi ditutup untuk umum. Area pintu masuk digembok dan seluruh pengunjung serta petugas dievakuasi demi menghindari risiko lanjutan. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru