Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Jembatan Penghubung PNG-Papua Putus

- Selasa, 31 Maret 2015 11:00 WIB
446 view
 Jembatan Penghubung PNG-Papua Putus
Jayapura (SIB)- Jembatan Daunda di Vanimo, yang merupakan penghubung antara wilayah Papua dan Papua Nugini (PNG) sejak Februari lalu putus. Terjangan air bah dan banjir yang melanda daerah tersebut memutuskan akses jalan. Akibatnya, warga dari kedua negara yang biasa melakukan aktivitasnya terancam terisolir.

Juru Bicara Konsulat RI di Vanimo Allen Simarmata di Jayapura, Senin (30/3), mengatakan untuk menunjang mobilitas warga setempat, sebelumnya seorang tokoh agama Indonesia yang bertugas di Paroki Lido membuat jembatan darurat.

"Jembatan tersebut terletak sekitar dua kilometer dari arah konsulat, biasa dilewati oleh mobil dan kendaraan lainnya," katanya.

Allen mengatakan, kini sepeda motor masih bisa melintasi di jembatan itu meski jalan dibuatkan darurat.

"Namun Minggu kemarin malam jembatan tersebut dirusak oleh orang mabuk, sehingga jembatan rusak berat dan saat ini sama sekali tidak dapat dilewati," ujarnya.

Dia menjelaskan jembatan Daunda juga merupakan satu-satunya akses menuju ke perbatasan RI-Papua Nugini yang terletak di Skouw Wutung, lokasi pasar perbatasan, dimana kedua warga negara ini sering melakukan aktivitas pasar setiap hari Selasa dan Kamis.

"Warga tetap melakukan aktivitas jual-beli di pasar. Namun dengan rusaknya jembatan itu, masyarakat harus mengeluarkan uang ekstra untuk menyambung kendaraannya di seberang jembatan tersebut," katanya lagi.

Menurut Allen, masyarakat yang naik mobil dari Vanimo, harus turun dan berjalan kaki menyusuri papan kayu di atas jembatan yang ambruk, lalu warga menyambung mobil untuk meneruskan ke arah pasar di perbatasan.

"Besaran uang ekstra yang dikeluarkan sekitar empat Kina atau sekitar Rp 16 ribu per orangnya," ujarnya lagi. (SH/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru