Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Tertekan ke Rp 16.430/ US$

Redaksi - Kamis, 31 Juli 2025 11:41 WIB
84 view
The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Tertekan ke Rp 16.430/ US$
ANTARA FOTO/FATHUL HABIB SHOLEH/SGD/SPT
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Jakarta(harianSIB.com)

Nilai tukar rupiah dibuka tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya di 4,25%-4,50% pada pertemuan Juli 2025.

Melansi dari Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Kamis (31/7/2025), nilai tukar rupiah mengalami penurunan sebesar 0,27% di level Rp16.430/US$

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,04% di level 99,77. Sebagai catatan, DXY mengalami kenaikan cukup signifikan pada perdagangan kemarin Rabu (30/7/2025) yakni sebesar 0,94% sekaligus memperpanjang reli penguatan selama lima hari beruntun.

Sentimen penguatan dolar AS masih menjadi tekanan utama bagi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Hal ini terjadi seiring dengan pengumuman The Fed yang kembali menahan suku bunga acuannya di 4,25%-4,50% pada Juli 2025 ini.

Selain itu, rilis data pertumbuhan ekonomi AS turut memperkuat posisi dolar. Ekonomi AS tumbuh sebesar 3% (yoy) pada kuartal II 2025, membalikkan kontraksi 0,5% yang terjadi pada kuartal sebelumnya. Capaian ini juga melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan pertumbuhan hanya 2,4%, berdasarkan estimasi awal.

Data ekonomi yang solid ini memperkuat daya tarik dolar AS. Dalam jangka pendek, kondisi ini dapat memperpanjang tekanan terhadap rupiah dan mata uang negara berkembang lainnya, seiring dengan pergeseran preferensi investor global ke aset berbasis dolar. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru