Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Setelah Panen Besar, Harga Jeruk Raya Simalungun Melonjak

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2020 14:39 WIB
164 view
Setelah Panen Besar, Harga Jeruk Raya Simalungun Melonjak
Foto SIB/Jheslin M Girsang
BUAH JERUK: Buah jeruk belum layak dipanen saat harganya naik signifikan di Raya Kabupaten Simalungun, Selasa (18/2). 
Simalungun (SIB)
Harga jeruk Raya Kabupaten Simalungun naik mencapai Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu per Kg. Namun mirisnya, petani sudah sempat panen besar sehingga tidak menikmati lonjakan harga tersebut.

"Harga naik, dari Rp 4 ribu menjadi Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu per Kg. Tapi kami sudah sempat selesai panen besar," ungkap BK Manson Sumbayak, petani jeruk di Raya, Selasa (18/2).

Sebelumnya, harga jeruk anjlok selama berbulan-bulan membuat petani mengeluh. Padahal, jeruk Raya cukup diminati konsumen hingga luar daerah.

"Harganya (jeruk) sempat bertahan di bawah Rp 5 ribu. Penyebabnya tidak diketahui, petani hanya pasrah. Sementara biaya pengelolaan cukup besar," ujarnya.

Petani lainnya, Anto Purba juga mengakui, kenaikan harga jeruk saat sudah selesai panen besar. Buah jeruknya kini masih hijau-hijau atau belum bisa dipanen.

Menurutnya, untuk mengelola lahan jeruk diperlukan keuletan dan modal yang sangat tinggi. Biaya perawatan menjadi cost (pengeluaran) terbesar.

"Kepastian harga sangat penting agar biaya pengeluaran dan pemasukan dapat sebanding, sehingga petani tidak dirugikan," harapnya. (S05/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru