Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Digifest 2025: Kolaborasi Dukung Perluasan QRIS

Nelly Hutabarat - Sabtu, 16 Agustus 2025 19:38 WIB
42 view
Digifest 2025: Kolaborasi Dukung Perluasan QRIS
Foto: Dok/BI
Kepala BI Sumut Rudi Brando Hutabarat bersama mitra kerja foto bersama pada acara Medan Digifest 2025, di Taman Cadika Medan, Jumat petang (15/8/2025).
Medan (harianSIB.com)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut bersama Pemko Medan menggelar Medan Digifest 2025, di Taman Cadika, Jumat-Minggu (15-17/8/2025). Acara ini menjadi bagian dari Pekan QRIS Nasional (PQN) 2025 bertema "Rayakan Digitalisasi, QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak."

Festival ini mengusung misi memperluas penggunaan QRIS, termasuk QRIS Cross Border yang memungkinkan pembayaran lintas negara. Medan Digifest juga menjadi ruang edukasi dan kolaborasi, melibatkan berbagai komunitas, akademisi, pelaku usaha, industri kreatif, serta dukungan OJK, LPS, BMPD Sumut, dan Forum IJK.

Agenda utama meliputi talkshow "Digitalks", kampanye PeKA (Peduli, Kenali, Adukan), pameran layanan pembayaran, bazar UMKM, hingga hiburan kreatif. Puncak acara ditandai dengan peluncuran QRIS Tap untuk bus listrik dan Damri Medan, QRIS difasilitas olahraga, serta pencatatan Rekor MURI atas transaksi QRIS Cross Border terbanyak melibatkan kontingen dari 88 negara dalam The 3rd International Pencak Silat Indonesian Open Championship 2025.

Kepala BI Sumut, Rudy B. Hutabarat, menegaskan, Digifest 2025 menjadi momentum edukasi masyarakat untuk terbiasa bertransaksi digital.

"QRIS bermanfaat luas, bisa digunakan UMKM, emak-emak wong cilik masyarakat kecil, bahkan untuk transaksi lintas negara tanpa harus menukar dolar," ujarnya.

Lutvi S Pradana, Customer Relations Manager, menambahkan, MURI mencatat sebanyak 2.053 transaksi QRIS Cross Border selama kejuaraan pencak silat di Medan melibatkan Malaysia, Singapura, Thailand dan Jepang.

Sementara itu, Pemko Medan menyatakan komitmen penuh mendukung ekosistem pembayaran digital untuk pelayanan publik dan perekonomian kota. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru