Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 26 Oktober 2026

Nilai Ekspor dan Impor Sumut Meningkat

- Selasa, 04 September 2018 20:14 WIB
416 view
Medan (SIB) -Nilai ekspor Sumatera Utara melalui pelabuhan muat pada Juli  2018 mengalami  kenaikan   dibandingkan  Juni 2018 yakni dari  549,93  juta dolar AS  menjadi  772,92 juta dolar AS,naik  sebesar 40,55%. Demikian pula bila dibandingkan dengan Juli 2017, ekspor Sumut mengalami  kenaikan  sebesar  0,62%.

"Ekspor ke Amerika Serikat  Juli 2018  terbesar  yakni  105,15 juta dolar AS,diikuti  Tiongkok sebesar  72,93 juta dolar AS dan Bangladesh  56,86 juta dolar AS dengan kontribusi ketiganya mencapai 30,40%," ujar  Kepala Bidang  Distribusi BPS (Badan Pusat Statistik) Sumut Bismark S Parsaoran Sitinjak  kepada wartawan di kantornya Jalan Asrama Helvetia Medan, Senin (3/9).

Di satu sisi, katanya, negara tujuan  ekspor ke kawasan Asia (di luar Asean) merupakan yang terbesar dengan nilai  262,04 juta dolar AS (33,90%).

Ia mengatakan,  kenaikan  terbesar nilai ekspor  Sumut pada  Juli 2018   terhadap Juni  2018 terjadi pada golongan lemak dan minyak hewan/nabati (HS15) sebesar 95,15  juta dolar AS (44,66%), diikuti golongan karet dan barang dari karet (HS 40) sebesar 37,37 juta dolar AS (51,38 %) serta kayu  dan barang dari kayu (HS 44) sebesar  12,09 juta dolar AS (90,77%).

Sedangkan sektor industi  mengalami kenaikan sebesar 208,60 juta  dolar AS (41,67%), diikuti sektor pertanian  naik 14,39 juta dolar AS (29,18%), sementara sektor-sektor lainnya relatif stabil.

Selama Juli 2018, ungkapnya, nilai ekspor yang mengalami peningkatan paling besar yakni  Mesir sebesar 39,29 juta dolar AS (2.125,99%), diikuti  Bangladesh naik sebesar 37,95 juta dolar AS (200,65%) dan Amerika Serikat sebesar 32,44% (44,62%). Di sisi lain, negara tujuan  utama mengalami penurunan nilai ekspor yakni Rusia sebesar 14,18 juta dolar AS (68,137%) dan Belanda sebesar 6,74 juta dolar AS (-27,71%).

 Secara  keseluruhan, Juli 2018 ekspor ke sepuluh Negara tujuan utama mengalami kenaikan sebesar 44,53% dibanding Juni 2018.

Sementara itu nilai impor Sumut Juli2018 atas dasar CIF (cost,insurance & freight) sebesar 577,72 juta dolar AS, atau naik sebesar 48,08%, dibandingkan Juni 2018 yang mencapai  390,15 juta dolar AS. Bila dibandingkan  dengan bulan sama tahun sebelumnya,nilai impor naik sebesar  47,50%.

Nilai impor  Juli 2018 dibanding  Juni 2018 barang modal  naik  sebesar 28,83%, bahan baku penolong naik sebesar 43,55% dan barang konsumsi  naik 126,28%.

Sementara itu, golongan barang yang mengalami  kenaikan   nilai impor terbesar yakni  ampas/sisa industri makanan (HS 23) sebesar 25,34 juta dolar AS (119,640%), sedangkan golongan  barang  yang  penurunan   nilai impor terbesar  yakni golongan bahan bakar mineral (HS27) sebesar  11,44  juta dolar AS (-12,80%).

Nilai impor dari Tiongkok  Juli 2018  terbesar yakni 155,35 juta dolar AS  dengan perannya mencapai 26,89% dari total impor Sumut, diikuti  Singapura sebesar  72,45 juta dolar AS(12,54%) dan  India  sebesar  41,22 juta dolar AS (7,13%). (A2/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru