Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 25 Oktober 2026

Gubsu Berharap Bantuan Bank Indonesia dan Bulog Stabilkan Harga Pangan dan Inflasi

- Kamis, 05 Oktober 2017 22:50 WIB
453 view
Gubsu Berharap Bantuan Bank Indonesia dan Bulog Stabilkan Harga Pangan dan Inflasi
SIB/Dok
KUNJUNGAN : Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Arief Budi Santoso dan kepala Bulog Divre Sumut Imran Rasydi, Rabu (3/4) di ruang kerja Gubsu lantai 10 kantor Gubsu.
Medan (SIB) -Gubsu Dr Erry Nuradi MSi mengharapkan agar Bulog ikut membantu menstabilkan harga-harga di wilayah Sumatera Utara. "Kita berharap inflasi Sumut tetap stabil. Kita jaga paling tidak tetap berada di bawah rata-rata nasional. Karena pertumbuhan ekonomi Sumut di atas rata-rata nasional dan itu cukup baik. Oleh karenanya selain pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inflasinya juga bisa ditekan," ujar Gubsu.

Hal tersebut dikatakan Gubsu saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (BI Provsu) Arief Budi Santoso dan kepala Bulog Divre Sumut Imran Rasydi, Rabu (3/4) di Kantor Gubsu.

Kata Gubsu seperti diketahui lebih dari 63 persen inflasi itu dipengaruhi oleh harga bahan pangan, walaupun banyak faktor lain yang memengaruhinya. Dari Januari hingga September 2017, inflasi Sumatera Utara 1,82 persen dan memang masih di bawah Inflasi nasional sekitar 2,66 persen.

Cabe merupakan salah satu yang memengaruhi inflasi di Sumatera Utara. Oleh karenanya, Gubsu mengharapkan agar Bulog juga ikut serta menjaga kestabilan harga cabe. Perlu adanya koordinasi antara BI dan Bulog untuk kestabilan harga, khusus cabe yang merupakan salah satu penyumbang tingginya angka inflasi di Sumatera Utara.

Menurut Erry, jika inflasi dapat ditekan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara tinggi, nantinya akan dapat menambah kesejahteraan bagi masyarakat Sumatera Utara. "Pendapatan naik, kalau inflasinya tinggi itu tidak pengaruh. Jika pendapatan naik inflasinya bisa ditekan, itu tentunya harapan kita. Oleh karenanya kita berharap inflasi di Sumatera Utara dapat tetap terjaga," harapnya.

Kepala Bulog Divre Sumut Imran Rasydi menanggapi inflasi di Sumut mengatakan, Bulog Divre Sumut menyambut baik dan siap bekerjasama dengan TPID untuk menjaga harga-harga pangan dalam rangka menekan inflasi di Sumatera Utara.

Dikatakannya, untuk melakukan langkah-langkah tersebut diperlukan informasi daerah-daerah mana saja yang angka inflasinya terhadap cabe tinggi, dan pemain-pemain cabe yang sering membuat harga cabe tidak stabil. Selain itu juga diperlukan informasi kemana saja daerah pendistribusiannya. "Harus ada team work di lapangan untuk menginformasikan situasi harga dan juga pendistribusiannya serta memantau para pemain-pemain cabe," ujarnya.

Pada kesempatan itu Imran juga mengatakan,  kunjungannya ke Kantor Gubsu untuk berpamitan,  karena dirinya akan mengakhiri masa tugasnya di Sumatera Utara dan mendapat tugas yang baru di Jakarta. "Saya sekalian berpamitan kepada Pak Gubernur. Mudah-mudahan pengganti saya nantinya lebih gesit lagi pak," katanya.

Sedangkan Kepala BI Provsu Arif Budi Santoso pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan  dengan pelaku-pelaku pasar, khususnya pedagang cabe. Setelah berkoordinasi, para pedagang cabe akan membentuk suatu asosiasi pedagang cabe. Sehingga TPID bisa terus berkomunikasi dengan asosiasi terkait cabe. "Kami juga meminta kepada asosiasi pedagang cabe untuk ikut membantu mejaga kestabilan harga cabe," ujarnya. (A11/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru