Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

HUT RI ke-80: Tantangan Pembangunan Ekonomi Ada pada Masalah Fiskal

Nelly Hutabarat - Minggu, 17 Agustus 2025 17:46 WIB
90 view
HUT RI ke-80: Tantangan Pembangunan Ekonomi Ada pada Masalah Fiskal
Ist/SNN
Ilustrasi fiskal
Medan (harianSIB.com)

Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, perekonomian nasional masih menghadapi tantangan berat, khususnya pada sisi fiskal.

Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin, Minggu (17/8/2025), menilai indikator makro ekonomi Indonesia seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar Rupiah, dan tingkat kemiskinan secara umum menunjukkan tren positif. Namun, di balik itu ada catatan penting yang harus diwaspadai.

Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tercatat 5,12%, melambat di banding sebelumnya. Data PMI (Purchasing Managers' Index) masih kontraktif di level 49,1 pada Juli 2025, menandakan sektor manufaktur belum pulih sepenuhnya.

Inflasi tahunan sebesar 2,37% terjaga rendah, namun rentetan deflasi di beberapa daerah, termasuk Sumut, memunculkan kekhawatiran lemahnya daya beli masyarakat. Sementara itu, nilai tukar Rupiah terus berada di atas Rp16 ribu per dolar AS, dipicu gejolak ekonomi global.

Di sisi lain, tingkat kemiskinan pada Maret 2025 tercatat 8,47% atau turun 0,56% di banding September 2024. Penurunan ini dinilai kontradiktif dengan maraknya laporan pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Masalah utama pembangunan ekonomi saat ini ada pada fiskal. Beban pembayaran utang dan bunga jatuh tempo mencapai sekitar Rp1.300 triliun per tahun, sehingga ruang fiskal sangat terbatas," ujar Gunawan.

Meski demikian, ia melihat peluang dari kebijakan tarif resiprokal AS sebesar 19% yang berpotensi meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.

"Momen HUT RI ke-80 harus dijadikan refleksi untuk menentukan arah kebijakan ekonomi yang benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru