Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026
Kunjungan SBY Jadi Hadiah Ulang Tahun Kabupaten Enrekang

Bupati : Kehadiran SBY Atas Prakarsa Pak TB Silalahi

- Rabu, 19 Februari 2014 20:15 WIB
1.373 view
 Bupati : Kehadiran SBY Atas Prakarsa Pak TB Silalahi
SIB/Josmar Naibaho
TB. Silalahi yang oleh warga Enrekang dipanggil Pak Letnan bersama Bupati Enrekang H. Muslimin Bando usai melakukan pertemuan menyambut kunjungan Presiden SBY ke Enrekang.
Enrekang (SIB)  -Kunjungan  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabupaten Enrekang merupakan sejarah sekaligus  kehormatan besar bagi warga  Enrekang. Sejak berdiri 54 tahun lalu, baru kali ini Presiden Republik Indonesia berkunjung ke Kabupaten Enrekang.  Kunjungan kerja Presiden ini menjadi sangat berarti  karena bertepatan dengan ulang tahun ke 54 Kabupaten Enrekang. 

"Kehadiran Presiden SBY ini tak lepas  dari peran saudara kami Pak Letnan (panggilan akrab warga Enrekang kepada TB. Silalahi).  Ini kesempatan baik bagi kami untuk bertatap muka sekaligus berdialog  secara langsung dengan Presiden," ujar Bupati Enrekang H. Muslimin Bando di Enrekang, Sulawesi Selatan. Rabu (19/2/2014).

Muslimin mengatakan,  Enrekang, khususnya desa Kabere sangat beruntung memiliki seorang Jenderal TB. Silalahi yang di sini kami panggil Pak Letnan. Dia sangat dihormati dan disegani. "Kami beruntung memiliki anak Kabere, yang kami panggil Pak Letnan yang banyak berjuang memajukan daerah ini," ujar Muslimin.

Kesempatan tatap   muka dan dialog langsung dengan Presiden  yang diprakarsai Pak Letnan itu, kata Muslimin Bando akan  dimanfaatkan untuk meminta Pemerintah Pusat memprioritaskan pembangunan agropolitan di Enrekang.  Dikatakannya, Enrekang memiliki potensi pertanian dan sumber daya  energi.  Kebutuhan pasokan palawija, bawang merah dan kopi arabika kalori untuk kawasan Sulawesi Selatan. bahkan beberapa diantaranya seperti kopi arabika kalori yang dipasarkan hingga ke Medan, Sumatera Utara.

"Agar lebih memiliki nilai ekonomis, hasil pertanian ini hendaknya diolah menjadi bahan jadi. Untuk itu kami butuh dukungan pembiayaan dan fasilitasi usaha kecil dan menengah dari Pemerintah Pusat," ujar Muslimin Bando. (BR7)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru