Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Penurunan Harga Gabah Diharapkan Pacu Produksi Beras

Nelly Hutabarat - Kamis, 14 Agustus 2025 17:55 WIB
43 view
Penurunan Harga Gabah Diharapkan Pacu Produksi Beras
(Foto ist)
Suasana penjualan beras di pasar Medan
Medan(harianSIB.com)
Penurunan harga gabah kering panen (GKP) di sejumlah daerah diharapkan mampu mendorong penggilingan padi kembali aktif memproduksi beras.

Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin, Kamis (14/8/2025), mengatakan harga GKP saat ini mulai mendekati harga acuan pembelian pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram, setelah sebelumnya sempat menembus Rp8.300 per kilogram.

"Kondisi ini membuat kilang padi lebih berani memproduksi beras. Harga beras bisa diatur sesuai standar mutu yang tercantum pada kemasan masing-masing produsen," ujarnya.

Menurut Gunawan, sebelumnya kenaikan harga gabah membuat produsen enggan memproduksi beras, terutama yang berlabel premium dan medium, karena khawatir harga jualnya melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Situasi diperparah dengan gencarnya inspeksi mendadak (sidak) pemerintah untuk memberantas beras oplosan, yang sempat membuat pasokan di pasar modern menurun dan penjualan dibatasi.

Gunawan menilai rencana pemerintah menghapus kategori beras premium dan medium, mengubah HET, parameter mutu, serta aturan labelisasi kemasan, dapat memberikan fleksibilitas bagi produsen dalam mengatur produksi, terutama saat harga beras tinggi.

"Harus ada gebrakan konkret agar produsen tidak takut memproduksi beras. Jangan sampai kekhawatiran seperti kasus sidak oplosan terulang dan mengganggu pasokan," pungkasnya.(**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru