Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

PGN Siapkan Tiga Strategi Dorong Energi Bersih Pertamina

Nelly Hutabarat - Jumat, 15 Agustus 2025 12:24 WIB
35 view
PGN Siapkan Tiga Strategi Dorong Energi Bersih Pertamina
Foto:dok/ PGN
Foto Bersama: Mereka yang hadir pada acara penandatanganan dokumen penguatan komitmen NZE berfoto bersama seluruh Subholding.
Jakarta(harianSIB.com)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina mendukung penuh komitmen Net Zero Emission (NZE) Pertamina melalui Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045. Dukungan tersebut diwujudkan lewat penguatan inisiatif gas bumi yang sejalan dengan pilar NZE Pertamina, yakni Legacy Business Decarbonization dan Low Carbon Business.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan, komitmen NZE merupakan amanah nasional untuk menjaga keberlangsungan energi bagi generasi sekarang dan mendatang.

"Kami menargetkan NZE sebagai komitmen strategis jangka panjang yang terintegrasi dan selaras dengan visi Indonesia Emas. Visi ini menempatkan keberlanjutan dan kemandirian energi serta pertumbuhan ekonomi rendah karbon sebagai kemajuan bangsa," ujar Simon dalam penandatanganan dokumen Penguatan Komitmen NZE Pertamina bersama seluruh Subholding, Senin (11/8/2025).

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko dalam siaran tertulis melalui Humas PGN Area Medan,Jumat (15/8/2025) menyebut, PGN mengusung tiga inisiatif utama gas bumi sebagai jembatan menuju masa depan energi yang lebih hijau.

Tiga inisiatif itu yakni, perluasan Jaringan Gas Rumah Tangga menargetkan 1 juta sambungan pada 2034 dengan potensi penurunan emisi 398 ribu ton CO₂. Kemudian, pengembangan BBG dan Infrastruktur Beyond Pipeline Pembangunan SPBG untuk ketersediaan bahan bakar gas berbasis CNG bagi kendaraan, mengurangi emisi sektor transportasi, serta skema beyond pipeline seperti CNG dan LNG untuk menjangkau wilayah Indonesia Tengah dan Timur.

Ketiga produksi Biomethane mengolah biogas dari limbah organik menjadi biomethane yang dapat dialirkan melalui infrastruktur gas eksisting, dengan potensi reduksi emisi 150 ribu ton CO₂ per tahun, sekaligus mendukung ekonomi sirkular.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari menambahkan, ketiga inisiatif ini masuk dalam rencana umum penyediaan gas bumi PGN 2025–2029. "Kami berharap dapat mewujudkan infrastruktur terintegrasi dan agregasi komoditas gas bumi untuk memenuhi kebutuhan energi nasional," ujarnya.

Hingga Juni 2025, PGN telah menurunkan emisi sebesar 18.631 tCO₂e, atau 22% di atas target. Capaian ini turut berkontribusi pada keberhasilan dekarbonisasi Pertamina Group. PGN berkomitmen terus memperkuat perannya sebagai penyedia energi transisi menuju NZE 2060. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru